PONTIANAK POST - Rumah minimalis bukan berarti harus sempit dan berantakan. Dengan sedikit kreativitas, ruang-ruang tersembunyi justru bisa diubah menjadi area penyimpanan yang fungsional sekaligus estetik.
Pemilik rumah minimalis tetap bisa memiliki gudang untuk menyimpan barang. Lokasinya pun beragam, mulai dari memanfaatkan ruang di bawah atau atas plafon, hingga bagian topi jendela yang bisa diubah menjadi gudang mini.
"Awalnya karena makin banyak tumpukan barang di pojokan, jadi kelihatan sumpek dan nggak rapi. Rumah saya sederhana dan kecil, tidak ada lagi tempat untuk bikin gudang. Renovasi juga butuh biaya besar, jadi saya cari alternatif. Akhirnya kepikiran bikin gudang mini di topian jendela,’’ cerita Wahyuningsih, pemilik akun Instagram Ayu Daily Home Decor, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Tips Menata Ulang Interior Rumah Menyambut Idulfitri, Ciptakan Suasana Nyaman & Elegan
Area sempit di atas jendela tersebut ditutup menggunakan bahan PVC, dengan konsep mirip kolong dapur kekinian. Hasilnya, terbentuk ruang kecil yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang.
Barang yang disimpan pun dipilih secara selektif, yakni yang ringan dan jarang digunakan.
’’Biasanya saya taruh mainan anak dari plastik, kompor portable, atau perkakas kecil milik suami. Intinya barang slow moving yang tidak sering digunakan,’’ jelasnya.
Baca Juga: Tips Memilih Rak Penyimpanan Gudang Rumah agar Rapi dan Efisien
Sesuaikan dengan Konsep Rumah
Pemilihan material menjadi hal penting. PVC dipilih karena ringan, tahan rayap, anti air, sekaligus memiliki nilai estetika.
’’PVC lagi happening untuk home decor, tampilannya rapi dan warnanya bisa disesuaikan dengan konsep rumah. Saya pilih nuansa white and wood supaya nyambung dengan tema rumah minimalis sederhana,’’ lanjutnya.
Dari sisi keamanan, kunci utamanya adalah seleksi barang. Gudang mini hanya boleh diisi benda ringan agar plafon tetap aman. Ukuran gudang yang dibuat sekitar 4 meter panjang, tinggi 40–50 cm, dan lebar 30 cm. Untuk mencegah lembap, dipasang ventilasi kecil pada bagian PVC.
Baca Juga: Tips Memilih Warna Cat Dinding agar Rumah Terasa Lebih Homey
Proses pembuatannya relatif sederhana. Tantangan utama justru pada permukaan topi jendela yang tidak rata.
’’Waktu dipasang PVC sempat macet karena aciannya bergelombang. Jadi harus bongkar pasang lagi. Selebihnya gampang,’’ ucap perempuan kelahiran Jakarta itu.
Biaya Ramah di Kantong
Dari segi biaya, pembuatan gudang mini ini tergolong terjangkau. Wahyuningsih menyebut, total material yang dibeli di marketplace kurang dari Rp300 ribu.
’’Itu belum termasuk ongkos tukang ya. Tapi kalau DIY (do it yourself), hitungannya memang murah. Bahan PVC juga sistemnya klik, gampang dirangkai,’’ ujarnya.
Baca Juga: Tips Hemat Listrik di Rumah agar Tagihan Bulanan Lebih Ringan, Cek Cara Mudahnya di Sini
Meski sederhana, hasilnya cukup memuaskan. Area yang sebelumnya kosong kini berubah menjadi ruang penyimpanan tersembunyi. Rumah pun terlihat lebih rapi tanpa tumpukan barang di sudut ruangan.
’’Saya tidak menyangka hasilnya bisa estetik dan banyak yang suka. Alhamdulillah malah jadi inspirasi buat orang lain,’’ kata Wahyuningsih.
Ukur Detail Sebelum Beli Material
Agar hasil maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pastikan area plafon benar-benar rata agar pemasangan PVC lebih mudah. Selain itu, lakukan pengukuran secara detail sebelum membeli material agar tidak ada kekurangan.
Baca Juga: Tips Memilih Wallpaper yang Tepat untuk Rumah Minimalis
’’Kalau mau lebih rapi, bisa pakai jasa tukang. Tapi untuk DIY pun sangat memungkinkan,’’ saran perempuan 42 tahun itu.
Menurut Wahyuningsih, tren memanfaatkan ruang tersembunyi akan semakin diminati karena membantu menjaga kerapian rumah.
’’Gudang itu penting supaya rumah tetap rapi. Barang-barang slow moving lebih baik disimpan di storage tertutup. Jadi tampilan rumah tetap rapi dan bersih,’’ tuturnya. (*)
Editor : Chairunnisya