PONTIANAK POST - Tim Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak (AB Polnep) menggelar pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Universitas OSO Pontianak, Jumat, 20 Juni 2025.
Kegiatan digelar dalam bentuk pelatihan / short course, dengan judul ‘beauty class bagi mahasiswa Universitas OSO Pontianak sebagai persiapan penampilan terbaik menuju dunia kerja.
Pelatihan dibuka Dr. Sofi Siti Shofiyah, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Universitas OSO Pontianak.
Sebanyak 37 mahasiswi semester akhir Universitas OSO Pontianak mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan menghadirkan pemateri Alfiani Ayuni, A.Md., MUA profesional di Kota Pontianak.
Evi Sofiana, S.E., M.M., ketua PKM Jurusan Administrasi Bisnis Polnep menjelaskan, pelatihan singkat tersebut digelar dengan dua tujuan.
Pertama, memberikan pengetahuan terkait pentingnya penampilan secara umum.
Kedua, beauty class melatih peserta agar dapat berpenampilan baik dan profesional, terutama dalam menggunakan tata rias wajah.
Ia menambahkan, tim PKM terdiri dari delapan dosen, satu mahasiswa, satu tenaga kependidikan, dan satu pendamping dari staf P3M.
Diantaranya; para dosen AB Polnep Evi Sofiana, S.E., M.M., Dr. Utin Nina Hermina, S.E., M.Si., Sunarsih, S.E., M.M., Desvira Zain, S.E., M.M., Syarifah Novieyana, S.E., M.M., Liliyana, S.E., M.M., Marsela Diaz, S.E., M.SA. Ak., dan Anggita, S.Pd., M.Pd.; Suci Mas Aulia Noviarti (mahasiswi Prodi DIII AB Polnep); Adi Ardianto, S.Tr.A.P. (tenaga kependidikan Prodi DIII AB Polnep); serta Sopia Harpidalinda, S.Tr.Ak., M.Ak. (staf P3M Polnep).
“Kami juga menyerahkan bantuan berupa tiga buah cermin rias / standing mirror setinggi 1,6 meter.
Pelatihan ini mendapatkan feedback positif dari hasil kuisioner para peserta,” ujarnya.
Tim PKM meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah pelatihan.
Hasilnya, sebanyak 50,43% peserta sangat memahami materi yang disampaikan, persepsi mereka terkait tata rias pun lebih baik.
Sebanyak 66,67% responden menilai penyampaikan narasumber sangat baik dan materinya sesuai kebutuhan.
Pada sesi praktik, peserta dengan sangat mudah menerapkan teknik yang diajarkan, tercermin pada 69,57% responden kuisioner.
Tak sedikit dari mereka yang ingin membeli sendiri peralatan make-up. 52,17% responden menilai fasilitas dan durasi pelatihan sangat baik dan cukup untuk teori dan praktik.
“Kami bersyukur pelatihan ini disambut antusias para mahasiswi. Kami pun berterimakasih kepada seluruh peserta yang menilai pelatihan ini sangat baik, sangat memadai, serta materi yang disampaikan sangat bermanfaat,” katanya. (mde/serta)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro