Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pestisida Alami dari Jahe dan Bawang untuk Kebun Rumahan

Chairunnisya • Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:12 WIB
Pestisida alami dari sari jahe parut yang dicampur air. (DOK JAWAPOS)
Pestisida alami dari sari jahe parut yang dicampur air. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Selain perlindungan buah, pengendalian hama menjadi salah satu kunci keberhasilan berkebun. Menariknya, sejumlah bahan dapur yang sering digunakan sehari-hari ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami.

Konten kreator sekaligus pengelola kebun Netafarm Sidoarjo, Ami Yunita Utami, mengatakan bahwa jahe, bawang putih, bawang merah, hingga kulit bawang dapat diolah menjadi ramuan pengendali hama.

Memanfaatkan Jahe dan Bawang Putih

Ami menjelaskan pestisida alami dapat dibuat dari jahe yang diparut lalu diambil sarinya sebelum dicampur air dan disemprotkan ke tanaman.

Baca Juga: Garden Hack Sederhana: Bungkus Buah dengan Daun Pisang dan Serai

Selain itu, bawang putih juga bisa digunakan setelah melalui proses fermentasi selama satu hingga dua minggu. ’’Bisa dicampur sedikit sabun cuci piring supaya cairannya bisa menempel di daun,’’ katanya, dilansir dari Jawapos.

Ramuan tersebut umum digunakan untuk membantu mengatasi kutu putih dan berbagai hama daun lainnya.

Lebih Efektif untuk Pencegahan

Menurut Ami, pestisida alami sebaiknya digunakan sebagai langkah pencegahan sebelum tanaman terserang hama.

Baca Juga: Media Tanam dan Pemupukan Jadi Kunci Kebun Balkon Tetap Subur

Penyemprotan menggunakan sari jahe maupun fermentasi bawang putih dapat dilakukan secara berkala agar tanaman tetap sehat dan terlindungi.

’’Tidak usah tiap hari, seminggu atau dua minggu sekali masih aman dari hama,’’ paparnya.

Dengan penggunaan rutin, tanaman dapat memperoleh perlindungan tambahan tanpa harus selalu bergantung pada produk khusus yang lebih mahal. (*)

Editor : Chairunnisya
#berkebun #pestisida alami #tanaman