Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Dari Lagu Bohemian Rhapsody hingga Jejak Sejarah Bohemia yang Memikat di Republik Ceko

Silvina • Rabu, 8 Juli 2026 | 11:04 WIB
Syafarudin Daeng Usman bersama istri sedang menyantap kuliner di Bohemia (IST)
Syafarudin Daeng Usman bersama istri sedang menyantap kuliner di Bohemia (IST)

 

PONTIANAK POST – Bagi sebagian orang, lagu legendaris Bohemian Rhapsody karya grup musik Queen mungkin hanya dikenal sebagai mahakarya musik rock dunia. Namun, tidak banyak yang menyadari  kata "Bohemian" dalam judul lagu tersebut merujuk pada sebuah kawasan bersejarah yang benar-benar ada di Eropa, yakni Bohemia, wilayah yang kini menjadi bagian barat Republik Ceko.

Kawasan ini bukan sekadar nama dalam lagu. Bohemia menyimpan sejarah panjang peradaban Eropa sekaligus menawarkan panorama alam yang memesona, terutama saat musim semi tiba.

Dari Lagu Queen Menuju Tanah Bohemia

Baca Juga: Menyusuri Romantisme Paris (Bag-1): Dari Pesona Menara Eiffel hingga Montmartre yang Bersejarah

Syafaruddin Daeng Usman, peneliti dan penulis sejarah Kalbar  mengisahkan saat pertama kali mendengar lagu Bohemian Rhapsody, dirinya belum memahami apa sebenarnya Bohemia. Kala itu, ia hanya menduga Bohemia merupakan sebuah tempat, bahkan sempat mengira hanya nama dalam kisah fiksi.

Dugaan tersebut ternyata benar. Bohemia memang merupakan sebuah kawasan nyata yang kini menjadi bagian dari Republik Ceko. Negara di jantung Eropa itu terbagi atas dua wilayah historis, yakni Bohemia di bagian barat dan Moravia di bagian timur.

Keberadaan kedua wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Ceko yang hingga kini masih dapat ditelusuri melalui berbagai kota tua, bangunan bersejarah, hingga bentang alamnya.

Baca Juga: Menyusuri Romantisme Paris (Bag-2): Jejak Kuliner Kelas Dunia dan Hotel Bersejarah yang Mendunia

Perjalanan Singkat dari Austria Menuju Republik Ceko

Perjalanan menuju Bohemia dapat ditempuh dari Austria dengan waktu yang relatif singkat. Dalam kondisi normal, hanya diperlukan sekitar satu hingga satu setengah jam perjalanan menggunakan mobil dari Kota Wina menuju perbatasan Austria dan Republik Ceko.

Karena sama-sama berada di kawasan Schengen, perjalanan antarnegara berlangsung tanpa pemeriksaan dokumen di pos perbatasan. Situasi ini memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk berpindah negara layaknya melintasi batas antardaerah.

Baca Juga: Menyusuri Sejarah dan Keunikan Klenteng Tengah Laut Kubu Raya, Satu-Satunya di Dunia

Musim Semi Menampilkan Wajah Terindah Bohemia

Musim semi disebut sebagai waktu terbaik untuk menikmati kawasan dataran rendah di sepanjang perbatasan Austria dan Republik Ceko.

Udara yang mulai menghangat setelah musim dingin membuat lanskap berubah drastis. Hamparan lahan pertanian yang sebelumnya tampak kusam berubah menjadi bentangan warna-warni yang memanjakan mata.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hotel, Bangunan Bersejarah di Paris Ini Melahirkan Mahakarya Dunia

Salah satu pemandangan paling mencolok adalah ladang canola yang membentang luas menyerupai permadani kuning. Di sejumlah lokasi, hamparan bunga matahari turut mempercantik panorama sehingga menghadirkan kombinasi warna yang begitu memikat.

Ketika langit cerah membiru tanpa awan, perpaduan warna kuning bunga, hijaunya rerumputan, dan birunya langit menciptakan panorama alam yang memancarkan keagungan Sang Pencipta.

Keindahan Alam yang Menginspirasi

Baca Juga: Menyusuri Sejarah Besar Austria di Museum Wien Stadt yang Terasa Begitu Mistis

Keindahan musim semi di kawasan Bohemia mengingatkan Syafaruddin pada ungkapan komponis Austria, Gustav Mahler, yang pernah berkata, "Spring won't let me stay in this house any longer! I must get out and breathe the air deeply again."

Ungkapan tersebut menggambarkan betapa musim semi menghadirkan semangat baru bagi siapa saja yang menikmatinya. Hamparan padang rumput dan lahan pertanian yang luas menghadirkan ketenangan sekaligus mengajak pengunjung membayangkan wajah Eropa pada masa lampau.

Di balik lanskap yang damai saat ini, kawasan Bohemia pernah menjadi saksi pergantian dinasti, persaingan kerajaan, hingga peperangan yang mewarnai sejarah panjang Benua Biru.

Baca Juga: Menyusuri Istana Versailles di Prancis, Kisah Cinta Louis XVI yang Berakhir Tragis

Perbatasan yang Kini Terbuka

Dari arah Austria, perbatasan menuju Republik Ceko kini hanya ditandai sebuah papan berwarna biru bertuliskan Ceska Republika dengan lingkaran 12 bintang emas, simbol keanggotaan negara tersebut di Uni Eropa.

Tidak terlihat pos pemeriksaan yang mencolok ataupun gerbang megah penyambut wisatawan. Suasana perbatasan tampak sederhana dan tenang.

Baca Juga: Dari Kota Pengrajin Kulit Menjadi Ibukota Parfum Dunia, Ini Sejarah Grasse

Pemandangan itu menjadi kontras jika dibandingkan dengan masa Perang Dingin, ketika Eropa terbelah menjadi dua blok besar yang dipisahkan oleh batas-batas politik dan ideologi yang sangat ketat.

Perjalanan menuju Bohemia pun bukan sekadar menikmati keindahan alam, melainkan juga menyusuri jejak sejarah yang membentuk wajah Eropa hingga saat ini.

 

Editor : Silvina
#syafarudin daeng usman #musisi queen #bohemian rhapsody #bohemia #republik ceko