Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Noda Putih di Pakaian? SImak Cara Mengatasi dan Menghindarinya

Miftahul Khair • Rabu, 4 Desember 2024 | 14:40 WIB
Ilustrasi cara menghindari noda putih di pakaian.
Ilustrasi cara menghindari noda putih di pakaian.

PONTIANAK - Anda pasti pernah mengalami masalah ini, bercak atau noda putih menempel pada pakaian setelah dicuci.

Hal ini merupakan masalah umum dalam mencuci pakaian, biasanya bercak akan lebih terlihat pada pakaian gelap.

Dilansir dari The Spruce, biasanya ini dapat disebabkan oleh beberapa hal. Noda yang tertinggal pada pakaian yang baru dicuci, memang sangat menyebalkan dan menyita waktu karena harus mencuci ulang.

Beberapa penyebab umum dapat memunculkan bercak pada pakaian, sehingga membuat anda harus segera mencucinya kembali.

Perlu anda perhatikan ketika mencuci pakaian, terutama menggunakan mesin cuci.

Penyebab Noda Putih:

1. Terlalu Banyak Deterjen

Jika anda menggunakan terlalu banyak deterjen, hal ini dapat menjadi salah satu penyebab pakaian anda timbul bercak putih.

Residu dari deterjen akan menempel, terlebih jika air yang digunakan cukup sedikit.

Gunakan takaran deterjen yang sesuai atau tertera pada produk, begitu juga dengan penggunaan air.

Kelebihan atau kekurangan air juga tidak baik ketika mencuci pakaian, jadi sebaiknya anda perhatikan kembali.

 

2. Kelebihan Muatan Mesin Cuci

Mesin cuci memiliki kapasitasnya tersendiri, mungkin sebagian dari anda menganggap bahwa mencuci dengan muatan penuh dapat menghemat waktu.

Tetapi mencuci cucian dalam muatan penuh justru tidak akan menyisakan ruang bagi kotoran dan residu untuk dibuang.

3. Deterjen yang Tidak Larut

Jika anda menggunakan deterjen bubuk dan melihat residu putih.

Kemungkinan besar deterjen yang anda gunakan tidak larut sepenuhnya, sehingga untuk menghindari hal ini, anda perlu menuangkan deterjen terlebih dahulu ke dalam mesin cuci yang kosong.

Gunakan urutan deterjen-air-pakaian, untuk menghindari gumpalan deterjen yang tidak larut.

Jika anda tidak yakin deterjen bisa larut dalam air biasa, larutkan terlebih dahulu menggunakan air panas atau hangat yang kemudian dituangkan ke dalam mesin cuci.

4. Terlalu Banyak Pelembut Kain

Jangan pernah menuangkan pelembut kain secara langsung pada pakaian yang basah, penggunaan dalam jumlah kecil sangat disarankan.

Anda bisa menuangkannya secara perlahan atau berkala, ketika membilas dan mencucinya.

5. Mesin Cuci Kotor

Salah satu penyebab lainnya adalah mesin cuci yang kotor, jika anda belum pernah membersihkan mesin cuci.

Mungkin saja ada kotoran, mineral, dan residu deterjen yang tertinggal kemudian menempel pada cucian anda.

Anggap saja seperti buih sabun di kamar mandi, jika tidak dibersihkan secara benar maka akan meninggalkan bekas.

Karena volume air yang rendah, anda harus membersihkan mesin cuci setidaknya dua kali dalam setahun atau bisa lebih sering.

Bagaimana Cara Menghilangkan Residu?

Pastikan anda menemukan sumber permasalahan terlebih dahulu, satu-satunya cara untuk menghilangkan residu adalah dengan mencuci ulang pakaian.

Cuci kembali pakaian yang terkena noda dalam air terpanas yang cocok dengan kain.

Jangan tambahkan deterjen atau pelembut kain, sebagai gantinya anda bisa menggunakan cuka putih yang dicampurkan ke dalam air selama siklus pencucian berlangsung.

Hal ini membantu serat sedikit rileks dan melepaskan residu yang tertinggal.

Cara Mencegah Residu Deterjen

Untuk mencegah residu deterjen muncul sejak awal, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan.

Jika anda menggunakan air biasa atau air yang cukup dingin, pastikan deterjen larut terlebih dahulu dengan air.

Karena suhu air juga dapat memengaruhi deterjen, jika memang tidak bisa larut cepat maka anda bisa mencoba metode mencairkannya dengan menggunakan air panas.

Hal ini dilakukan untuk menghindari gumpalan deterjen melekat pada serat kain.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Gus Miftah Mengolok Penjual Es Teh, Klaim Hanya Guyonan

Jangan lupa untuk selalu membersihkan mesin cuci ketika sudah menggunakannya, menerapkan sistem pembersihan pada mesin cuci pastinya membantu anda mencegah penumpukan residu. 

Jika perlu anda bisa menggunakan filter air untuk mencuci.

Jika anda menggunakan filter air kemungkinan besar mineral dalam air akan cukup berkurang, sehingga pakaian anda akan tetap cerah dan segar lebih lama. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#pakaian #noda putih #mengatasi #penyebab