PONTIANAK POST – Kehadiran tikus di dalam rumah sering kali membuat penghuni merasa tidak nyaman. Selain merusak makanan dan perabotan, hewan pengerat ini juga dikenal dapat membawa berbagai bakteri serta penyakit yang berisiko bagi kesehatan.
Tak heran jika banyak orang mencari cara efektif untuk mengusir tikus dari rumah. Sayangnya, penggunaan racun atau bahan kimia pengendali hama terkadang menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil maupun hewan peliharaan.
Kabar baiknya, ada beberapa bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi keberadaan tikus di rumah. Beberapa di antaranya bahkan merupakan bumbu dapur yang mudah ditemukan dan sering digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Murah dan Praktis! Ini Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Panci dengan Bahan Dapur!
Melansir dari Sajian Sedap dan berbagai referensi pengendalian hama rumahan, sejumlah aroma kuat dari rempah-rempah tertentu diketahui tidak disukai tikus.
Meski efektivitasnya dapat berbeda-beda pada setiap kondisi rumah, bahan alami ini dapat menjadi alternatif untuk membantu mengusir tikus tanpa menggunakan racun.
Berikut beberapa bumbu dapur yang kerap digunakan sebagai pengusir tikus alami.
Mengapa Tikus Sering Masuk ke Rumah?
Sebelum mengusir tikus, penting memahami alasan hewan ini datang ke lingkungan rumah.
Baca Juga: Tips Membersihkan Wadah Plastik dari Bau Tak Sedap, Cuma Pakai Bahan Dapur
Tikus biasanya mencari tiga hal utama, yaitu makanan, air, dan tempat berlindung. Sisa makanan yang tercecer, tempat sampah yang terbuka, hingga celah kecil pada dinding atau saluran pembuangan dapat menjadi akses masuk yang ideal bagi tikus.
Karena itu, selain menggunakan bahan pengusir alami, menjaga kebersihan rumah tetap menjadi langkah paling penting untuk mencegah tikus datang kembali.
1. Bawang Putih
Bawang putih dikenal memiliki aroma yang sangat kuat. Bau menyengat inilah yang dipercaya membuat tikus merasa tidak nyaman.
Cara menggunakannya cukup sederhana. Anda dapat menumbuk beberapa siung bawang putih hingga aromanya keluar lebih kuat, kemudian meletakkannya di area yang sering dilalui tikus.
Beberapa titik yang bisa menjadi sasaran antara lain belakang lemari, area dapur, gudang, atau dekat lubang yang dicurigai menjadi jalur masuk tikus.
Selain itu, bawang putih juga dapat dihaluskan lalu dicampur dengan air untuk dijadikan semprotan alami.
2. Cabai atau Bubuk Cabai
Cabai mengandung senyawa capsaicin yang menghasilkan sensasi panas dan aroma tajam.
Banyak orang memanfaatkan bubuk cabai sebagai salah satu cara alami untuk mengganggu jalur pergerakan tikus.
Caranya, taburkan sedikit bubuk cabai di area yang sering menjadi lintasan tikus, seperti sudut ruangan, bawah wastafel, atau sekitar tempat penyimpanan barang.
Baca Juga: 3 Cara Ampuh Hilangkan Bau Tak Sedap di Tumbler Hanya dengan Bahan Dapur
Namun, penggunaan cabai perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak terhirup oleh penghuni rumah, terutama anak-anak dan orang yang memiliki gangguan pernapasan.
3. Daun Mint
Aroma segar daun mint memang disukai manusia, tetapi berbeda bagi tikus.
Beberapa penelitian dan praktik pengendalian hama rumahan menunjukkan bahwa aroma mint yang kuat dapat membantu mengganggu penciuman tikus.
Anda bisa meletakkan daun mint segar di beberapa sudut rumah atau menggunakan kapas yang telah ditetesi minyak esensial peppermint.
Tempatkan kapas tersebut di area yang sering menjadi jalur tikus, seperti belakang kulkas, gudang, atau dekat ventilasi.
Meski demikian, aroma mint perlu diperbarui secara berkala karena akan berkurang seiring waktu.
Baca Juga: Antisipasi Keracunan, Dapur SPPG Kapuas Hulu Utamakan Jaga Kualitas Bahan Baku
4. Cengkeh
Cengkeh merupakan salah satu rempah dengan aroma khas yang cukup tajam.
Bau kuat dari cengkeh dipercaya dapat membantu mengurangi aktivitas tikus di area tertentu.
Anda dapat meletakkan beberapa butir cengkeh di lokasi yang sering didatangi tikus atau menggunakan minyak cengkeh yang diteteskan pada kapas.
Sebagian orang juga mengombinasikan cengkeh dengan bahan beraroma kuat lainnya untuk meningkatkan efek pengusiran.
Baca Juga: Dapur SPPG Yayasan Gemilang Usaha Kapuas Perketat Kualitas Bahan Baku Makanan
Cara Agar Tikus Tidak Datang Kembali
Mengandalkan aroma bumbu dapur saja sering kali tidak cukup jika sumber makanan dan tempat persembunyian tikus masih tersedia.
Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan beberapa langkah berikut:
- Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat.
- Bersihkan sisa makanan dan remah-remah setiap hari.
- Tutup tempat sampah dengan baik.
- Periksa dan tutup celah pada dinding atau lantai.
- Rapikan barang-barang yang menumpuk dan berpotensi menjadi sarang tikus.
- Pastikan saluran air dan area dapur tetap bersih.
Apakah Cara Alami Ini Efektif?
Bahan-bahan alami seperti bawang putih, cabai, mint, dan cengkeh umumnya bekerja sebagai pengganggu aroma yang tidak disukai tikus, bukan sebagai pembasmi.
Karena itu, efektivitasnya dapat berbeda-beda tergantung jumlah tikus, kondisi lingkungan rumah, serta konsistensi penggunaannya.
Jika infestasi tikus sudah cukup parah, metode alami sebaiknya dikombinasikan dengan upaya sanitasi yang baik atau bantuan jasa pengendalian hama profesional.
Meski begitu, penggunaan bumbu dapur tetap menjadi pilihan menarik karena mudah diperoleh, relatif aman digunakan di rumah, dan tidak menimbulkan risiko paparan bahan kimia berbahaya bagi keluarga. (*)
Editor : Miftahul Khair