HARI ini, 26 September, diperingati sebagai Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day). Beberapa lembaga internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan pentingnya akses universal terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi dengan memanfaatkan momentum hari tersebut.
Dilansir dari situs Pace Hospitals dijelaskan bahwa Hari Kontrasepsi Sedunia telah dimulai pada 2007. Ketika itu, persis 17 tahun yang lalu, sepuluh lembaga keluarga berencana di seluruh dunia menyatakan bahwa penggunaan kontrasepsi, yang memungkinkan adanya pilihan yang disengaja untuk memiliki anak, adalah langkah yang sangat penting.
Ungkapan Dr. Nafis Sadik, mantan direktur eksekutif Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) ini disuarakan pada 1994 ketika dia berkata bahwa keluarga yang sehat diciptakan karena pilihan, bukan kebetulan.
Setidaknya 15 LSM internasional, komunitas medis dan ilmiah, serta organisasi pemerintah mendukung peringatan tersebut dan tujuannya dimaksudkan untuk menyebarkan informasi akurat mengenai kesehatan seksual dan reproduksi.
Beberapa lembaga internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mempromosikan akses universal terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi, menekankan pentingnya Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September.
Hari Kontrasepsi Sedunia adalah hari kesadaran sedunia yang diadakan pada 26 September setiap tahun selama 17 tahun terakhir. Pada hari ini, berbagai organisasi kesehatan lokal dan global berkumpul untuk meningkatkan kesadaran akan kontrasepsi pada masyarakat umum.
Kata kontrasepsi dikemukakan dengan menggabungkan kata contra (menentang) dan conception (proses pembuahan di dalam rahim).
Berbagai metode kontrasepsi antara lain pil kontrasepsi oral, implan, suntik, koyo, cincin vagina, alat kontrasepsi dalam rahim, kondom, sterilisasi pria dan wanita, metode amenorea laktasi, putus obat, dan metode berdasarkan kesadaran akan kesuburan.
Hari Kontrasepsi Sedunia penting untuk menyebarkan kesadaran tentang berbagai pilihan kontrasepsi kepada individu, terutama pria dan wanita muda, mengenai Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi.
Pentingnya Hari Kontrasepsi Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang kontrasepsi, meningkatkan kesehatan individu secara keseluruhan (baik pria maupun wanita), mendorong diskusi terbuka di masyarakat global tentang indikasi alat kontrasepsi, mempromosikan hak-hak perempuan, dan mempromosikan kesetaraan gender di seluruh dunia.
Tahun ini, tema Hari Kontrasepsi Sedunia adalah Pilihan untuk semua. Kebebasan untuk merencanakan, kekuatan untuk memilih.
Tema ini menyoroti bahwa setiap individu harus dijamin kebebasannya untuk melindungi kesehatan reproduksinya dan merencanakan keluarga mereka, akses terhadap kontrasepsi untuk otonomi tubuh dan mencapai potensi penuh seseorang; hal ini membantu mengurangi kelahiran remaja, mencegah kematian ibu, dan meningkatkan kesetaraan gender. (ote)
Editor : Miftahul Khair