PONTIANAK - Partai Golkar Kalimantan Barat berbangga dengan salah satu kader terbaiknya Maman Abdurahman, putra asli Kalbar yang juga Ketua DPD Golkar Kalbar mendapat tugas mengurus sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Apakah bisa diartikan selepas pelantikan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tanggal 20 Oktober 2024, Maman bakalan menjadi Menteri UMKM RI?
"Yang jelas, kita (Golkar Kalbar) bersyukur dan bangga sekali. Akhirnya ada putra Kalbar masuk kabinet Prabowo-Gibran 2024-2024 hampir dipastikan sebagai Menteri. Ini baru pertama kali bagi Golkar dan Kalimantan Barat," ucap Sekretaris DPD Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur, Senin (14/10) malam.
Prabasa sendiri tidak ingin terlalu jauh berspekulasi hingga masa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih (Prabowo-Gibran) dilantik nantinya. "Soal harapan UMKM di Kalimantan Barat, nanti kita akan bicara. Tunggu aba-aba berikutnya setelah ditunjuk langsung oleh pak Presiden RI," ucapnya.
Senin sore sebelumnya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Politikus Partai Golkar yang juga Ketua DPD Golkar Kalbar, Maman Abdurrahman menyebutkan jika dirinya diminta presiden terpilih Prabowo Subianto mengurus usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Maman sendiri merupakan salah satu calon menteri yang dipanggil Prabowo ke kediamannya.
"Ini sebuah bentuk kesempatan yang diberikan Pak Prabowo kepada saya untuk membantu beliau menaikkan ekonomi masyarakat, yang kita ketahui bahwa sekarang 92 persen data Kementerian Keuangan soal penyerapan tenaga kerja tersebut diwakilkan 92 persen dari sektor UMKM dan 8 persen industri besar," katanya di kediaman Prabowo, Jakarta, Senin (14/10).
Dia menyebutkan bahwa Prabowo memiliki harapan besar pada sektor UMKM. "Artinya ada harapan besar dari Pak Prabowo kepada saya dititipkan untuk bisa mengamankan 92 persen, sektor UMKM ini yang di mana terbagi mikro, kecil dan menengah," katanya.
Lebih lanjut, Maman mengatakan, Prabowo menitikberatkan agar di pemerintahannya industri besar bisa terhubung dengan UMKM. Pada kesempatan itu, ia juga mengungkap akan memisahkan Kementerian Koperasi dan UMKM.
"Sebetulnya ini kementerian lama. Cuma nomenklaturnya dipisah yaitu ada koperasi dan UMKM. Kenapa dipisah, karena memang tadi Pak Prabowo menginginkan sektor UMKM difokuskan dan diperbesar skalanya sebagai sebuah bentuk representasi kepedulian dan keseriusan Bapak Prabowo Subianto dalam mendongkrak kenaikan kelas sektor UMKM," terangnya.
Ditanya apakah dirinya akan didapuk menjadi Menteri UMKM, Maman tak banyak menjawab dan menjelaskan. Namun dia menjawab pemisahan nomenklatur kementerian itu yang semulanya digabung dengan Kementerian Koperasi.
"Iya, jadi sekarang sebetulnya ini kementerian lama tapi nomenklaturnya dipisah, yaitu ada koperasi dan UMKM," pungkasnya Kembali. (den)
Editor : Miftahul Khair