PONTIANAK POST – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) terus mendorong peningkatan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Bersama STMIK Pontianak dan Bank Indonesia (BI), KB Bank menggelar edukasi literasi keuangan bagi mahasiswa di Kota Pontianak, Senin (27/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari dorongan peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia yang pada 2025 tercatat sebesar 66,46 persen. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai ekonomi digital, pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan, hingga pengenalan layanan digital banking.
Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami pemanfaatan layanan perbankan digital untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari menabung, bertransaksi, hingga perencanaan keuangan. Diskusi juga mencakup inovasi sistem pembayaran seperti QRIS yang dinilai mampu mendorong inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM.
Pada kesempatan yang sama, KB Bank turut menyalurkan dana pendidikan yang diserahkan secara simbolis oleh Branch Manager Pontianak, Herianda Senjaya, kepada pihak STMIK Pontianak. Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi keuangan di Kalimantan Barat (Kalbar).
Corporate Communication and Government Affair KB Bank, Komala Sari mengatakan, melalui inisiatif KB Bank Care, pihaknya berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan. “Kolaborasi dengan STMIK Pontianak ini merupakan bagian dari upaya kami memperluas akses pengetahuan, dan literasi keuangan bagi generasi muda, khususnya di daerah, agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Senada, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalbar, Doni Septadijaya menilai mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam meningkatkan literasi, dan inklusi keuangan di masyarakat. “Melalui edukasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat serta mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak,” katanya.
Baca Juga: Sesuaikan dengan Profil Risiko: OJK Tegaskan Bank Tidak Wajib Salurkan Kredit Program Pemerintah
Ia menambahkan, penguatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan dapat mendorong pendalaman sektor keuangan yang berdampak pada pertumbuhan sektor riil.
Sementara itu, Ketua STMIK Pontianak, Prof. Dr. Sandy Kosasi menyampaikan apresiasi atas dukungan KB Bank. Ia menyebut, dengan lebih dari 1.000 mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten di Kalbar, termasuk wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Dimana kampus memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perkembangan industri digital.
“Dukungan pendidikan serta peningkatan literasi keuangan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Ke depan, kolaborasi antara KB Bank dan STMIK Pontianak akan diperkuat melalui implementasi berbagai layanan perbankan digital di lingkungan kampus. Di antaranya penggunaan virtual account untuk pembayaran uang kuliah, pembukaan rekening mahasiswa dengan sistem auto-debit, serta pengembangan fasilitas transaksi digital lainnya.
Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen KB Bank dalam memperluas akses pendidikan serta mendorong lahirnya generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif. (bar/r)
Editor : Miftahul Khair