PONTIANAK POST - Persaingan MotoGP 2026 semakin sulit diprediksi setelah tujuh pembalap berbeda berhasil memenangkan balapan dalam 12 seri, menyamai total jumlah pemenang sepanjang musim 2025, sementara rekor sembilan pemenang dalam satu musim yang tercipta pada 2016 mulai menjadi sasaran.
Dengan masih tersisa 10 seri, peluang terciptanya rekor baru terbuka lebar.
Marco Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang meraih kemenangan pada MotoGP 2026.
Baca Juga: Era MotoGP Mesin 850 cc Dimulai, Brasil jadi Pembuka
Pembalap Aprilia Racing itu langsung tampil dominan dengan memenangkan tiga seri pembuka musim.
Rentetan tersebut membuat Bezzecchi menjadi nama pertama yang menghuni daftar pemenang tahun ini.
Setelah itu, kemenangan mulai berpindah tangan.
Alex Marquez menjadi pembalap berikutnya yang naik ke posisi teratas ketika berhasil menang di Jerez. Kemenangan tersebut juga terjadi di tanah kelahirannya.
Baca Juga: Honda Akui Performa MotoGP 2026 Belum Sesuai Harapan
Jorge Martin Ikut Pecah Telur
Jorge Martin kemudian menjadi pemenang berikutnya saat meraih kemenangan di Le Mans.
Hasil tersebut sekaligus memberi Martin tambahan 25 poin dalam persaingan kejuaraan dunia.
Menjelang seri Aragon, pembalap Aprilia tersebut bahkan memimpin klasemen dengan keunggulan 31 poin, menjadi jarak terbesar yang dimiliki seorang pembalap di klasemen sepanjang musim hingga titik tersebut.
Setelah Martin, giliran Fabio Di Giannantonio mencatat kemenangan.
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team tersebut menjadi yang tercepat pada GP Catalunya, dalam sebuah akhir pekan yang disebut MotoGP sebagai salah satu momen naik-turun bagi pembalap Italia itu.
Marc Marquez Tambah Daftar Pemenang
Marc Marquez kemudian masuk dalam daftar setelah memenangkan balapan di Balaton Park.
Kemenangan tersebut menjadi awal dari rentetan tiga kemenangan yang diraih pembalap Ducati Lenovo Team itu pada paruh pertama musim 2026.
Dengan demikian, nama-nama yang sudah meraih kemenangan sebelum paruh kedua musim adalah Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, dan Marc Marquez.
Dua nama lainnya kemudian menyusul.
Ai Ogura mencatat kemenangan perdananya di kelas MotoGP saat tampil di Assen.
Baca Juga: Ducati Pastikan Tetap Turunkan Enam Motor pada MotoGP 2027 Bersama VR46
Pembalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team itu kemudian diikuti rekan setimnya, Raul Fernandez, yang memenangkan MotoGP Inggris di Silverstone.
Fernandez sekaligus menjadi pembalap ketujuh yang berhasil memenangkan balapan MotoGP 2026.
Menariknya, kemenangan Fernandez juga menciptakan catatan khusus.
Ia menjadi pemenang berbeda ke-12 dalam 12 edisi terakhir MotoGP Inggris, memperpanjang tren pergantian pemenang di seri tersebut
Rekor 2016 Mulai Terancam
Dengan tujuh pemenang dari 12 seri, MotoGP 2026 sudah menyamai jumlah pemenang sepanjang musim 2025.
Namun, rekor yang lebih menarik berada pada musim 2016, ketika sembilan pembalap berbeda berhasil memenangkan balapan.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Tercepat di Assen, Latihan MotoGP Dihentikan Usai Kecelakaan Alex Marquez
MotoGP menyebut sembilan pemenang tersebut sebagai rekor yang harus dikejar musim ini.
Dengan masih tersisa 10 seri, hanya diperlukan dua pemenang baru untuk menyamai rekor tersebut dan tiga pembalap berbeda untuk memecahkannya.
MotoGP juga menyoroti sejumlah nama yang berpotensi memperpanjang daftar pemenang.
Pedro Acosta menjadi salah satu kandidat setelah tampil kompetitif bersama Red Bull KTM Factory Racing.
Baca Juga: Alex Marquez Cedera, Fermin Aldeguer Dilarikan ke Rumah Sakit usai Kecelakaan di MotoGP Assen
Ia bahkan disebut berpeluang menutup perjalanannya bersama KTM dengan kemenangan sebelum pindah ke babak baru dalam kariernya.
Selain Acosta, Francesco Bagnaia juga patut diperhitungkan.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu merupakan pemenang balapan pada musim sebelumnya dan tentu memiliki peluang untuk kembali naik ke posisi teratas.
Nama lain yang juga diperhatikan adalah Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing MotoGP.
Ia diprediksi dapat ikut meramaikan daftar pemenang setelah kembali dari cedera.(*)
Editor : Budi Miank