Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pontianak Jadi Kota ke-15 Program Digitalisasi UMKM “Kota Masa Depan” dari Grab dan OVO

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 3 Juni 2025 | 13:17 WIB
Menteri UMKM  Maman Abdurrahman bersua dengan salah satu UMKM legend Ko Asiang yang didampingi oleh  Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dalam peluncuran #KotaMasaDepan, Senin, (2/6/2025).
Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersua dengan salah satu UMKM legend Ko Asiang yang didampingi oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dalam peluncuran #KotaMasaDepan, Senin, (2/6/2025).

 

PONTIANAK POST - Pontianak resmi menjadi kota ke-15 dalam program akselerasi digital #KotaMasaDepan, hasil kolaborasi Grab Indonesia dan OVO bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI. Program ini bertujuan mendorong digitalisasi dan peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Pada pelaksanaan di Pontianak, program ini turut melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kota Pontianak.

Bentuk dukungannya meliputi pelatihan digital, pendampingan usaha, serta pengurusan sertifikat halal yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM lokal.

Menteri Koperasi dan UKM RI, Maman Abdurrahman, yang hadir dalam pembukaan program menyatakan bahwa digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendasar.

“Digitalisasi adalah kunci peningkatan daya saing UMKM. Pemerintah terus mendorong adopsi teknologi agar UMKM terintegrasi ke dalam ekosistem digital dan mampu memanfaatkan fitur marketplace untuk meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Maman juga menegaskan bahwa kontribusi UMKM sangat signifikan, yakni menyumbang lebih dari 60% PDB Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja nasional.

Dengan tema “Berani Digital”, program ini menjaring ratusan UMKM binaan Dinas Koperasi Kota Pontianak. Sebagian di antaranya telah mengikuti pelatihan online pada 23 Mei 2025.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman dan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat mencicipi kuliner khas Pontianak milik UMKM Dinas Koperasi Pontianak  yang telah mengikuti  program Kota Masa Depan.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman dan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat mencicipi kuliner khas Pontianak milik UMKM Dinas Koperasi Pontianak yang telah mengikuti program Kota Masa Depan.

Selama program berjalan, para peserta akan menerima pelatihan daring, sesi berbagi pengalaman secara luring, serta bantuan pengurusan legalitas usaha.

Berdasarkan data Dinas Koperasi UKM Kalimantan Barat pada 2024, terdapat 4.056 UMKM di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut positif inisiatif ini.

“Digitalisasi tidak bisa dihindari. Sejak pandemi, Pontianak sudah mulai beralih ke digital, termasuk di pasar-pasar. Pemerintah terus mendukung UMKM, salah satunya dengan membangun rumah kemasan gratis untuk pelaku UMKM pemula,” jelasnya.

Salah satu peserta program, Yaser Mas'ud Attamimi, pemilik Sers Pizza dan Mitra Merchant Grab, mengaku mendapat banyak manfaat dari pelatihan.

“Saya jadi tahu cara foto produk yang menarik, strategi pemasaran, dan tren produk laris. Selain makin melek digital, saya juga lebih siap bersaing,” tuturnya.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan komitmen Grab dan OVO dalam mempercepat inklusi digital dan keuangan untuk UMKM.

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi tumbuh. Di kota seperti Pontianak, kami melihat potensi besar yang bisa dikembangkan lewat teknologi, pelatihan, dan dukungan ekosistem Grab,” ujarnya.

Neneng juga menyampaikan bahwa pada 2020–2024, Grab telah menciptakan 2,3 juta peluang kerja lewat digitalisasi UMKM. Sebanyak 1 dari 5 Mitra Merchant Grab adalah generasi Z yang memulai bisnis pertama mereka lewat platform ini.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Gelar Ramah Tamah dengan Menteri UMKM, Dorong Kemajuan UMKM Daerah

Selain itu, sejak 2021 Grab telah mendigitalisasi lebih dari 5.200 pedagang pasar melalui GrabMart Pasar, menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 triliun ke lebih dari 25.000 UMKM lewat GrabModal Mantul dan OVO Modal Usaha, serta membawa perwakilan UMKM Indonesia ke ajang internasional seperti MotoGP, G20, dan WEF Davos 2025.

Program #KotaMasaDepan adalah bagian dari inisiatif #PercayaUMKM, yang mendukung target pemerintah untuk mendigitalisasi 30 juta UMKM. Sejak diluncurkan pada 2021, program ini telah menjangkau 15 kota dan lebih dari 26.000 UMKM, dan akan terus diperluas ke daerah-daerah potensial lainnya di Indonesia. (ser)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#UMKM #digitalisasi #ovo #pontianak #maman abdurahman #grab