Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina

Miftahul Khair • Jumat, 29 November 2024 | 13:36 WIB
PENGUNGSI: Para pengungsi Palestina yang harus terus berjuang menghindari gempuran tentara Israel sampai hari ini.
PENGUNGSI: Para pengungsi Palestina yang harus terus berjuang menghindari gempuran tentara Israel sampai hari ini.

HARI Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina (The International Day of Solidarity with the Palestinian People) diperingati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada atau sekitar 29 November setiap tahunnya.

Peringatan tersebut sesuai dengan mandat Majelis Umum yang tertuang dalam resolusi 32/40 B tanggal 2 Desember 1977, 34/65 D tanggal 12 Desember 1979, dan resolusi-resolusi selanjutnya yang diadopsi berdasarkan agenda seputar Palestina.

Dilansir dari situs resmi PBB, 29 November dipilih karena makna dan signifikansinya bagi rakyat Palestina. Pada hari itu di tahun 1947, Majelis Umum mengadopsi resolusi 181 (II), yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Pemisahan.

Resolusi tersebut menetapkan pembentukan Negara Yahudi dan Negara Arab di Palestina, dengan Yerusalem sebagai corpus separatum di bawah rezim internasional khusus. Dari dua negara yang akan dibentuk berdasarkan resolusi ini, hanya satu, yaitu Israel, yang sejauh ini telah terbentuk.

Rakyat Palestina, yang kini berjumlah lebih dari delapan juta jiwa, sebagian besar tinggal di wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur, di Israel, di negara-negara Arab yang berdekatan, dan di kamp-kamp pengungsi di wilayah tersebut.

Hari Solidaritas Internasional secara tradisional memberikan kesempatan bagi komunitas internasional untuk memusatkan perhatiannya pada kenyataan bahwa permasalahan Palestina masih belum terselesaikan.

Kemudian rakyat Palestina belum mendapatkan hak-hak mereka yang tidak dapat dicabut seperti yang ditetapkan oleh Majelis Umum, yaitu hak asasi manusia, hak untuk menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan pihak luar, hak atas kemerdekaan dan kedaulatan nasional, dan hak untuk kembali ke rumah dan harta benda mereka, tempat mereka mengungsi.

Menanggapi seruan Perserikatan Bangsa-Bangsa, berbagai kegiatan dilakukan setiap tahun oleh Pemerintah dan masyarakat sipil dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina.

Kegiatan tersebut antara lain meliputi penerbitan pesan khusus solidaritas terhadap rakyat Palestina, penyelenggaraan pertemuan, penyebaran publikasi dan materi informasi lainnya, serta pemutaran film.

Di Markas Besar PBB di New York, Komite Pelaksanaan Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina setiap tahun mengadakan pertemuan khusus untuk memperingati Hari Solidaritas Internasional.

Pembicaranya antara lain Sekretaris Jenderal, Presiden Majelis Umum, Presiden Dewan Keamanan, dan perwakilan badan-badan terkait PBB, organisasi antar pemerintah, dan Palestina.

Pesan dari Ketua Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dan Presiden Otoritas Palestina juga dibacakan dalam pertemuan tersebut. Organisasi masyarakat sipil (CSO) diundang untuk hadir dan juru bicara komunitas CSO internasional yang terakreditasi pada Komite akan menyampaikan pidato pada pertemuan tersebut.

Buletin khusus berisi teks pernyataan yang disampaikan dan pesan yang diterima pada kesempatan Hari Solidaritas Internasional diterbitkan setiap tahun oleh Divisi Hak-Hak Palestina Sekretariat PBB.

Kegiatan lain yang diselenggarakan di New York sehubungan dengan peringatan ini termasuk pameran Palestina dan/atau acara kebudayaan yang disponsori oleh Komite dan dipersembahkan oleh Misi Pengamat Permanen Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta pemutaran film.

Pertemuan dalam rangka Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina juga diadakan di kantor PBB di Jenewa dan Wina.

Pusat dan Layanan Informasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di seluruh dunia tersedia untuk membantu Pemerintah, LSM, dan pihak lain yang ingin menyelenggarakan kegiatan khusus sehubungan dengan peringatan tersebut dengan memberikan informasi dan dokumentasi. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#sejarah hari ini #palestina #Hari solidaritas internasional