Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Ai Ogura Menyesal Tabrak Pedro Acosta di Tikungan Terakhir Catalunya MotoGP, Sebut Manuvernya Kesalahan Konyol

Budi Miank • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:17 WIB
Ai Ogura meminta maaf setelah manuver agresifnya membuat Pedro Acosta terjatuh di MotoGP Catalunya. [Foto: Instagram/@aiogura79]
Ai Ogura meminta maaf setelah manuver agresifnya membuat Pedro Acosta terjatuh di MotoGP Catalunya. [Foto: Instagram/@aiogura79]

PONTIANAK POST - Pebalap Ai Ogura mengakui kesalahan fatal yang dilakukannya pada lap terakhir MotoGP Catalunya 2026 setelah manuver agresifnya membuat Pedro Acosta terjatuh di tikungan penutup balapan.

Insiden dramatis itu terjadi saat Ogura mencoba merebut posisi keempat dari Acosta pada tikungan terakhir. 

Kontak antarkeduanya membuat pebalap KTM tersebut kehilangan kendali dan gagal finis, sementara Ogura langsung dijatuhi penalti tiga detik seusai balapan.

Baca Juga: Tes MotoGP Catalunya Berakhir Lebih Cepat karena Cuaca Buruk, Jorge Martin Alami Crash Horor

Akibat hukuman tersebut, pebalap Trackhouse Racing itu awalnya turun dari posisi keempat ke urutan kesembilan sebelum akhirnya naik ke posisi kedelapan setelah adanya penalti tekanan ban terhadap pebalap lain.

Ogura sebenarnya tampil impresif sepanjang balapan ulang MotoGP Catalunya. 

Start dari posisi ke-11, rider asal Jepang itu langsung melesat lima posisi pada lap pembuka dan terus menunjukkan kecepatan kompetitif hingga berhasil menyalip sejumlah nama besar seperti Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia.

Namun ambisinya menutup balapan di posisi empat besar berubah menjadi petaka pada tikungan terakhir. 

Baca Juga: Dua Red Flag dan Crash Brutal, Eks Rider MotoGP Desak Sirkuit Catalunya Dirombak Total

Ogura mengaku manuver tersebut merupakan keputusan buruk yang seharusnya tidak ia lakukan.

“Itu kesalahan bodoh saya. Saya seharusnya tidak melakukan manuver itu,” kata Ogura seperti dikutip dari MotoGP.com.

Pebalap berusia 25 tahun tersebut juga menyesali dampak yang ditimbulkan akibat aksinya terhadap Acosta dan hasil akhirnya bagi dirinya sendiri.

“Pada akhirnya saya menjatuhkan pebalap lain dan membuat diri saya sendiri turun ke posisi kesembilan. Itu sama sekali tidak bagus,” ujarnya.

Sebelum insiden itu terjadi, Acosta sebenarnya sempat memimpin balapan. 

Namun pebalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut kehilangan posisi terdepan setelah disalip Fabio Di Giannantonio dan kemudian terus merosot pada lap terakhir usai dilewati Joan Mir serta Fermin Aldeguer.

Baca Juga: Joan Mir Resmi Cabut dari Honda, Eks Juara Dunia MotoGP 2020 Ini Duel Sengit dengan Bastianini Berebut Motor Kompetitif Dimulai

MotoGP Catalunya sendiri berlangsung penuh drama karena balapan harus dihentikan dua kali akibat kecelakaan besar. 

Rekan setim Ogura di Trackhouse Racing, Raul Fernandez, juga terlibat insiden dengan sesama pebalap Aprilia, Jorge Martin, pada lap pembuka meski lolos dari hukuman.(*)

Editor : Budi Miank
#Pedro Acosta #Ai Ogura #MotoGP Catalunya 2026