PONTIANAK POST – Di bawah terik matahari Kota Pontianak, langkah Abdul Hamid tampak sedikit lebih ringan. Pria yang sehari-hari menjajakan harum manis dengan gerobak sederhana itu tak menyangka, sebuah ketulusan datang menghampirinya. Melalui program pemberdayaan ekonomi, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) hadir untuk merajut harapan baru bagi usaha kecil yang ia geluti.
Meskipun penyerahan bantuan dilakukan oleh tim di lapangan, Ketua YBM PLN UIP KLB, Saparin, menitipkan pesan mendalam terkait semangat perjuangan Pak Hamid. Baginya, bantuan ini adalah wujud apresiasi atas kegigihan yang harus terus didukung.
"Kami sangat mengapresiasi semangat juang Pak Abdul Hamid. Di balik gerobak harum manisnya, ada tekad untuk menghidupi keluarga dengan cara yang halal dan mulia. Melalui program ini, YBM PLN memberikan stimulus modal usaha agar beliau bisa memperluas jangkauan dagangannya. Kami berharap bantuan ini menjadi jembatan bagi beliau untuk mencapai kemandirian ekonomi yang lebih kokoh di masa depan," ungkap Saparin.
Baca Juga: Momen Bersejarah di Ketapang, Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu dan Ubah Harapan Warga
Kehadiran YBM PLN di tengah masyarakat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari visi PLN. General Manager PLN UIP KLB, Susilo, menegaskan bahwa sebagai perusahaan yang membangun infrastruktur listrik di Kalimantan Bagian Barat, PLN memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan beriringan dengan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional.
"PLN tidak hanya membangun tiang listrik atau gardu, kami ingin membangun harapan. Kisah Pak Abdul Hamid adalah potret masyarakat kita yang tangguh. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen nyata bahwa PLN ingin tumbuh bersama masyarakat. Kami ingin keberadaan kami dirasakan manfaatnya melalui langkah konkret yang menyentuh langsung denyut nadi ekonomi masyarakat kecil," tutur Susilo.
Kini, bagi Abdul Hamid, gerobak harum manisnya bukan lagi sekadar alat mencari nafkah. Di dalamnya, tersimpan harapan besar dan dukungan yang menguatkan langkahnya untuk terus berjuang menyongsong hari esok yang lebih cerah. (mse/ser)
Editor : Miftahul Khair