SESULIT apa pun masalah, Allah SWT selalu membukakan pintu-pintu solusi bagi para ahli istighfar.
Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa memperbanyak istighfar niscaya Allah akan menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah mengaruniainya rezeki dari arah yang tidak disangka sangka nya." (HR. Ahmad).
Saat terbaik untuk beristighfar adalah sepertiga malam terakhir.
#dikutip dari hadits-hadits/ayat2/kalimat motivasi yang dikumpulkan oleh abah Uti Konsen Rahimahullah
Hadits ini menekankan pentingnya kita untuk melakukan istighfar dalam kehidupan sehari-hari. Ada janji Allah SWT untuk memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan bagi orang yang rajin beristighfar.
Istighfar merupakan tindakan memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa yang telah dilakukan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa beristighfar dapat membawa banyak manfaat. Seperti membuka pintu-pintu solusi bagi masalah yang dihadapi, merasa lapang dalam kesempitan, dan menerima rezeki dari arah yang tidak terduga.
Waktu yang sangat baik untuk beristighfar adalah sepertiga malam terakhir, yang merupakan waktu di mana doa-doa dikabulkan. Baiknya dilakukan setelah melaksanakan shalat malam.
Dengan beristighfar secara rutin, seseorang menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran akan dosa-dosanya, serta memperoleh harapan akan rahmat dan ampunan Allah SWT. Ini juga mengingatkan kita untuk selalu kembali kepada-Nya dalam segala keadaan, baik dalam suka maupun duka.**
Editor : Salman Busrah