Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Disalip Di Giannantonio di Lap Terakhir MotoGP Prancis, Pedro Acosta: Kita Bertemu Lagi di Balapan Berikutnya

Budi Miank • Senin, 11 Mei 2026 | 17:38 WIB
Fabio Di Giannantonio yang mampu menikung Pedro Acosta di lap terakhir MotoGP Prancis 2026.(INSTAGRAM/@fabiodiggia49)
Fabio Di Giannantonio yang mampu menikung Pedro Acosta di lap terakhir MotoGP Prancis 2026.(INSTAGRAM/@fabiodiggia49)

PONTIANAK POST - Pedro Acosta melontarkan peringatan usai disalip dramatis oleh Fabio Di Giannantonio pada lap terakhir MotoGP Prancis 2026 di Le Mans. 

Pembalap KTM itu mengaku kesal kehilangan posisi empat besar, namun menegaskan duel mereka belum berakhir.

Manuver terjadi di tikungan sebelum garis finis, ketika Di Giannantonio menyelip dari sisi dalam dan merebut posisi keempat. 

Baca Juga: Jack Miller Comeback ke Suzuka 8 Hours, Yamaha Turunkan Trio Lama Bidik Gelar

Aksi tersebut dinilai bersih, tetapi cukup membuat Acosta frustrasi karena merasa terlalu keras bertahan di momen krusial.

“Saya kira dia lebih dekat dari yang sebenarnya. Tapi saya simpan itu untuk lain waktu,” ujar Acosta dikutip dari Motorsport

Ia kemudian menambahkan kalimat bernada tegas, “Tak ada yang menyalip saya saat saya melihatnya. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya.”

Sepanjang balapan, Acosta sempat terlibat perebutan podium sebelum ritmenya menurun di fase akhir lomba. 

Baca Juga: Bagnaia Ngaku Ngegas 200 Persen di MotoGP Prancis: Tak Mau Kalah, Rela Crash Demi Menang

Ia mengakui kehilangan peluang emas naik podium, namun tetap melihat sisi positif dari performanya.

“Sejujurnya saya cukup marah karena kami kehilangan kesempatan bagus untuk podium,” katanya. 

“Tapi di sisi lain, ini salah satu akhir pekan terbaik saya di Le Mans. Untuk pertama kalinya saya finis di kedua balapan di sini.”

Acosta menjelaskan kondisi suhu rendah dan ancaman hujan membuat balapan berjalan sulit. 

“Kami memulai dengan baik, 10 lap pertama cukup cepat, lalu menjaga ritme beberapa lap berikutnya. Tapi sembilan lap terakhir kami menderita,” jelasnya.

Sementara itu, Di Giannantonio mengungkapkan bahwa ia awalnya berencana menyerang di Tikungan 9, namun jaraknya terlalu jauh. 

Baca Juga: Crash Bagnaia Tutupi Potensi Ducati? Alex Marquez Bongkar Sisi Lain MotoGP Prancis yang Bikin Kaget

“Saya harus mengimprovisasi. Saya teringat manuver saya di Moto3 tahun 2018 saat menyalip Marco Bezzecchi. Saya bilang, ‘coba lakukan hal yang sama pada Pedro,’ dan berhasil,” ujarnya.

Bagi pembalap VR46 itu, tambahan satu posisi berarti penting bagi klasemen kejuaraan. 

“Itu satu posisi lebih baik dan satu poin lebih besar untuk kejuaraan. Jadi hasil yang bagus,” katanya.

Duel panas di Le Mans menambah tensi rivalitas generasi baru MotoGP. 

Dengan keduanya tampil agresif dan kompetitif, pertemuan berikutnya dipastikan akan kembali menyita perhatian.(*)

Editor : Budi Miank
#Pedro Acosta #Fabio Di Giannantonio #MotoGP Prancis 2026 #Le Mans