Usai Sapu Bersih Aragon, Marc Marquez Prediksi MotoGP Misano Akhir Pekan Ini Bakal Lebih Sulit

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:53 WIB
Marc Marquez terjatuh keras di Le Mans Sprint dan membuat peluang juara dunia MotoGP 2026 dipertanyakan. (INSTAGRAM/@ducaticorse)
Marc Marquez memprediksi MotoGP Misano lebih sulit dibanding Aragon. (INSTAGRAM/@marcmarquez93)

PONTIANAK POST - Marc Marquez tidak ingin terlena setelah tampil dominan di MotoGP Aragon. 

Pembalap Ducati Lenovo Team itu memperkirakan balapan di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli bakal menghadirkan tantangan lebih besar pada akhir pekan ini.

Marquez datang ke Misano dengan modal sempurna dari Aragon. Dua pekan lalu, pembalap asal Spanyol tersebut berhasil memenangkan dua balapan dalam satu akhir pekan setelah mengawali keduanya dari posisi kedua.

Baca Juga: Daftar Pembalap MotoGP 2027 Terbaru, Bulega ke VR46, Miller dan Rins Kehilangan Kursi Musim Depan

Meski demikian, Marquez menilai karakter Sirkuit MotorLand Aragon sangat cocok dengan gaya balapnya. 

Karena itu, ia tidak menganggap performa tersebut otomatis bisa terulang ketika menghadapi lintasan Misano.

“Di Aragon kami meraih poin maksimal dan itu memang menjadi target,” kata Marquez menjelang MotoGP Misano.

Menurutnya, Misano tetap merupakan salah satu lintasan yang mampu memberikan peluang bagi Ducati. 

Baca Juga: Comeback Ai Ogura di MotoGP Tertunda, Cedera Jempol Belum Pulih Jelang GP San Marino Akhir Pekan Ini

Namun, ia memperkirakan pekerjaannya akan lebih rumit dibandingkan ketika tampil di Aragon.

Marquez memiliki rekam jejak kuat di Misano. Ia sudah lima kali meraih kemenangan di sirkuit tersebut, termasuk pada Grand Prix San Marino 2024 dan 2025.

Pembalap bernomor 93 itu juga optimistis dukungan para penggemar Ducati di Italia dapat menjadi tambahan motivasi. 

Ia ingin memaksimalkan kemampuan Desmosedici GP sepanjang akhir pekan balapan.

“Di Misano akan sedikit lebih rumit, tetapi ini tetap lintasan tempat saya bisa tampil maksimal dan mendorong Desmosedici GP mencapai potensinya,” ujar Marquez.

Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, bertekad bangkit setelah hasil buruk di Aragon. 

Pembalap Italia tersebut gagal finis dalam dua seri Grand Prix beruntun dan sudah tiga kali tidak menyelesaikan balapan dalam empat seri terakhir.

Baca Juga: Diggia Pilih KTM, Bulega Akhirnya Dapat Tiket MotoGP 2027 Bersama VR46 Ducati

Misano menjadi balapan kandang yang spesial bagi Bagnaia sekaligus salah satu kesempatan terakhirnya tampil di depan pendukung Italia bersama Ducati.

Bagnaia menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia bersama tim bertekad kembali bekerja keras untuk memperbaiki performa dan kembali bersaing di barisan depan.

MotoGP San Marino 2026 dijadwalkan berlangsung di Misano pada 11–13 September, dengan balapan utama digelar Minggu (13/9).(*)

Editor : Budi Miank
Francesco Bagnaia MotoGP Misano 2026 Ducati Marc Marquez