PONTIANAK POST – Kabupaten Sambas merupakan salah satu daerah tertua di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki sejarah panjang. Selain dikenal sebagai bekas wilayah Kesultanan Sambas, daerah ini juga menyimpan kisah menarik mengenai asal usul namanya yang hingga kini masih diceritakan dari generasi ke generasi.
Kisah tersebut kembali diangkat melalui video YouTube yang diunggah akun @gandrock, yang mengulas legenda serta perjalanan sejarah terbentuknya nama Sambas.
Berawal dari Legenda Seorang Raja
Baca Juga: Misteri Suku Paloh di Sambas, Benarkah Ada Kerajaan Gaib dan Kisah Pesawat Hilang?
Menurut cerita rakyat yang berkembang di masyarakat, nama Sambas berasal dari kisah seorang raja yang mendirikan sebuah kerajaan di tepi Sungai Sambas.
Legenda tersebut menjadi salah satu cerita yang paling dikenal mengenai asal-usul nama daerah itu. Meski demikian, kisah ini merupakan bagian dari tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun dan belum dapat dipastikan secara historis sebagai satu-satunya asal mula penamaan Sambas.
Melambangkan Tempat Bertemunya Berbagai Budaya
Baca Juga: Hari Jadi ke-395 Kota Sambas, Wabup Heroaldi Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah dan Budaya
Selain dikaitkan dengan legenda, nama Sambas juga dihubungkan dengan istilah dalam bahasa setempat yang memiliki makna berbaur atau bercampur.
Makna tersebut dianggap mencerminkan kondisi geografis Sambas yang sejak dahulu menjadi kawasan strategis tempat bertemunya berbagai suku, budaya, dan aktivitas perdagangan.
Posisinya yang berada di jalur sungai menjadikan wilayah ini berkembang sebagai pusat interaksi masyarakat dari berbagai daerah.
Berkembang Menjadi Kerajaan dan Kesultanan
Seiring perjalanan waktu, nama Sambas semakin dikenal ketika berdirinya Kerajaan Sambas yang kemudian berkembang menjadi Kesultanan Sambas.
Kesultanan ini memainkan peran penting dalam perkembangan pemerintahan di kawasan pesisir Kalimantan Barat. Selain menjadi pusat administrasi, Sambas juga tumbuh sebagai pusat perdagangan yang ramai karena letaknya yang strategis.
Baca Juga: Bukit Vandering Bengkayang, Jejak Pos Pengintaian Belanda yang Diselimuti Beragam Cerita Misteri
Aktivitas perdagangan tersebut mempertemukan para pedagang dari berbagai wilayah Nusantara maupun mancanegara sehingga memperkaya budaya masyarakat setempat.
Pusat Penyebaran Agama Islam di Kalimantan Barat
Selain memiliki peran dalam bidang pemerintahan dan perdagangan, Kesultanan Sambas juga dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Wagub Kalbar Dorong Kemandirian dan Pelestarian Budaya Dayak di Naik Dango Sambas
Melalui pengaruh para sultan dan ulama, ajaran Islam berkembang luas di wilayah Sambas dan sekitarnya. Hingga kini, warisan budaya Islam masih menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Sambas.
Berbagai tradisi, peninggalan sejarah, hingga bangunan bersejarah menjadi bukti perjalanan panjang daerah tersebut sebagai salah satu pusat peradaban Melayu di Kalimantan Barat.
Nama yang Tetap Bertahan Hingga Kini
Baca Juga: Libur Sekolah, Pantai Temajuk Sambas Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga
Meski telah melewati berbagai perubahan zaman, nama Sambas tetap dipertahankan hingga sekarang sebagai identitas resmi kabupaten yang berada di bagian utara Kalimantan Barat.
Di balik nama yang sederhana itu tersimpan perpaduan antara legenda, sejarah kerajaan, perkembangan perdagangan, serta penyebaran agama Islam yang membentuk karakter daerah tersebut.
Perlu diketahui, kisah mengenai asal usul nama Sambas sebagaimana disampaikan dalam video YouTube @gandrock memadukan cerita rakyat dan narasi sejarah yang berkembang di masyarakat. Sementara itu, kajian sejarah mengenai asal-usul penamaan Sambas masih memiliki beragam versi yang terus menjadi bahan penelitian para sejarawan.
Editor : Silvina