Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pengaplikasian Prasarana K3 Gedung Terpadu Polnep: Wujudkan Tempat Belajar & Kerja Aman, Nyaman, Efisien Dorong Produktivitas

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 30 September 2025 | 15:57 WIB
Tim PKM Jurusan Teknik Sipil Polnep mengaplikasikan prasarana K3 di Gedung Terpadu Polnep untuk menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, nyaman, serta efisien.
Tim PKM Jurusan Teknik Sipil Polnep mengaplikasikan prasarana K3 di Gedung Terpadu Polnep untuk menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, nyaman, serta efisien.

PONTIANAK POST - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melakukan aplikasi prasarana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Gedung Terpadu Polnep, Jl Ahmad Yani, pada 25-29 Juli 2025.

Tim PKM terdiri dari dosen, teknisi, dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil yang diketuai Ir. Indah Rosanti, S.S.T., M.T., I.P.M.

Ia menjelaskan, K3 merupakan upaya melindungi tenaga kerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Penerapan K3 di perguruan tinggi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.

“Berbagai insiden berisiko tinggi seperti kebakaran, kecelakaan lalu lintas di area kampus, maupun kecelakaan saat praktikum dan penelitian sering terjadi, menimbulkan kerugian baik materiil maupun non-materiil bagi civitas akademika dan institusi,” katanya.

Ia menambahkan, Polnep sebagai perguruan tinggi perlu menyediakan prasarana dan menerapkan K3 sesuai Pedoman SMK3L Perguruan Tinggi 2024 serta PP No. 57 Tahun 2021 yang menegaskan pentingnya aspek K3 sebagai standar minimal sarana dan prasarana di setiap jenjang pendidikan, termasuk pendidikan tinggi.

Gedung Terpadu Politeknik Negeri Pontianak yang mulai ditempati sejak akhir 2022 hingga kini belum dilengkapi rambu-rambu K3.

Kondisi ini menimbulkan risiko kecelakaan seperti terjatuh, tersandung, salah lantai, serta tabrakan di area parkir, dan dapat memperburuk keadaan saat darurat karena tidak adanya jalur evakuasi dan petunjuk keluar yang jelas.

“Karenanya, kami menilai perlunya dilakukan PKM sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Kegiatan PKM yang dilakukan terkait kondisi eksisting Gedung Terpadu Polnep, maka sangat diperlukan pemasangan prasarana K3,” ujarnya.

Upaya tersebut untuk mengurangi potensi terjadinya insiden terhadap pengguna Gedung Terpadu Polnep. Ini turut menjadi tindakan preventif guna mencegah insiden yang tidak diinginkan.

"Kami berharap, pengabdian ini dapat menciptakan Polnep sebagai perguruan tinggi yang ada di Pontianak, menjadi tempat belajar dan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas,” katanya.

Dosen, teknisi, dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil yang menjadi Tim PKM kali ini diantaranya Indah Rosanti (ketua), Nernawani, Indah Anjar Reski, Syafriadi, Rahayu Widiastuti, Satriyo Utomo, Innino Justitiannisa, Robby Mauludy Arif, Pramudya Kurniawan, dan Robert. (mde/ser)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#polnep #kerja #pontianak #Lingkungan