HARI ini, 12 Agustus 2024, ternyata diperingati sebagai Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional.
Tanggal tersebut dipilih untuk menghormati sosok bapak ekonomi kerakyatan bangsa Indonesia, Muhammad Hatta, yang lahir pada 12 Agustus 1902.
Dilansir dari laman Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI), penetapan Hari UMKM Nasional tersebut berdasarkan hasil Kongres UMKM di Yogyakarta, 26 Mei 2016.
Kongres itu sendiri berlangsung sepanjang 25 – 26 Mei 2016. Apalagi kongres tersebut merupakan Temu Nasional Pendamping II yang menjadi panggung utama di mana para pemangku kepentingan dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul untuk merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan UMKM.
Penetapan Hari UMKM merupakan bagian dari Piagam Yogyakarta yang memuat Sapta Upaya multipihak dalam kolaborasi pengembangan UMKM dan koperasi di Indonesia.
Disebutkan dalam piagam tersebut bahwa deklarasi tanggal 12 Agustus sebagai Hari UMKM, diharapkan akan menjadi focal event berbagai kegiatan pengembangan UMKM nasional secara periodik.
Pilihan tanggal ini mereka lakukan sebagai penghargaan kepada Bapak Ekonomi Kerakyatan, Bung Hatta, yang lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902.
Setelah ditetapkan pada 2016, pada tahun berikutnya, Jakarta pun menjadi tuan rumah peringatan pertama Hari UMKM.
Sebagai pusat pemerintahan, Jakarta menjadi saksi perayaan yang dipenuhi semangat untuk mendukung dan memajukan sektor UMKM di Indonesia.
Sementara 2 tahun kemudian, kota kelahiran Muhammad Hatta, Bukittinggi, ditunjuk menjadi tuan rumah Peringatan Hari UMKM tahun 2018. Dengan menghadirkan pameran produk UMKM lokal, Bukittinggi memberikan inspirasi bagi pengembangan UMKM di seluruh Indonesia.
Setahun kemudian, peringatan tersebut kembali ke Yogyakarta, tanah kelahiran sejarah perjalanan UMKM.
Kota ini menjadi pusat kegiatan yang mempertegas komitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan UMKM di Indonesia.
Pada 2020, meskipun di tengah pandemi Covid-19, Samarinda tidak gentar untuk menjadi tuan rumah peringatan Hari UMKM.
Dengan semangat adaptasi dan inovasi, peringatan dilaksanakan secara daring, menunjukkan ketangguhan dan kreativitas UMKM Indonesia.
Berlanjut ke tahun berikutnya, masih menjadi tahun yang menantang karena pandemi masih melanda.
Namun, semangat untuk merayakan Hari UMKM tetap terjaga. Melalui peringatan virtual, para pelaku UMKM tetap dapat saling berbagi pengalaman dan menjalin kerjasama untuk menghadapi krisis.
Tahun 2022, Kota Bandung sebagai pusat kreativitas dan inovasi, menjadi tuan rumah peringatan Hari UMKM.
Acara penuh warna ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti workshop, bazar produk UMKM, dan penandatanganan perjanjian kerja sama.
Peringatan Hari UMKM tahun 2023 diselenggarakan di Solo, sebuah kota dengan kekayaan budaya dan sejarah yang mempesona.
Acara ini menyoroti tema-tema penting seperti pemberdayaan UMKM melalui teknologi digital dan akses pasar yang lebih luas.
Melalui rangkaian peringatan setiap tahunnya, Hari UMKM terus menjadi momentum penting dalam mempromosikan peran strategis UMKM dalam perekonomian Indonesia.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan UMKM di masa depan.
Untuk tahun 2024 ini ABDSI bersama Kementerian Koperasi-UKM dan Pemprov Jawa Timur akan menyelenggarakan Peringatan Hari UMKM di Surabaya dalam bentuk event Indoensia Small Medium Enterprise Expo & Forum (ISMEEF) yang akan diselenggarakan di Grand City sepanjang 21 – 24 Agustus ini.(ote)
Editor : Miftahul Khair