PONTIANAK POST - Pernahkah kulitmu terkena cipratan minyak panas saat memasak? Jangan panik. Kamu bisa mengobatinya sendiri dengan bahan-bahan sederhana yang ada di dapur.
Kecipratan minyak saat menggoreng adalah kejadian yang cukup sering dialami di dapur, terutama oleh para ibu rumah tangga atau siapa saja yang sedang memasak.
Luka akibat panasnya minyak goreng memang biasanya ringan, tapi bukan berarti boleh diabaikan.
Salah penanganan justru bisa memperparah kondisi kulit. Misalnya, banyak orang mengira bahwa mengoleskan pasta gigi bisa membantu meredakan luka bakar ringan, padahal ini bisa memicu iritasi dan infeksi karena kandungan kimia di dalamnya.
Melansir dari Modern Mom, ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati luka akibat cipratan minyak panas secara aman.
Menariknya, semua bahan ini mudah ditemukan di dapur dan bisa langsung digunakan sebagai pertolongan pertama. Yuk, simak langkah-langkah dan bahan apa saja yang bisa kamu manfaatkan.
Langkah Aman Mengobati Luka Ringan Akibat Cipratan Minyak Saat Memasak
1. Dinginkan Area Kulit yang Terkena
Langkah pertama yang wajib dilakukan begitu kulit terkena cipratan minyak adalah mengalirkan air bersih selama kurang lebih lima menit ke bagian yang terdampak.
Ini membantu menurunkan suhu kulit dan mencegah luka semakin dalam.
Jangan langsung mengoleskan bahan apapun sebelum area luka dibersihkan dan didinginkan dengan air.
2. Gunakan Salep Antibiotik dan Tutupi dengan Kain Bersih
Setelah kulit agak tenang, oleskan sedikit salep antibiotik tipis-tipis untuk mencegah infeksi.
Lalu, tutup bagian tersebut dengan kain kassa atau perban bersih agar luka tidak terkontaminasi debu atau bakteri.
3. Oleskan Bahan Alami dari Dapur untuk Percepatan Penyembuhan
Setelah melakukan pertolongan pertama, kamu bisa memanfaatkan beberapa bahan alami untuk mempercepat proses pemulihan kulit.
Baca Juga: Trik Membersihkan Noda Membandel di Sofa, Hanya dengan Bahan Dapur yang Ada di Rumah
Berikut ini beberapa pilihan yang disarankan oleh Modern Mom:
Madu dan Kunyit
Campuran madu dan kunyit memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri yang sangat baik untuk luka ringan.
Madu membantu mempercepat regenerasi kulit, sementara kunyit bekerja sebagai pelindung alami dari infeksi.
Campurkan keduanya hingga membentuk pasta, lalu oleskan perlahan di bagian yang terkena. Sensasi dinginnya juga membantu meredakan rasa perih.
Mentimun Segar
Potong mentimun tipis-tipis dan tempelkan langsung ke bagian kulit yang terkena minyak panas.
Kandungan vitamin C, vitamin K, dan asam pantotenat di dalam mentimun bisa mengurangi pembengkakan serta memberikan efek sejuk dan lembap.
Ini sangat membantu meredakan rasa terbakar atau perih pada kulit.
Lidah Buaya
Lidah buaya terkenal ampuh untuk mengatasi luka ringan pada kulit. Cukup ambil gel lidah buaya segar, cuci bersih, lalu oleskan langsung ke kulit.
Kandungan vitamin E di dalamnya berfungsi membantu proses regenerasi kulit dan mencegah bekas luka membandel. Gunakan secara teratur agar hasilnya optimal.
Baca Juga: Cara Membersihkan Kerak di Kloset dengan Bahan Dapur, Ternyata Gampang
Hindari Bahan yang Tidak Aman
Walaupun terlihat sepele, penggunaan bahan yang salah seperti pasta gigi atau sabun colek justru bisa memperparah luka.
Hindari juga menggaruk atau mengelupas bagian kulit yang mulai mengering agar tidak menimbulkan bekas.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di dapur dan mengikuti langkah yang benar, kamu bisa mempercepat proses penyembuhan tanpa harus repot ke dokter, selama lukanya tergolong ringan.
Namun, jika rasa sakit tak kunjung reda atau kulit mulai melepuh parah, sebaiknya segera cari bantuan medis. (*)
Editor : Miftahul Khair