PONTIANAK POST – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif pada putaran ketiga FIM Moto3 Junior World Championship di Circuito de Jerez–Ángel Nieto, Spanyol, Minggu (5/7). Meski mengalami insiden pada balapan kedua, pebalap muda asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tetap membawa pulang sembilan poin dan menjaga peluang dalam persaingan perebutan gelar musim ini.
Mengendarai Honda NSF250RW bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team, Ramadhipa memulai race pertama dari posisi kelima hasil sesi kualifikasi. Namun, start yang kurang sempurna membuatnya turun ke posisi kedelapan pada tikungan-tikungan awal.
Saat berupaya mengejar rombongan terdepan, balapan sempat dihentikan akibat insiden yang melibatkan salah satu pebalap. Setelah red flag dikibarkan, race dilanjutkan dengan durasi yang dipangkas menjadi 10 lap.
Baca Juga: Ducati Pastikan Tetap Turunkan Enam Motor pada MotoGP 2027 Bersama VR46
Persaingan berlangsung ketat di bawah suhu lintasan yang mencapai hampir 44 derajat Celsius. Ramadhipa bahkan sempat keluar dari posisi 10 besar sebelum perlahan memperbaiki posisinya dan mengakhiri balapan di peringkat ketujuh. Hasil tersebut memberinya tambahan sembilan poin.
Race kedua berlangsung sekitar tiga jam kemudian dengan kondisi lintasan yang lebih ekstrem, mencapai suhu sekitar 60 derajat Celsius. Kali ini Ramadhipa mampu melakukan start lebih baik dan langsung bersaing di kelompok lima besar.
Dua pebalap di depannya mengalami kecelakaan pada lap-lap awal sehingga membuka peluang bagi Ramadhipa untuk masuk perebutan podium. Pebalap berusia muda itu terus menjaga posisinya hingga lap terakhir.
Sayangnya, saat peluang podium semakin terbuka, Ramadhipa terlibat kontak dengan pebalap lain dan terjatuh. Meski berhasil bangkit dan melanjutkan balapan, ia harus puas finis di posisi ke-21 tanpa tambahan poin.
Baca Juga: Joan Mir Kirim Sinyal Bahaya, Honda Disebut Tinggal Selangkah Lagi Rebut Podium MotoGP
"Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours," ujar Ramadhipa.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi penampilan Ramadhipa yang dinilai tetap menunjukkan daya juang tinggi sepanjang akhir pekan balapan di Jerez.
Menurutnya, performa pebalap binaan AHM tersebut memperlihatkan perkembangan positif meski hasil maksimal belum berhasil diraih. Evaluasi bersama tim akan dilakukan sebagai bekal menghadapi seri berikutnya.
"Ramadhipa mampu menunjukkan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat Satu Hati, kami terus mendukungnya agar dapat bersaing secara optimal dan semakin kompetitif pada putaran berikutnya," kata Andy.
Baca Juga: Pebalap Binaan Astra Honda Ramadhipa Tembus Podium pada Debut Moto3 Junior
Tambahan sembilan poin membuat Ramadhipa tetap berada dalam persaingan papan atas klasemen sementara. Saat ini ia menempati posisi keempat dengan koleksi 60 poin atau hanya terpaut sembilan angka dari tiga pebalap yang berbagi posisi puncak klasemen.
FIM Moto3 Junior World Championship selanjutnya akan memasuki putaran keempat di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli 2026, sebelum jeda kompetisi musim panas. Balapan tersebut menjadi kesempatan bagi Ramadhipa untuk kembali memangkas selisih poin dan menjaga asa meraih gelar juara musim ini. (ash)
Editor : Hanif