Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Toprak Mulai Tiru Setup Quartararo Usai Selisih 32 Detik di MotoGP Prancis, Yamaha Dinilai Masih Bermasalah di Tikungan

Budi Miank • Kamis, 14 Mei 2026 | 09:28 WIB
Toprak Razgatlioglu saat tampil bersama Pramac Yamaha di MotoGP Prancis 2026. (INSTAGRAM/@toprakrazgatlioglu7)
Toprak Razgatlioglu saat tampil bersama Pramac Yamaha di MotoGP Prancis 2026. (INSTAGRAM/@toprakrazgatlioglu7)

PONTIANAK POST - Pembalap Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mengaku akan mencoba setelan motor ala Fabio Quartararo pada MotoGP Catalunya akhir pekan ini. 

Keputusan itu diambil setelah melihat performa impresif Quartararo di seri Le Mans yang dianggap jauh lebih kompetitif dibanding rider Yamaha lainnya.

Quartararo sukses membawa Yamaha V4 finis di posisi keenam MotoGP Prancis 2026, hanya tertinggal 7,7 detik dari pemenang balapan, Jorge Martin. 

Baca Juga: Jack Miller Tersingkir dari MotoGP Usai Fabio Di Giannantonio ke KTM, Ducati Siapkan Jalan Ninja ke WSBK 2027

Sementara itu, Toprak hanya mampu finis di posisi ke-13 dengan selisih mencapai 32 detik dari sang juara.

Perbedaan performa yang sangat mencolok itu membuat juara bertahan WorldSBK tersebut mulai mengevaluasi pendekatan teknis yang digunakan timnya. 

Ia menilai setup motor Quartararo jauh lebih efektif, terutama saat melibas tikungan.

“Kami belajar banyak hal di Le Mans dan di Barcelona kami ingin menggunakan pengalaman itu, bahkan mungkin mencoba arah setup yang berbeda karena jelas setup Fabio bekerja jauh lebih baik dibanding milik kami,” ujar Toprak dikutip dari Crash.net.

Baca Juga: Yamaha Resmi Turunkan Lima Pebalap di MotoGP Catalunya, Tambah Kekuatan dengan Wildcard Augusto Fernandez Usai Hasil Positif Quartararo

Toprak mengakui salah satu kelemahan utama motor Yamaha miliknya terletak pada kemampuan menikung. 

Menurutnya, sektor pengereman sebenarnya sudah cukup kompetitif, tetapi performa menurun drastis saat memasuki tikungan.

“Kami kehilangan banyak waktu saat menikung karena saya memakai setup berbeda dibanding rider lain. Tapi di Catalunya kami akan mencoba sedikit gaya setup Fabio,” katanya.

Pembalap asal Turki itu bahkan terang-terangan mengakui dirinya masih kesulitan memahami bagaimana Quartararo bisa tampil jauh lebih cepat dengan motor yang sama.

“Fabio melakukan pekerjaan luar biasa. Dia hanya tertinggal tujuh sampai delapan detik. Kami tertinggal 32 detik. Memang saya melakukan kesalahan dan kehilangan sekitar empat sampai lima detik, tapi selisih 26-27 detik tetap sangat besar,” ucapnya.

Toprak menilai Quartararo tampaknya sudah menemukan sesuatu yang belum ia pahami dari karakter Yamaha V4 musim ini.

Baca Juga: Marc Marquez Cedera Lagi, Rider Ducati Ini Justru Bikin Luigi Dall’Igna Melongo Sebelum Mundur dari MotoGP Prancis

Selain masalah setup, Toprak juga mengaku belum sepenuhnya nyaman dengan posisi berkendara motor MotoGP yang menurutnya sangat berbeda dibanding motor WorldSBK.

“Saya masih duduk terlalu tinggi. Saya merasa bagian depan motor terlalu rendah. Rasanya aneh karena ini bukan gaya balap saya, tetapi saya sedang mencoba beradaptasi,” jelasnya.

Meski demikian, ia memahami bahwa karakter motor MotoGP memang menuntut adaptasi besar dari pembalap.

“Saya harus beradaptasi karena motor GP memang seperti ini. Mungkin tahun depan setelah regulasi berubah, kami bisa membuat posisi duduk berbeda,” lanjutnya.

Baca Juga: Jorge Martin Bikin MotoGP Prancis Serasa Main Career Mode, Max Biaggi Sampai Melongo

Menariknya, di Le Mans Toprak dan Quartararo sama-sama kembali memakai wing depan model lama Yamaha. 

Menurut Toprak, komponen tersebut memberinya rasa lebih baik saat motor tetap miring dalam pengereman.

Berbeda dengan Le Mans yang benar-benar baru baginya, Catalunya menjadi sirkuit yang cukup familiar untuk Toprak karena ia pernah meraih kemenangan di ajang WorldSBK di lintasan tersebut.

“Saya punya kenangan bagus di sini saat menang di Superbike. Tentu saya berharap bisa mulai menciptakan kenangan bagus bersama Yamaha di MotoGP juga,” katanya.

Namun, ia mengingatkan bahwa Catalunya tetap menjadi trek yang menuntut manajemen ban secara ekstrem sepanjang balapan.

“Saya akan mencoba memberikan yang terbaik lagi,” tutupnya.(*)

Editor : Budi Miank
#Toprak Razgatlioglu #MotoGP Prancis 2026 #MotoGP Catalunya #Yamaha #Fabio Quartararo