Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hindari Kerusakan! 7 Barang ini Wajib Dicuci Secara Terpisah

Miftahul Khair • Selasa, 3 Desember 2024 | 16:40 WIB
ilustrasi mencuci pakaian.
ilustrasi mencuci pakaian.

PONTIANAK - Jika anda seringkali merasa ada saja pakaian atau barang yang rusak ketika mencuci, sebaiknya anda pilih kembali barang cucian anda.

Terdapat beberapa hal yang tidak bisa dicuci secara bersamaan, karena dapat merusak satu sama lain.

Dilansir dari The Spruce, beberapa kain yang bercampur di mesin cuci bisa mengakibatkan kerusakan.

Untuk kondisi yang lebih aman, anda harus mulai mencuci berdasarkan kategori bahan yang sama.

Barang yang Wajib Dicuci Terpisah

  1. Handuk Mandi Katun dan Handuk Microfiber

Handuk yang terbuat dari bahan katun merupakan penghilang serat. Sedangkan handuk microfiber ditenun dari serat sintetis yang menarik serat lain.

Apabila keduanya dicuci secara bersamaan, maka handuk microfiber akan ditempelkan oleh kapas kecil.

Hasil akhir handuk tidak akan menjadi sama lagi, anda dapat menerapkan ini juga pada selimut dan jaket bulu microfiber serta kain linen dan pakaian katun.

Selalu cuci kain microfiber dengan serat sintetis lainnya, dan bahan katun dengan katun atau linen.

  1. Jeans dan Pakaian Halus

Bra dan celana dalam yang halus jika dicampurkan dengan bahan jenis jeans, hanya akan merusak bahan yang halus.

Karena resleting, brad logam, dan berat kain akan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada kain halus.

Anda akan mendapatkan hasil yang jika memutuskan untuk mencuci kain berat dan kain halus secara terpisah.

Barang yang ringan harus dicuci pada siklus halus dan lembut, sementara jeans harus dicuci menggunakan siklus yang lebih kuat.

  1. Barang dengan Label “Cuci Terpisah” 

Perhatikan jenis bahan kain yang akan anda cuci, biasanya pada label kain tertentu tidak boleh dicuci secara bersamaan dengan jenis kain lainnya.

Biasanya kain mengandung pewarna yang tidak stabil atau jenis bahan yang memang tidak bisa dicuci bersamaan.

Jika anda ingin keamanan saat mencuci, cucilah barang dengan tangan jika memang diharuskan.

Ikuti arahan sesuai dengan label yang tertera, agar tetap menjaga kain anda tetap utuh dan bagus.

  1. Warna Terang dan Gelap

Terkadang ketika mencuci secara terburu-buru, menjadikan kita lupa untuk memisahkan warna pakaian. Hal ini dapat berakhir merusak warna pada pakaian satu sama lain.

Namun, memang sudah seharusnya anda memisahkan pakaian berwarna terang dan gelap ketika ingin dicuci.

Cukup memisahkannya menjadi tiga dengan warna putih, hitam, dan warna lainnya.

Memang memerlukan waktu yang ekstra untuk mencuci pakaian yang dibagi menjadi tiga, tetapi percayalah hal ini lebih baik anda lakukan untuk menghindari warna yang luntur dan mengotori pakaian lainnya.

  1. Popok Kain dan Pakaian Bayi

Jangan pernah anda menggabungkan kedua hal ini ketika mencuci, bayi memang seringkali menghasilkan banyak cucian.

Meskipun demikian memang popok kain harus dicuci secara terpisah, untuk menghindari penyebaran bakteri bahaya.

Pakaian bayi yang terkena noda susu formula mengandung zat besi, dan dapat menjadi noda permanen jika terkena beberapa jenis desinfektan.

Juga sama halnya dengan popok kain yang digunakan oleh bayi.

Popok kain bayi pastinya sudah terkena berbagai kotoran, sehingga bakteri yang berasal dari feses bayi dapat menyebabkan infeksi pada kulit jika bersentuhan dengan pakaian yang terkontaminasi. 

Sisa kotoran pada popok dapat meninggalkan noda membandel pada kain, terutama yang berwarna putih.

Pakaian lain juga akan menjadi bau yang bercampur, jika digabungkan saat mencucinya.

  1. Pakaian Dengan Tingkat Kotor yang Berbeda

Mencuci pakaian yang sangat kotor seperti noda lumpur, minyak, atau lemak yang digabung dengan pakaian dalam tingkat kekotoran yang normal merupakan sebuah kesalahan.

Jumlah kotoran yang berlebihan dapat membebani kapasitas mesin cuci, sehingga menyebabkannya menempel pada kain lain.

Untuk pakaian yang sangat kotor, disarankan untuk merendamnya terlebih dahulu sebelum dicuci. Hal ini dilakukan agar semua kotoran luntur, dan bisa digabung dengan cucian lainnya agar menghindari penyebaran kotoran.

  1. Handuk dan Pakaian

Handuk yang kotor penuh dengan bakteri, hingga sebaiknya dicuci berbeda dengan pakaian biasa.

Banyak handuk yang tebal dan berat dapat memengaruhi jenis kain, seperti kain renda atau sutra.

Handuk katun memiliki serat yang banyak, hingga dapat meninggalkan bulu pada pakaian anda jika dicuci secara bersamaan.

Handuk microfiber merupakan pemikat serat, sehingga akan menarik semua serat dari kaos katun dan pakaian dalam anda. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#pakaian #hindari kerusakan #cuci pakaian