PONTIANAK POST – Unit Layanan Ketapang melaksanakan kegiatan Safety Awareness pada Senin (12/1/2026) sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kerja. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan tenaga kerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Safety Awareness menjadi salah satu agenda penting yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas operasional. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait penerapan budaya K3, identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja, mitigasi risiko, serta pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan yang berlaku.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh personel bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diterapkan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.
Manager Unit Layanan Ketapang, Adam Malik, menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi bagian dari perilaku kerja sehari-hari seluruh pegawai.
“Safety Awareness merupakan salah satu upaya yang secara konsisten kami lakukan untuk membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja. Kami ingin memastikan bahwa setiap pegawai memahami pentingnya keselamatan dan menjadikannya sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Adam Malik.
Menurutnya, keberhasilan operasional perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian target pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan menjaga seluruh pekerja agar dapat bekerja dengan selamat dan kembali ke keluarga dalam kondisi sehat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh personel semakin peduli terhadap potensi risiko yang ada di lingkungan kerja, disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan, serta berani mengingatkan rekan kerja apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya. Keselamatan harus menjadi budaya yang hidup dan diterapkan oleh seluruh insan perusahaan,” tambahnya.
Selain memperkuat pemahaman mengenai aspek keselamatan, kegiatan Safety Awareness juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antarpegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang saling peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen PLN Nusa Daya dalam menerapkan prinsip Safety First serta mendukung pencapaian target Zero Accident di seluruh unit kerja. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi seluruh pegawai, diharapkan budaya keselamatan dapat semakin tertanam kuat dan menjadi bagian dari setiap proses bisnis perusahaan.
Melalui kegiatan Safety Awareness ini, Unit Layanan Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penerapan K3 serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal, dan produktif. Dengan semangat keselamatan sebagai budaya kerja, seluruh insan Unit Layanan Ketapang diharapkan mampu mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
Editor : Hanif