Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekolah Tak Urus Pakaian Seragam, Semua Diserahkan ke Orang Tua

Syahriani Siregar • Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:37 WIB
Dede Hidayat, Kepala SMAN 4 Pontianak. (IST)
Dede Hidayat, Kepala SMAN 4 Pontianak. (IST)
PONTIANAK - Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Pontianak Dede Hidayat memastikan, pihak sekolah sama sekali tidak mengurus soal kebutuhan seragam bagi para pelajar untuk tahun ajaran 2022/2023. Kebijakan yang sama menurutnya sudah sekitar dua tahun diterapkan, sejak dirinya masih menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Pontianak.

Pihak sekolah, dijelaskan dia, selalu menjalankan kebijakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 45 tahun 2014 tentang Seragam Sekolah.

“Intinya di sekolah tidak pernah mengedarkan apakah surat keputusan atau apa saja terkait dengan masalah pakaian. Yang jelas pakaian itu diserahkan ke orang tua,” tegasnya.

Meski dalam aturan sekolah diperkenankan untuk menyiapkan pakain batik khas, namun Dede memastikan di sekolahnya juga tidak menerapkannya. Seluruh seragam termasuk batik diserahkan ke masing-masing orang tua untuk mencari sendiri.

“Kan di SMAN 2 begitu polanya, dari dua tahun terakhir tidak pernah ada jual baju pakaian di SMAN 2,” katanya.

Sekarang, lanjut dia, para siswa baru tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sejauh ini sama sekali tidak pernah dibahas soal kebutuhan seragam. Bahkan rapat bersama para orang tua juga belum dilaksanakan. “Masalah pakaian itu urusan orang tua. Kami (kalau) rapat (bersama orang tua) paling menyampaikan terkait sosialisasi program sekolah bagaimana ke orang tua,” pungkasnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#sekolah #pakaian seragam #batik khas #SMAn 4