Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jangan Cuma Estetik, Ini Cara Mendesain Kamar Anak Lebih Aman

Chairunnisya • Senin, 1 Juni 2026 | 15:01 WIB
Ilustrasi kamar tidur anak (DOK JAWAPOS)
Ilustrasi kamar tidur anak (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST -Banyak orang tua ingin menghadirkan kamar anak yang cantik dan menarik secara visual. Namun, di balik tampilan yang estetik, aspek keselamatan justru menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Interior designer yang kerap berbagi tips desain ruang melalui akun @stefanie_lie, Stefanie, mengingatkan bahwa kamar anak seharusnya dirancang dengan mempertimbangkan keamanan sekaligus kenyamanan.

’’Desain kamar anak jangan asal estetik. Yang paling penting itu kamar harus child friendly,’’ ujar Stefanie, dikutip dari Jawapos.

Baca Juga: Warna Kamar Tidur Anak Bisa Pengaruhi Tidur dan Emosinya, Ini Panduannya

Utamakan Keamanan Furnitur

Menurut Stefanie, desain kamar yang kurang aman dapat meningkatkan risiko cedera pada anak, mulai dari terjatuh hingga terbentur furnitur.

Karena itu, ia menyarankan agar furnitur di kamar anak tidak memiliki banyak sudut tajam.

’’Sebisa mungkin tidak ada sudut tajam. Misalnya pada meja belajar, ranjang, atau rak. Gunakan bentuk lengkung supaya kalau anak tidak sengaja kepentok, risikonya lebih kecil,’’ jelasnya.

Baca Juga: 7 Tips Mudah Menata Kamar Tidur Lebih Estetik dan Nyaman

Perlindungan tambahan juga perlu diberikan pada area tempat tidur. Penggunaan padded headboard atau bantalan di sekitar ranjang dapat membantu mengurangi risiko benturan.

’’Atau dibuat sayapan di sekitar ranjang. Jadi kalau anak jatuh, masih ada tahanannya,’’ ujar Stefanie.

Perhatikan Lantai dan Pencahayaan

Selain furnitur, pemilihan material lantai juga berpengaruh terhadap keamanan anak saat beraktivitas.

Baca Juga: 7 Barang yang Harus Disingkirkan dari Kamar Tidur untuk Hidup Lebih Sehat

Stefanie menyarankan penggunaan material yang tidak licin seperti vinyl atau SPC karena anak-anak sering berlari dan bermain aktif di dalam kamar.

Pencahayaan juga tidak kalah penting. Menurutnya, lampu tidur dengan konsep indirect light dapat membantu anak merasa lebih nyaman sekaligus memudahkan mobilitas saat malam hari.

’’Indirect light bisa dipasang di panel sebagai lampu tidur. Jadi anak tidak takut kalau kamar gelap, dan kalau malam mau ke toilet juga lebih aman,’’ jelasnya. (*) 

Editor : Chairunnisya
#kamar tidur anak #Tips Rumah #anak #kamar tidur #desain interior