PONTIANAK POST - Banyak orang langsung menyimpan buah dan sayur ke kulkas setelah belanja, padahal mencucinya terlebih dahulu sangat penting.
Tidak cukup hanya membilas dengan air mengalir, ada cara yang lebih efektif untuk menghilangkan bakteri dan sisa pestisida.
Triknya? Gunakan bahan dapur yang murah, mudah ditemukan, dan aman untuk kesehatan.
Melansir dari Sajian Sedap, ada tiga bahan sederhana yang bisa membantu membuat keduanya bersih.
Cara ini bahkan tidak memerlukan produk pembersih khusus yang sering dijual di pasaran.
Dengan teknik yang tepat, kotoran dan mikroba pada bahan makanan akan hilang, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.
Selain menjaga kebersihan, langkah ini juga membantu memperpanjang kesegaran sebelum dikonsumsi atau diolah.
Jadi, sebelum disimpan, pastikan Anda mencucinya dengan benar agar kesehatan keluarga tetap terjaga.
1. Garam
Air garam adalah pembersih alami yang ampuh.
Caranya, campurkan garam dengan air menggunakan perbandingan 1:10, lalu rendam buah dan sayur selama 20 menit.
Penelitian dari Food Control menyebutkan bahwa air garam mampu mengurangi residu pestisida secara signifikan.
Namun, bagi yang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya pilih metode lain agar asupan garam tidak berlebihan.
2. Baking Soda
Baking soda atau soda kue juga efektif membersihkan buah dan sayur.
Campurkan 2 sendok teh baking soda ke dalam 1 liter air, lalu rendam selama 12–15 menit.
Menurut Journal of Agricultural and Food Chemistry, baking soda mampu mengangkat kotoran hingga ke bawah kulit buah seperti apel.
Teknik ini cocok digunakan untuk bahan dengan kulit tebal yang sulit dibersihkan hanya dengan air.
3. Cuka
Cuka tak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur, tetapi juga dapat menghilangkan bakteri dan residu pestisida.
Campurkan 1 bagian cuka dengan 3-4 bagian air, lalu rendam buah dan sayur beberapa menit.
Meski ampuh, metode ini tidak disarankan untuk buah berkulit lembut seperti anggur atau beri karena dapat merusak teksturnya.
Penutup
Membersihkan buah dan sayur dengan bahan dapur adalah langkah sederhana yang memberi manfaat besar untuk kesehatan.
Selain hemat biaya, cara ini juga ramah lingkungan dan bebas bahan kimia tambahan.
Jadikan mencuci dengan metode ini sebagai kebiasaan sebelum menyajikan atau mengolah bahan makanan di rumah. (*)
Editor : Miftahul Khair