Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Penjaga Hutan Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?

Syahriani Siregar • Rabu, 31 Juli 2024 | 14:40 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.
TANGGAL 31 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia (World Ranger Day).

Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati berdirinya Federasi Ranger Internasional (IRF) pada 31 Juli 1992 di Taman Nasional Peak District di Inggris.

Dilansir dari situs daysoftheyear.com, Hari Penjaga Hutan Sedunia kali pertama diadakan pada 2007, melambangkan peringatan 15 tahun berdirinya IRF.

IRF sendiri didirikan ketika ANPR (Asosiasi Penjaga Taman Nasional A.S.), SCRA (Asosiasi Penjaga Hutan Pedesaan Skotlandia), dan CMA (Asosiasi Manajemen Pedesaan, yang mewakili penjaga hutan di Wales dan Inggris), berkumpul dan menandatangani perjanjian bersama.

Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan dukungan dan kesadaran akan tugas penting yang dilakukan para penjaga hutan di seluruh dunia dalam melestarikan warisan budaya dan alam.

Sementara penjaga hutan yang dimaksud di sini biasanya mengacu pada penjaga hutan atau penjaga taman.

Mereka adalah orang yang bertugas melestarikan dan melindungi lahan taman dan kawasan lindung alam.

Biasanya mereka adalah sukarelawan maupun staf dari badan tertentu, untuk memelihara jembatan, tiang, gerbang, dan jalan setapak.

Mereka juga merupakan mata dan telinga otoritas taman nasional, yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di kawasan tersebut.

Mereka menyediakan kontak antara otoritas taman nasional dan antara masyarakat lokal dan pengunjung.

Penjaga hutan harus memiliki banyak pengetahuan lokal tentang sejarah taman nasional dan satwa liar, serta ke mana harus pergi dan apa yang harus dilihat.

Mereka membantu menjawab pertanyaan tentang taman dari masyarakat yang berkunjung.

Namun, pekerjaan mereka lebih dari itu. Mereka juga harus mewaspadai potensi masalah, dan karena mereka berurusan dengan hewan hidup, hal ini bisa sangat berisiko.

Untuk menjadi seorang penjaga hutan diperlukan keterampilan praktis dan pengetahuan yang benar.

Selain itu, gelar dalam pengelolaan lingkungan, konservasi, atau mata pelajaran serupa biasanya diperlukan. (ote)

Editor : Syahriani Siregar
#penjaga hutan #world ranger day #irf #taman nasional