Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Fitur Bayar dan Kirim Uang DANA Jadi Andalan

Siti • Minggu, 9 Januari 2022 | 16:52 WIB
NONTUNAI : Fasilitas QRIS kini tersedia untuk pembayaran di Kapal Wisata di Kota Pontianak/ IST
NONTUNAI : Fasilitas QRIS kini tersedia untuk pembayaran di Kapal Wisata di Kota Pontianak/ IST
PONTIANAK - Pertumbuhan dompet digital telah mendorong perluasan dan percepatan elektronifikasi transaksi di tanah air. Layanan tersebut semakin dirasakan oleh banyak pihak, mulai dari masyarakat hingga pelaku usaha. Berbagai fitur yang ditawarkan kian beragam dan menjawab berbagai harapan pengguna akan kemudahan dalam bertransaksi.  

Kemudahan dalam bertransaksi ini dirasakan oleh Damuna. Sejak awal tahun 2019, ia telah memanfaatkan layanan digital DANA. “Apalagi DANA juga memberikan promo-promo menarik. Sebagai pemburu promo tentu hal seperti ini yang diinginkan,” tuturnya.

Berbagai transaksi dilakukan dengan memanfaatkan dompet digital tersebut, mulai dari belanja di merchant, memesan tiket nonton bioskop, membayar produk yang dibeli di marketplace, hingga transfer uang. 

Kini, ia tak perlu repot lagi membawa uang tunai dalam jumlah yang besar, karena transaksi dapat dilakukan lewat ponsel pintar miliknya. Manfaat itu kian terasa ketika metode pembayaran via QRIS diberlakukan.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh Kurnia. Wanita yang tinggal di Kota Pontianak ini sudah mengenal DANA sejak awal tahun 2021. DANA pun menjadi dompet digital pertamanya yang terinstal di ponsel pintar miliknya. Kebanyakan ia gunakan untuk membayar dan kirim uang.

“Terutama untuk kirim uang ya. Karena kalau dari DANA kirim uang ke bank ada jatah gratisnya, alias tidak ada biaya tambahan,” ucapnya.

Kurnia mengelola keuangan sebuah organisasi. Karena itu, aktivitas yang berkaitan dengan transaksi keuangan sudah menjadi tugasnya. 

“Kalau transfer ke rekening yang beda bank, pasti transfernya lewat DANA. Fitur kirim uang ini cukup membantu. Dan sejauh ini belum pernah ada masalah,” katanya.

Rangga Wiseno, Chief of Product DANA mengatakan, fitur kirim uang dalam aplikasi DANA adalah fitur yang paling digemari pengguna karena menghadirkan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan dalam melakukan transfer uang, baik ke sesama pengguna maupun ke akun rekening lain. Kemudahan yang ditawarkan di antaranya fleksibilitas dalam menggunakan beberapa pilihan sumber dana, seperti saldo DANA, kartu debit, ataupun kartu kredit serta mengirimkannya melalui berbagai cara seperti antar pengguna, chat, hingga link.

“Fitur Kirim Uang DANA juga memberikan kenyamanan karena pengiriman uang yang lebih mulus dan cepat. Untuk faktor keamanan, fitur Kirim Uang dilindungi oleh teknologi keamanan terdepan yang berlapis,” jelasnya, Kamis (6/1).

Berkat keunggulan yang ditawarkannya, fitur Kirim Uang DANA terus mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir 2021, DANA mencatat ada lebih dari 350 juta total transaksi dengan menggunakan fitur Kirim Uang dengan rata-rata 30 juta transaksi per bulan yang dilakukan dengan dompet digital DANA. Bahkan, akhir tahun tepatnya di bulan Desember 2021 menjadi bulan dengan penggunaan fitur Kirim Uang tertinggi. Jika dibandingkan dengan Desember 2020, pertumbuhan transaksi pada fitur Kirim Uang mencapai hingga lebih dari 360 persen di tahun 2021.

Dompet digital DANA pada awal tahun 2022 melakukan sejumlah pembaruan pada layanan Kirim Uang. “Guna memperkaya pengalaman pengguna, kami senantiasa melakukan pembaruan pada fitur ini agar tetap relevan dengan preferensi dan kebutuhan pengguna saat ini,” kata Rangga Wiseno, Chief of Product DANA.

Pembaruan yang dilakukan pada fitur Kirim Uang antara lain biaya transfer yang lebih kompetitif.  Setelah menikmati gratis transfer hingga sepuluh kali dengan Kirim Uang DANA, pengguna hanya dikenakan biaya Rp2.500 pada transfer kesebelas dan seterusnya.  Pengguna jadi bisa menghemat dan mengoptimalkan biaya transfer yang ringan ini untuk kebutuhan lainnya. Penerapan biaya transfer ini juga sebagai bentuk kepatuhan dan dukungan DANA akan infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan Bank Indonesia melalui BI-Fast.

Selain itu, pengguna DANA kini juga dengan mudah melacak, memantau dan menelusuri langsung proses pengiriman uang. Untuk mempermudah penanganan setiap transaksi digital pengguna termasuk fitur Kirim Uang, DANA juga menambahkan Resolution Center yang dapat diakses langsung untuk melayani berbagai kebutuhan dan pertanyaan pengguna kepada saluran resmi Customer Care DANA.

“Pengguna kami yang didominasi oleh generasi Z dan milenial akan bisa berhemat dan menyisihkan uangnya dari biaya ini,” tuturnya.

