Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Konsleting Listrik Kembali Sebabkan Kebakaran

Misbahul Munir S • Jumat, 7 Juli 2023 | 11:38 WIB
SERAHKAN : Bupati Sanggau menendang bola tanda kick off final liga ASN 2022, kemarin. SUGENG/PONTIANAK POST
SERAHKAN : Bupati Sanggau menendang bola tanda kick off final liga ASN 2022, kemarin. SUGENG/PONTIANAK POST
SAMBAS – Sebagai upaya menghindari terjadinya kebakaran rumah. Diharapkan kepada masyarakat untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi kabel listrik yang ada di rumahnya masing-masing. Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana yang juga aktif dalam kegiatan sosial pemadam kebakaran swasta di Sambas menyampaikan, kebakaran yang terjadi, salah satu penyebabnya adalah konsleting listrik.

Hal ini bisa dicegah dengan salah satunya secara rutin atau periodik, dengan mengecek kabel maupun sambungan kabel listrik.  “Kabel listrik, biasanya ada batasan umur pemakaian, atau dimakan tikus maupun binatang lain. Sehingga perlu ada pengecekan rutin, hal ini sebagai salah satu tips mencegah kebakaran rumah yang disebabkan arus pendek listrik,” kata politisi PKB ini.

Terbaru, kebakaran menimpa keluarga Saini di Dusun Cengal, Desa Sempalai Sebedang, Kecamatan Sebawi Selasa (4/7) sekitar pukul 21.30 WIB. Dimana hasil laporan pihak kepolisian, untuk sementara diperkirakan kebakaran disebabkan arus pendek atau korsleting listrik.

Dimana pada hari itu, beberapa jam sebelum kejadian kebakaran. Korban, yakni Saini bersama satu warga lainnya, saat duduk habis makan malam mendengar suara dari atas dek atau plafon rumahnya. Lantas salah satu warga itu, keluar rumah melihat bagian atap rumah sudah terlihat  Api yang keluar dari Atap rumah yang berbahan seng.

Atas kondisi itu, warga berteriak minta tolong kepada tetangga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, warga masyarakat dan tetangga berusaha mematikan api di rumah korban, sekitar pukul 19.45 Wib.

Sejumlah pemadam kebakaran, yakni BPK Sambas, BPK Semparuk dan BPK Tebas pun bergegas menuju rumah korban kebakaran. Baru  sekitar pukul 21.00 WIB api dapat dipadamkan. Dalam musibah tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materi Rp250 juta. (fah) Editor : Misbahul Munir S
#kebakaran #konsleting listrik