PONTIANAK POST - Archipelago Hotels menghadirkan 60 Seconds to Tokyo, seri terbaru dalam program Archipelago Global Flavours Series. Selama enam bulan ke depan, lebih dari 130 unit Archipelago Hotels di Indonesia, mulai dari brand Aston hingga fave, menyajikan cita rasa street food Jepang yang dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun masyarakat umum.
Ren & Reina: Ikon di Balik 60 Seconds to Tokyo
Ren, pria berdarah Indonesia dan Jepang, dan Reina, wanita Jepang yang tinggal di Indonesia, memiliki satu kesamaan yang tak tergantikan, yaitu kecintaan terhadap street food Jepang.
Reina selalu antusias setiap kali menemukan kembali cita rasa street food Jepang yang telah lama ia rindukan. Sementara itu, Ren menikmati setiap hidangan dari sisi keautentikannya, memastikan setiap rasa tetap setia pada cita rasa khas Jepang.
Bersama, keduanya menjadi ikon di balik 60 Seconds to Tokyo, mengajak setiap tamu Archipelago Hotels menjelajahi cita rasa street food Jepang yang autentik tanpa harus terbang ke Negeri Sakura.
Jepang di Puncak Minat Kuliner Masyarakat Indonesia
Berdasarkan survei SiteMinder Changing Traveller Report 2025, Jepang menempati posisi pertama sebagai destinasi luar negeri favorit wisatawan Indonesia, dipilih oleh 33 persen responden.
Tren ini juga tercermin dalam data kunjungan. Berdasarkan Japan National Tourism Organization (JNTO), wisatawan Indonesia ke Jepang sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 558.900 orang, meningkat 26,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Momentum ini semakin memperkuat relevansi pemilihan Tokyo sebagai destinasi berikutnya dalam Archipelago Global Flavours Series. Setelah 60 Seconds to Seoul menghadirkan cita rasa Korea di seluruh jaringan hotel pada Januari hingga Juni 2026, kini giliran Tokyo.
Konsep Archipelago Global Flavours Series berganti setiap enam bulan dengan menghadirkan cita rasa street food dari berbagai negara yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.
"Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap kuliner Jepang terus meningkat. Melalui 60 Seconds to Tokyo, Hotel Neo Gajah Mada Pontianak ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih dari sekadar menikmati hidangan, tetapi juga membawa tamu merasakan suasana dan cita rasa khas street food Tokyo. Kami berharap program ini menjadi destinasi kuliner baru bagi masyarakat Pontianak yang ingin menikmati sajian Jepang autentik tanpa harus bepergian ke luar negeri," ujar Exsan, General Manager Hotel Neo Gajah Mada Pontianak.
Jelajah Cita Rasa Tokyo di Lebih dari 130 Unit Archipelago Hotels
Periode: 1 Juli–31 Desember 2026
Cakupan: Lebih dari 130 unit Archipelago Hotels di seluruh Indonesia
Brand yang berpartisipasi:
- Aston
- Alana
- Harper
- Quest
- Hotel Neo
- fave
Tersedia melalui:
- Restoran hotel
- Area poolside
- Room service
- Layanan pesan antar (online delivery)
Di antara seluruh pilihan menu, terdapat tiga sajian unggulan.
Menchi Chicken Katsu menghadirkan katsu ayam yang renyah di luar dan juicy di dalam, disajikan dengan saus khas yang terinspirasi dari teknik memasak Jepang modern.
Sebagai pelengkap, Sakura Sunset menawarkan minuman bernuansa floral yang segar dengan tampilan menarik dan cita rasa yang menyegarkan.
Untuk hidangan penutup, Kuromitsu Matcha Puff menjadi pilihan yang wajib dicoba. Dessert ini memadukan karakter earthy khas matcha dengan manisnya kuromitsu dalam tekstur puff yang ringan, mengikuti tren meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap olahan matcha.
Pilihan menu lainnya meliputi:
- Chicken Kamikaze
- Chicken Katsu Sando
- Takoyaki
- Wagyu Burger
- Hambagu
- Yakimeshi Fried Rice
- Grilled Chicken Breast with Koji Sauce
- Prawn Tempura Nori Taco
Untuk hidangan penutup juga tersedia Japanese Cotton Cheese, sedangkan pilihan minuman lainnya meliputi:
- Shizuku Matcha Cooler
- Shiso-Basil Berry
- Hojicha Latte
Informasi Pemesanan
Website:
pontianak.neohotels.com
Instagram:
@archipelagointernational
@neohotels
@neogajahmada
Alamat:
Jl. Gajah Mada No. 177, Pontianak, Kalimantan Barat
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa itu 60 Seconds to Tokyo?