Dalam pembaruan yang akan datang, pihaknya tengah menyiapkan kolom ‘Favorit’ yang dapat mengelompokkan daftar nama keluarga atau kerabat dekat pilihan pengguna. Dengan demikian, saat pengiriman uang berikutnya, pengguna hanya perlu menuju kolom tersebut dan memilih tujuannya dengan lebih cepat.

Transaksi Nontunai Meningkat

Sebelumnya, DANA telah meluncurkan pembayaran secara nontunai untuk mendukung wisata susur Sungai Kapuas di Kota Pontianak. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Pontianak , DANA berinisiatif menghubungkan kapal-kapal wisata dengan ekosistem digital. Digitalisasi kapal wisata Sungai Kapuas ini diwujudkan dengan mengimplementasikan QRIS Dana sebagai metode pembayaran kapal wisata tersebut.

“Peresmian QRIS Dana di Kapal Wisata Sungai Kapuas sebagai alat pendukung pembayaran digital merupakan bentuk nyata dukungan DANA terhadap digitalisasi UMKM Kota Pontianak dalam sektor pariwisata, sekaligus pelestarian nilai kebudayaan sarana transportasi lokal,” ungkap Agustina Samara, Chief People & Corporate Strategy Officer Dana, akhir November 2021. 

KIRIM UANG : Kirim uang menjadi salah satu fitur favorit pengguna dompet digital DANA. SITI/PONTIANAKPOST
KIRIM UANG : Kirim uang menjadi salah satu fitur favorit pengguna dompet digital DANA. SITI/PONTIANAKPOST
NONTUNAI : Fasilitas QRIS kini tersedia untuk pembayaran di Kapal Wisata di Kota Pontianak/ IST

Menurutnya, dompet digital DANA berkomitmen dalam meningkatkan inklusi keuangan digital melalui upaya kolaboratif dengan berbagai ekosistem dan para pemangku kepentingan. Komitmen tersebut kali ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk pemanfaatan dompet digital guna perluasan dan peningkatan transaksi nontunai di kota tersebut. Kerja sama ini sekaligus mendukung Kota Pontianak menjadi kota cerdas dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Cashless Society.

“Penggunaan QRIS DANA diharapkan dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi dan inovasi UMKM agar bangkit dalam menghadapi era ekonomi digital sekaligus pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak, Syarief Saleh Alkadrie, mengatakan, pihaknya merasa harus mendorong terutama kaum millenial agar melek digital. Menurutnya, QRIS memberikan banyak manfaat dalam hal menghadirkan sistem pembayaran sehingga memudahkan sektor pariwisata untuk lebih berkembang dan maju.

“Inisiatif ini diharapkan bisa menginspirasi kapal-kapal lain untuk go digital sehingga bisa meningkatkan usaha mereka dan mendatangkan wisatawan ke Pontianak,” jelasnya.

Sementara itu jumlah merchant QRIS terus bertambah seiring kebutuhan masyarakat yang ingin lebih mudah dalam bertransaksi. Berdasarkan data dari Bank Indonesia, hingga akhir triwulan III 2021, jumlah merchant QRIS di Kalimantan Barat mencapai 114.821 merchant, tumbuh sebesar 37,4 persen (qtq) dibanding triwulan sebelumnya yang berjumlah 83.580 merchant. Berdasarkan sebarannya, Kota Pontianak sebagai Ibu Kota Provinsi dan didukung dengan infrastruktur jaringan yang memadai masih menjadi wilayah dengan jumlah merchant terbanyak. 

Jumlah merchant di Kota Pontianak mencapai 50.587 merchant atau sebesar 44,06 persen dari seluruh merchant di Kalimantan Barat. Selanjutnya Kabupaten Ketapang yang mencapai 13.677 merchant dan Kabupaten Kubu Raya yang mencapai 10.830 merchant. Ke depan prioritas program perluasan QRIS dilakukan untuk menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Barat guna mendukung pencapaian target QRIS 12 Juta merchant di akhir tahun 2021. 

Berdasarkan pangsanya, pada triwulan III 2021, Kategori Usaha Mikro (UMI) mendominasi merchant QRIS di wilayah Kalimantan Barat dengan pangsa sebesar 57,55 persen atau sebanyak 66.083 merchant, diikuti kategori usaha Kecil (UKE) sebanyak 34.522 merchant 30,07 persen, kategori Usaha Menengah (UME), Usaha Besar (UB), lainnya (URE) serta PSO dengan jumlah merchant masing-masing sebanyak 7.627, 6.469,  94, dan 26 merchant.

Dorong Inklusi Keuangan

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019, tingkat literasi keuangan dan inklusi keuangan 2019 masing-masing mencapai 38,03 persen dan 76,19 persen. Angka ini meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu indeks literasi keuangan 29,7 persen dan indeks inklusi keuangan 67,8 persen. Angka ini diyakini akan terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan, tak terkecuali dompet digital.

Menurut survey YouGov, pengguna dompet digital mengalami kenaikan jumlah pada kuartal III 2021, terutama pengguna usia di atas 35 tahun. Adapun DANA, banyak dipilih untuk melakukan transfer uang, setelah mobile banking dan transfer melalui ATM.  Survey tersebut juga menunjukkan bahwa, pada kuartal ketiga 2021, DANA menjadi dompet digital yang paling digemari untuk transaksi pengiriman uang, baik untuk transfer ke sesama pengguna maupun ke rekening bank. Persepsi terhadap DANA juga kian membaik khususnya di kalangan pengguna usia 18 – 24 tahun yang menilai DANA dari segi kualitas layanan yang ditawarkan. (sti) Editor : Siti
#dana #dompet digital