Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Peringatan Joseph Conrad di Pontianak, Kota Khatulistiwa dengan Sungai Kapuas yang Indah Bermuara ke Laut Jawa

Syahriani Siregar • Sabtu, 24 Februari 2024 | 17:03 WIB
Piotr Firlus, Wakil Duta Besar Polandia untuk Indonesia.
Piotr Firlus, Wakil Duta Besar Polandia untuk Indonesia.

JOSEPH Conrad adalah salah satu novelis paling terkenal.

Nama asli Joseph Conrad adalah Józef Konrad Korzeniowski.

Ia lahir di Polandia pada 3 Desember 1857 dan meninggal di Inggris pada 3 Agustus 1924.

Tahun ini kita memperingati 100 tahun wafatnya Joseph Conrad.

Konrad Korzeniowski, yang kemudian dikenal sebagai Joseph Conrad oleh pembaca buku di seluruh dunia, lahir pada tanggal 3 Desember 1857 di Berdyczów (sekarang kota ini berada di Ukraina).

Ketika Conrad lahir, Polandia berada di bawah partisi (Polandia tidak merdeka).

Joseph Conrad adalah putra patriot Polandia.

Joseph Conrad sangat tidak senang dengan tidak merdekanya Polandia di tanah air tercintanya.

Ketika Joseph Konrad berusia 20 tahun ia memulai karirnya sebagai pelaut Inggris. Ia memperoleh diploma sebagai kapten kapal.

Ia berlayar - biasanya dengan kapal layar - selama beberapa tahun di lautan dan samudera di seluruh dunia.

Ia beberapa kali mengunjungi Kepulauan Melayu.

Ketika Joseph Conrad berusia 32 tahun dia mulai menulis buku dan novel.

Novel pertama Joseph Conrad adalah "Almayer's Folly", diterbitkan pada tahun 1895.

Novel ini berlatar di Kalimantan. Kisah tersebut menjadikan Kalimantan semakin terkenal sebagai tempat yang memesona.

Selain itu, cerita ini menunjukkan konteks sejarah Kalimantan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Novel ini mengeksplorasi berbagai tema seperti benturan budaya dan pilihan-pilihan pribadi yang sulit.

"Almayer's Folly" membentuk gaya naratif Conrad dan meletakkan dasar bagi bahasa yang kompleks dan atmosferik yang akan menjadi ciri karya Conrad selanjutnya.

Novel Joseph Conrad yang paling terkenal berjudul "Lord Jim".

Dalam buku ini juga Kalimantan disebutkan beberapa kali.

Ceritanya mengikuti Jim, seorang kapten laut muda, yang terlibat dalam insiden tragis di laut.

Novel ini memberikan gambaran sekilas tentang dunia maritim di Asia Tenggara pada masa Conrad.

Kedutaan Besar Polandia di Jakarta sangat senang memperingati karya Joseph Conrad.

Buku-buku karya Joseph Conrad menunjukkan semangat kemanusiaan, cinta kebebasan dan memuat gambaran brilian tentang kehidupan laut di abad XIX.

Buku-buku tersebut juga menggarisbawahi situasi di Asia Tenggara pada abad XIX.

Yang sangat penting adalah novel Joseph Conrad menjelaskan Kalimantan yang megah, menakjubkan, dan semarak.

Kedutaan besar Polandia berkenan mengunjungi Pontianak pada tahun 2024, tahun peringatan 100 tahun wafatnya Joseph Conrad.

Senang mengunjungi kota tempat Sungai Kapuas yang indah bermuara ke laut Jawa dan kota dengan Tugu Khatulistiwa. (sya)

Editor : Syahriani Siregar
#kalimantan #Polandia #Joseph Conrad #maritim