Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Awal 2026, Astra Motor Kalbar Ajak Masyarakat Terapkan #Cari_aman di Jalan

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 25 Januari 2026 | 15:16 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


PONTIANAK POST - Keselamatan berkendara kembali menjadi perhatian utama di awal tahun 2026. Astra Motor Kalimantan Barat menggencarkan kampanye #Cari_aman untuk mendorong pengendara lebih disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.

Safety Riding Instructor Astra Motor Kalimantan Barat, Febri Andrian, mengutarakan keselamatan berkendara tidak hanya tentang sampai di tujuan, tetapi bagaimana pengendara dapat tiba dengan selamat. Untuk itu, ia membagikan lima resolusi #Cari_aman yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Menurutnya, resolusi pertama adalah menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap. Helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu tertutup bukan sekadar gaya, melainkan perlindungan utama bagi pengendara.

Selanjutnya, pengendara diimbau untuk selalu taat terhadap aturan lalu lintas. Lampu merah bukan sarana untuk diterobos dan rambu lalu lintas bukan sekadar hiasan jalan. Disiplin berlalu lintas merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

"Resolusi ketiga adalah berkendara dengan fokus tanpa distraksi. Febri menegaskan pentingnya menghindari penggunaan ponsel, berkendara dalam kondisi mengantuk, maupun membawa emosi saat di jalan. Fokus penuh akan membantu pengendara bereaksi lebih cepat dan tepat dalam situasi darurat," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Febri pengecekan kondisi kendaraan secara rutin juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Rem, ban, lampu, dan klakson harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum perjalanan dimulai agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan.

"Resolusi terakhir yaitu mengendalikan ego saat berkendara. Tidak perlu tergesa-gesa atau saling mendahului secara berbahaya. Berkendara dengan santai dan sabar dinilai jauh lebih aman dibanding memaksakan kecepatan," ujarnya.

Sementara itu, Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, mengatakan bahwa memasuki Januari 2026, ketika aktivitas masyarakat kembali meningkat, keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama.

“Dengan menerapkan panduan keselamatan dari instruktur kami, Febri Andrian, kami berharap masyarakat Pontianak dan sekitarnya dapat tetap berkendara dengan aman dan nyaman saat menjalani berbagai kegiatan di awal tahun 2026,” ucap David. (ash)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Astra Motor Kalbar