PONTIANAK POST – Peluang Alex Marquez untuk kembali membalap pada Grand Prix Ceko akhir pekan ini semakin terbuka. Pembalap Gresini Racing itu dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis terakhir sebelum memperoleh izin turun lintasan di Sirkuit Brno.
Alex sebelumnya mengalami kecelakaan serius saat balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Mei lalu. Insiden tersebut menyebabkan patah tulang selangka kanan dan retak ringan pada ruas tulang belakang C7 sehingga memaksanya absen dalam dua seri terakhir di Mugello dan Balaton Park.
Cedera pada ruas tulang belakang C7 menjadi hambatan terbesar dalam proses pemulihan Alex. Namun, hasil pemeriksaan terbaru di Spanyol menunjukkan perkembangan positif sehingga peluangnya untuk kembali balapan semakin besar.
Kini, pembalap asal Spanyol itu hanya tinggal menunggu persetujuan dari Direktur Medis MotoGP, Angel Charte, untuk kembali mengikuti sesi balapan.
"Setelah pemeriksaan medis terakhir di Spanyol, Alex Marquez akan terbang ke Republik Ceko dengan tujuan mendapatkan izin medis. Kamis nanti akan ada kabar lebih lanjut langsung dari Sirkuit Brno," tulis Gresini Racing dalam pernyataan resminya.
Meski melewatkan dua seri terakhir, Alex masih bertahan di posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP dengan koleksi 67 poin.
Alex Marquez saat ini menempati posisi kesembilan klasemen MotoGP 2026 dengan 67 poin. Ia terpaut 26 poin dari Raul Fernandez di posisi kedelapan (93 poin) dan hanya unggul tiga poin atas Fermin Aldeguer di posisi ke-10 (64 poin).
Sebelum mengalami cedera di GP Catalunya, Alex sempat menunjukkan performa kompetitif dengan meraih kemenangan di GP Spanyol (Jerez) dan konsisten berada di papan tengah atas klasemen. Namun, absennya dalam dua seri terakhir membuat posisinya melorot dari persaingan delapan besar.
Selain Alex, sorotan di GP Ceko juga tertuju pada Fabio Di Giannantonio. Pembalap Pertamina VR46 Ducati itu memastikan tetap tampil meski cedera pada jarinya belum sepenuhnya pulih.
Cedera tersebut dialami Di Giannantonio setelah terkena puing motor Alex Marquez saat insiden di GP Catalunya bulan lalu. Meski kondisi fisiknya belum ideal, pembalap yang akrab disapa Diggia itu memilih tetap turun lintasan.
"Saya menyukai sirkuit Brno. Saya pikir itu salah satu sirkuit paling menakjubkan di kalender. Tentu saja, ini sirkuit yang sangat berbeda dari sirkuit-sirkuit terakhir yang kami lalui," ujar Di Giannantonio seperti dikutip Crash.
Ia mengaku memanfaatkan jeda balapan untuk menjalani perawatan tambahan pada jarinya yang cedera.
"Saya memiliki waktu beberapa hari untuk istirahat, di mana saya memutuskan menjalani operasi penggantian perban pada jari yang cedera akibat kecelakaan di Barcelona," katanya.
GP Ceko di Sirkuit Brno menjadi salah satu seri yang dinantikan para pembalap karena karakter lintasannya yang berbeda dibandingkan sejumlah sirkuit yang telah dikunjungi musim ini. Kondisi tersebut diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pembalap yang baru pulih dari cedera.
Bagi Alex Marquez, balapan di Brno dapat menjadi momentum untuk kembali mengumpulkan poin dan memperbaiki posisinya di klasemen. Sementara bagi Di Giannantonio, finis dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih menjadi target penting dalam menjaga konsistensi persaingan musim ini.
Sebelum mengalami kecelakaan di GP Catalunya, Alex Marquez menunjukkan performa yang cukup konsisten sepanjang musim 2026. Pembalap Gresini Racing itu berhasil meraih satu kemenangan pada GP Spanyol di Jerez serta beberapa kali finis di posisi lima besar. Hasil tersebut sempat membawanya bersaing di kelompok delapan besar klasemen sebelum cedera memaksanya absen dalam dua seri beruntun. Kondisi itu membuat Alex kehilangan momentum dan turun ke peringkat kesembilan klasemen sementara.
Bagi Alex, GP Ceko bukan hanya soal kembali ke lintasan, tetapi juga kesempatan membuktikan bahwa dirinya mampu bangkit setelah menjalani masa pemulihan cedera tulang selangka dan ruas tulang belakang. Comeback di Brno menjadi langkah penting untuk menjaga peluang memperbaiki posisi klasemen pada paruh kedua musim MotoGP 2026. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro