Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Antusias Warga Kalbar Miliki Uang Rp75 Ribu Tinggi

Administrator • Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:13 WIB
SUMBER FOTO : krjogja.com
SUMBER FOTO : krjogja.com
PONTIANAK – Antusiasme masyarakat Kalimantan Barat untuk memiliki uang pecahan khusus Rp75.000 sangat tinggi. Uang kertas yang diluncurkan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Ri ke-75 ini saat ini memang hanya bisa ditukarkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia saja. Mereka yang bisa menukar hanya yang sudah mendaftar  di aplikasi pintar pada website BI.

Jumlahnya pun dibatasi. Bahkan hingga September jadwal penukarannya sudah penuh. “Kami batasi hanya 150 orang per hari. Agar menghindari kerumunan dan menyesuaikan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Kepala BI Kalbar, Agus Chusasini, kemarin.

Kendati demikian, lanjut dia, pada bulan Oktober masyarakat bisa mendapatkannya lewat kantor cabang lima bank yang ditunjuk BI. Lima bank umum tersebut, antara lain Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, dan Bank CIMB Niaga. Penunjukan bank umum tersebut oleh BI dilakukan karena bank umum itu telah memiliki jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia. Untuk itu, jangkauan layanannya dapat lebih luas dan merata. “Periode penukaran bank umum yang ditunjuk BI akan dimulai pada 2 Oktober 2020 hingga seluruh lembar uang edisi khusus ini telah ditukarkan oleh masyarakat,” ungkap dia.

Selain itu, Bank Indonesia pusat juga telah mengumumkan membuka pemesanan secara kolektif. Cara baru ini bisa dilakukan di kantor perwakilan BI di daerah mulai hari ini, 25 Agustus 2020 pukul 7 pagi. Cara mendapatkan uang pecahan Rp75 ribu ini bisa dilakukan bisa dilakukan oleh pegawai yang bekerja di kementerian/lembaga dan instansi, serta di korporasi/ asosiasi/ perkumpulan.

Persyaratannya, calon pemesan wajib membawa minimal 17 orang untuk ikut menukarkan uang. Pemesanan kolektif uang baru juga bisa dilakukan oleh korporasi, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta. Kemudian asosiasi semisal ahli dokter, lalu perkumpulan seperti ikatan alumni, serta perkumpulan masyarakat.

Agus menambahkan, jumlah lembaran yang disediakan BI cukup banyak untuk uang yang hanya dimiliki satu KTP untuk satu lembar ini. Untuk seluruh Indonesia ada 75 juta lembar. Sedangkan Kalbar sendiri kebagian satu juta lembar. “Jumlahnya saya kira cukup banyak.

Uang kertas pecahan Rp 75.000 ini merupakan edisi khusus yang diterbitkan oleh bank sentral setiap 25 tahun sekali. Uang peringatan kemerdekaan sendiri memiliki tiga makna besar yakni: Mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebinekaan, dan menyongsong masa depan gemilang. Makna di atas diwujudkan pada desain uang RP 75.000 yang menampilkan berbagai simbol tersebut.

Adapun pada bagian belakang terdapat gambar 9 anak Indonesia mengenakan pakaian adat. Tujuannya, untuk memperteguh kebinekan. Pakaian adat yang ditampilkan mewakili daerah barat, tengah, dan timur NKRI. Kalbar sendiri beruntung bisa memasukkan salah satu sukunya dalam uang tersebut, uaitu Suku Dayak Kantuk. (ars) Editor : Administrator
#uang #75ribu #Uang Baru