Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Marc Marquez Frustrasi di MotoGP Prancis, Akui Dirinya Lebih Lambat dari Rider Ducati Lain Musim Ini

Budi Miank • Sabtu, 9 Mei 2026 | 10:39 WIB
Marc Marquez mengaku kehilangan kepercayaan diri usai gagal tampil kompetitif di Le Mans. (INSTAGRAM@marcmarquez93)
Marc Marquez mengaku kehilangan kepercayaan diri usai gagal tampil kompetitif di Le Mans. (INSTAGRAM@marcmarquez93)

PONTIANAK POST - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengakui dirinya menjadi faktor utama di balik performa buruk yang dialaminya pada sesi latihan MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.

Juara dunia sembilan kali itu gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) secara langsung setelah hanya mencatat waktu tercepat ke-13 pada sesi practice. 

Hasil tersebut menjadi catatan terburuk Marquez musim ini sekaligus pertama kalinya ia gagal lolos otomatis ke Q2 sejak MotoGP Indonesia 2025.

Baca Juga: Juara Tak Mau GR, Johann Zarco Tolak Disebut Favorit di MotoGP Prancis Meski Le Mans Siap Diguyur Hujan

Alih-alih menyalahkan motor Ducati Desmosedici GP26 yang digunakannya, Marquez justru menegaskan masalah utama ada pada dirinya sendiri. 

Ia menilai motor Ducati masih kompetitif karena pembalap lain mampu tampil di barisan depan.

“Ducati punya pembalap tercepat kedua, ketiga, dan keempat. Artinya motor bekerja dengan baik,” kata Marquez dikutip dari Motorsport.

“Itu bukan karena pembalap lain lebih cepat, tapi karena saya lebih lambat. Saya harus bekerja lebih keras untuk menemukan kembali kepercayaan diri,” lanjutnya.

Baca Juga: Jangan Cepat Senang Usai Menang di Jerez, Alex Marquez Minta Ducati Buktikan Konsistensi GP26 di MotoGP Prancis

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), rider asal Cervera, Spanyol, itu hanya finis di posisi kesembilan. 

Situasi makin sulit ketika upaya terakhirnya mencetak lap cepat terganggu bendera kuning akibat kecelakaan rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Meski begitu, Marquez enggan menjadikan insiden tersebut sebagai alasan kegagalannya.

“Kalau punya kecepatan, cepat atau lambat pasti bisa mencetak lap bagus,” ujar pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Marquez juga membantah kondisi fisik menjadi penyebab menurunnya performa. 

Menurutnya, ia hanya belum mampu menemukan ritme terbaik bersama Ducati musim ini.

Sejauh ini, Marquez memang belum pernah menjadi pembalap Ducati tercepat selain pada seri pembuka musim. 

Baca Juga: Marc Marquez Mulai Frustrasi di Ducati, Akui Mustahil Kejar Gelar MotoGP 2026 Saat Ini

Bahkan, berdasarkan catatan ideal time di Le Mans, kombinasi sektor terbaiknya sebenarnya hanya cukup membawa dirinya ke posisi kesembilan.

Hasil itu membuat peluang Marquez bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 mulai dipertanyakan. 

Namun, sang pembalap mengaku tetap tenang menghadapi situasi sulit tersebut.

“Saya tahu apa yang harus diperbaiki dan saya tetap tenang menghadapi situasi ini,” tegasnya.(*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP Prancis 2026 #Le Mans #Ducati #Marc Marquez