Jawaban:
60 Seconds to Tokyo merupakan program kuliner pop-up terbaru dari Archipelago yang menghadirkan cita rasa street food autentik khas Tokyo ke lebih dari 130 hotel Archipelago di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series sekaligus lanjutan dari seri sebelumnya, 60 Seconds to Seoul, dan berlangsung pada 1 Juli–31 Desember 2026.
2. Mengapa karakter yang dipilih bernama Ren dan Reina?
Jawaban:
Ren dan Reina dipilih karena merupakan nama yang umum dan mudah dikenali di Jepang sehingga memberikan kesan autentik dan dekat dengan budaya Jepang.
Keduanya digambarkan sebagai pelajar yang stylish, ceria, dan gemar mencoba berbagai jajanan, mencerminkan semangat eksplorasi kuliner khas anak muda Jepang. Seragam yang mereka kenakan juga merepresentasikan seragam khas Jepang sehingga karakter ini menjadi simbol yang selaras dengan tema kampanye sekaligus memperkuat brand recognition.
3. Di hotel mana saja program ini tersedia?
Jawaban:
Program 60 Seconds to Tokyo tersedia di lebih dari 130 hotel Archipelago di Indonesia yang mencakup seluruh brand dalam portofolio grup, yaitu Aston, Alana, Harper, Quest, Hotel Neo, dan fave.
Informasi hotel yang berpartisipasi dapat dilihat melalui www.archipelagohotels.com.
4. Apakah harus menginap di hotel untuk menikmati menu ini?
Jawaban:
Tidak.
Program ini terbuka untuk tamu hotel maupun masyarakat umum.
Menu tersedia melalui:
- makan di tempat;
- area poolside;
- room service bagi tamu menginap; dan
- layanan pesan antar.
5. Bagaimana cara memesan menu 60 Seconds to Tokyo?
Pemesanan dapat dilakukan dengan langkah berikut.
- Kunjungi www.archipelagohotels.com untuk menemukan hotel Archipelago terdekat yang berpartisipasi.
- Untuk makan di tempat maupun room service, hubungi restoran atau resepsionis hotel.
- Untuk layanan pesan antar, cari unit Archipelago Hotels terdekat dan pilih menu 60 Seconds to Tokyo.
- Konfirmasi pesanan, lalu nikmati cita rasa jalanan Tokyo dari lokasi Anda.
Tentang Neo
Dikelola oleh Archipelago Hotels, Neo lahir dari kesadaran bahwa tamu modern yang sering bepergian membutuhkan hotel kelas menengah dengan desain menarik dan fungsional sebagai alternatif hotel berbintang yang lebih besar dan mahal.
Dengan lebih dari 20 hotel yang beroperasi di Indonesia dan Malaysia, Neo menawarkan keseimbangan antara kenyamanan, desain modern, dan konsep yang unik.
Tentang Archipelago Hotels
Archipelago Hotels merupakan grup manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara dengan lebih dari 300 hotel dan 45.000 kamar yang tersebar di Asia Tenggara, Amerika Latin, Karibia, Timur Tengah, dan Oseania.
Perusahaan ini mengelola 13 merek pemenang penghargaan, antara lain Aston, Alana, Huxley, Kamuela, Avanika, Harper, Quest, Four Corners, Neo, fave, Nordic, Powered by Archipelago, dan Aston Collection.
Berkantor pusat di Jakarta, Archipelago Hotels mengusung pendekatan asset-light, berbasis teknologi, serta tata kelola yang kuat untuk mendukung ekspansi di Asia Tenggara, MENA, Oseania, dan Amerika Latin.
Dengan kerangka operasional yang solid dan teknologi berpemilik, Archipelago terus berinovasi dalam industri perhotelan sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di berbagai wilayah operasionalnya.
Kontak Media
Olivia Martsha
Marketing Communication
Hotel Neo Gajah Mada Pontianak
Email: pontianakMARCOMM@neohotels.com
Telepon: 0882-0215-20759