Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kucing: Hewan Peliharaan Paling Populer di Dunia

Miftahul Khair • Kamis, 8 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Photo
Photo

ADA begitu banyak hewan peliharaan di seluruh dunia, baik dari jenis mamalia, hingga unggas. Namun sejumlah survei menyebutkan bahwa tidak ada yang mampu menandingi kepopuleran kucing.

Hewan sejenis mamalia karnivora dari keluarga felidae ini mungkin terdapat di hampir setiap rumah di seluruh dunia.

Situs jakpat.net pada 17 Maret 2023 lalu pernah melakukan survei mengenai hewan-hewan peliharaan paling populer. Sebanyak 76 persen responden mereka memilih untuk memelihara kucing.

Sementara hewan peliharaan populer selanjutnya adalah ikan (29 persen) dan burung (20 persen). Dengan presentase yang sama, anjing dan ayam menjadi pilihan bagi 12 persen responden.

Bagaimana hewan yang satu ini bisa sedemikian populernya sebagai peliharaan? Di Hari Kucing Internasional ini, kami akan mencoba mengajak pembaca untuk mengenal hewan yang satu ini.

Kucing (Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga bisa merujuk kepada kucing besar seperti singa dan harimau, yang juga termasuk jenis kucing.

Menurut chinadaily.com.cn, Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 5.000 tahun Sebelum Masehi, dengan ditemukannya kerangka kucing di Pulau Siprus.

Sementara menurut nationalgeographic.com, sejak zaman 3.500 Sebelum Masehi, orang Mesir Kuno telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.

Dilansir dari situs scientificamerican.com, saat ini kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia.

Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi.

Jumlah kucing ras hanyalah 1 persen dari seluruh kucing di dunia, di mana sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran, seperti kucing liar atau kucing kampung.

Kucing juga merupakan jenis hewan peliharaan yang banyak diminati karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan.

Kucing memiliki hubungan mutualistik atau komensal dengan manusia. Dua teori utama diberikan tentang bagaimana kucing didomestikasi.

Dalam satu teori, sebagaimana tulisan TP. O’Connor berjudul Wild or Domestic? Biometric Variation in the Cat Felis silvestris, orang sengaja menjinakkan kucing dalam proses seleksi buatan karena mereka adalah predator dari hama.

Namun dalam jurnal berjudul In the Light of Evolution III: Two Centuries of Darwin Sackler Colloquium: From Wild Animals to Domestic Pets – An Evolutionary View of Domestication, pernyataan tersebut telah dikritik sebagai sesuatu yang tidak masuk akal karena hadiah untuk usaha seperti itu mungkin terlalu sedikit.

Sebagaimana diketahui, kucing umumnya tidak melaksanakan perintah dan meskipun mereka makan hewan pengerat, spesies lain seperti ferret atau terrier mungkin lebih baik dalam mengendalikan hama-hama ini.

Ide alternatif adalah bahwa kucing hanya ditoleransi oleh orang-orang dan secara bertahap menyimpang dari kerabat liar mereka melalui seleksi alam, karena mereka menyesuaikan dengan berburu hama yang ditemukan di sekitar manusia di kota dan desa. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#hewan #kucing #hewan peliharaan #hari kucing internasional