Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Ayah Nasional, Bagaimana Sejarahnya?

Miftahul Khair • Selasa, 12 November 2024 | 14:11 WIB
AYAH: Sebuah ilustrasi yang memperlihatkan seorang ayah bercengkrama bersama anaknya.
AYAH: Sebuah ilustrasi yang memperlihatkan seorang ayah bercengkrama bersama anaknya.

JIKA Hari Ayah Sedunia diperingati setiap 19 Juni, maka Indonesia memperingati Hari Ayah Nasional pada hari ini, 12 November. Hari tersebut lahir atas prakarsa Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), 8 tahun yang lalu.

Menurut situ kemdikbud.go.id, Hari Ayah Nasional pertama kali dideklarasikan di Solo, Jawa Tengah, pada 2016. Hari tersebut lahir atas prakarsa Paguyuban Satu Hati, Lintas Agama, dan Budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Semua bermula ketika paguyuban tersebut pada 2014, mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo, dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Acara tersebut mendapat sambutan cukup baik dan mendapatkan sekitar 70 surat terbaik yang kemudian dibukukan.

Beberapa surat terbaik tersebut dibacakan oleh peserta yang terdiri dari anak-anak usia sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), perguruan tinggi, serta umum.

Namun, usai acara, panitia penyelenggara dibuat terkejut dengan pertanyaan para peserta mengenai mengapa perlakuan serupa tidak dilakukan terhadap sosok ayah. Sampai muncul gagasan agar Indonesia juga memperingati Hari Ayah sebagaimana Hari Ibu.

Pertanyaan tersebut pun menggugah hati untuk mencari tahu kapan Hari Ayah akan diperingati di Indonesia. PPIP berusaha mencari informasi tentang Hari Ayah, hingga audiensi ke DPRD Kota Surakarta.

Setelah melalui kajian yang cukup panjang, PPIP menggelar Deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional. Deklarasi tersebut digabung dengan Hari Kesehatan Nasional dengan mengambil semboyan Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya.

Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah Nasional juga dilakukan di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur dengan meluncurkan buku Kenangan untuk Ayah yang berisi 100 surat dari peserta.

Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di empat penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#sejarah hari ini #hari ayah nasional