PONTIANAK POST – Upaya mendorong kemandirian digital bagi kelompok disabilitas terus dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan bersama Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni pelatihan dan pendampingan website pada 27 September 2025 serta penyerahan studio foto sederhana pada 4 Oktober 2025.
Pelatihan website dilaksanakan pada 27 September 2025 di kediaman Pepen selaku mitra GERKATIN Kalbar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas digital bagi kelompok disabilitas guna mendukung transformasi digital yang inklusif, khususnya bagi teman tuli.
Tim pengabdian memulai kegiatan dengan persiapan teknis dan penyampaian materi pelatihan.
Materi disampaikan oleh Syarifah Putri yang membahas pembuatan dan pengelolaan website berbasis WooCommerce.
Website tersebut dirancang sebagai media promosi produk, publikasi kegiatan organisasi, serta sarana komunikasi GERKATIN Kalbar dengan masyarakat luas.
Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif yang dipadukan dengan praktik langsung dan pendampingan intensif.
Peserta dibimbing mulai dari pengenalan tampilan website, pengelolaan menu, hingga proses pengunggahan produk.
Pendampingan dilakukan secara individual agar setiap peserta mampu memahami aspek teknis dan mengelola website secara mandiri.
Selain pelatihan website, peserta juga mendapatkan pelatihan fotografi produk menggunakan studio foto sederhana.
Tim pengabdian memberikan pembimbingan terkait penataan produk, pengaturan pencahayaan, pemilihan sudut pengambilan gambar, serta teknik dasar fotografi agar foto produk terlihat lebih menarik dan layak digunakan sebagai media promosi digital.
Hasil foto kemudian dievaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas visual dan estetika promosi.
Sebagai tindak lanjut, pada 4 Oktober 2025 dilakukan penyerahan studio foto sederhana kepada GERKATIN Kalbar.
Studio foto tersebut dilengkapi dengan berbagai perlengkapan pendukung, antara lain lampu pencahayaan, latar belakang polos, tiang penyangga, properti foto, serta alas foto.
Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung promosi digital dan dokumentasi kegiatan secara mandiri.
Penyediaan fasilitas pendukung digital dinilai sebagai bentuk pemberdayaan yang dapat mendorong kemandirian serta pengembangan potensi ekonomi berbasis teknologi.
Dengan adanya studio foto ini, anggota GERKATIN Kalbar diharapkan mampu meningkatkan kualitas visual promosi, memperluas jangkauan pemasaran daring, dan meningkatkan daya saing produk.
Perwakilan GERKATIN Kalbar, Aswan Rifiendi Arief, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai pelatihan website dan penyerahan studio foto memberikan manfaat besar bagi teman tuli dalam mengoptimalkan pemasaran produk.
“Dengan adanya pelatihan dan fasilitas ini, teman-teman tuli menjadi lebih kreatif dalam membuat foto display produk yang menarik. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas promosi dan potensi penjualan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar kemampuan digital anggota GERKATIN Kalbar semakin berkembang dan mampu bersaing di era pemasaran digital.
Kegiatan pelatihan, pendampingan website, dan penyerahan studio foto ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai melalui hibah Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya kelompok disabilitas, agar mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam transformasi digital yang inklusif.
Tim pengabdian menyampaikan terima kasih kepada Kemendikti Saintek atas dukungan pendanaan dan kebijakan, serta kepada LP3M Universitas Muhammadiyah Pontianak atas dukungan kelembagaan dan fasilitasi kegiatan.
Apresiasi juga disampaikan kepada GERKATIN Kalimantan Barat atas kerja sama dan partisipasi aktif sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi teman tuli. (pms)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro