Paris Punya Banyak Kejutan, dari Butik Tersembunyi hingga Tradisi Roti Setiap Hari

Silvina • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:03 WIB
KEJU : Berbagai jenis keju dijual di sebuah toko di Prancis. (DOK WIKIPEDIA)
KEJU : Berbagai jenis keju yang menjadi hidangan masyarakat di Prancis. (DOK WIKIPEDIA)

 

PONTIANAK POST – Paris memang dikenal sebagai salah satu pusat mode dunia. Namun, menjelajahi kota ini lebih jauh akan memperlihatkan sisi lain yang tak kalah menarik, mulai dari butik fashion dengan harga terjangkau, toko pakaian bekas, bangunan bersejarah, hingga kebiasaan sederhana warga menikmati roti dan keju.

Perjalanan di Paris pun tidak selalu harus berakhir di butik-butik mewah. Ada banyak tempat yang justru menawarkan pengalaman berbeda dan membuat perjalanan terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

Berbagai cerita menarik tentang kehidupan berbelanja di Paris itu disampaikan Syafarudin Daeng Usman, peminat traveling dan kajian sejarah Kalbar. Syafarudin pernah merasakan langsung suasana di kawasan tersebut dan mengalami beragam hal yang mengejutkan ketika berada di sana.

Baca Juga: Menjelajahi Paris, Ibukota Belanja Dunia dari Galeries Lafayette hingga Pasar Loak

Guerrisol, Surga Fashion Murah yang Harus Lebih Teliti

Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah Guerrisol. Tempat ini disebut menjadi salah satu lokasi belanja favorit perancang perhiasan ternama, Julie Schmidt. Berbagai jenis pakaian dapat ditemukan di sini, mulai dari pakaian kerja hingga gaun malam.

Trench coat, scarf, dan beragam busana lainnya tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Menelusuri Rue Meslay, Kawasan Toko yang Menarik Perhatian  di Tengah Kota Paris

Namun, berbelanja di tempat seperti ini membutuhkan ketelitian. Tidak semua pakaian bisa langsung dikenakan. Beberapa di antaranya masih membutuhkan sentuhan tukang jahit agar ukurannya sesuai atau kondisinya lebih layak digunakan.

Bagi pemburu barang unik, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari tantangan menemukan pakaian yang tepat.

Kookai Stock, Berburu Diskon di Kawasan Garmen

Baca Juga: Jejak Sejarah Flanerie di Paris, Seni Berjalan Santai yang Membentuk Kota Romantis Dunia

Tempat lain yang tak kalah menarik adalah Kookai Stock. Berada di kawasan pabrik garmen, tempat ini menjadi salah satu pilihan warga Paris untuk berburu pakaian dengan harga lebih murah. Butiknya cukup luas dan didukung staf yang ramah.

Pada akhir musim, harga sejumlah produk dapat dipangkas sekitar 30 hingga 70 persen karena toko perlu menghabiskan stok.

Saat diskon berlangsung, gaun disebut dapat diperoleh mulai 25 euro, jaket mulai 20 euro, sedangkan T-shirt mulai 10 euro.

Baca Juga: Mencari Angin di Negeri Kincir Angin: Negeri yang Berdamai dengan Air, Dari Kanal Leiden ke Padang Ilalang Kinderdijk

Harga tersebut membuat Kookai Stock menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin tetap mengikuti tren fashion tanpa harus membayar harga butik reguler.

Gaia, Butik yang Menyimpan Kejutan di Balik Pintu

Dari luar, Gaia terlihat seperti butik mewah. Eksteriornya dihiasi ukiran kayu dan pintunya baru terbuka setelah bel ditekan. Namun, kesan eksklusif tersebut perlahan berubah ketika pengunjung memasuki bagian dalam.

Baca Juga: Mencari Angin di Negeri Kincir Angin (bagian-2): Dari Rotterdam Menuju Kinderdijk yang Mendunia

Di sana terdapat berbagai pilihan coat dan gaun. Koleksinya merupakan perpaduan antara produk baru dan bekas yang dapat berganti dengan cepat, bahkan dalam hitungan hari. Salah satu koleksi yang dapat ditemukan adalah pakaian dalam wanita dari merek eksklusif Princesse Tam-Tam.

Maureen Vinot, Busana Terbatas untuk Mereka yang Ingin Berbeda

Paris juga memiliki butik-butik perancang yang tidak berada di lokasi utama. Salah satunya adalah butik milik perancang Maureen Vinot. Lokasinya yang jauh dari jalan utama membuat biaya sewa lebih rendah sehingga memberikan ruang bagi sang perancang untuk menghadirkan butik yang luas dan elegan.

Baca Juga: Menguak Sejarah Kelam di Balik Lukisan Mustafa Pasha di Museum Wina yang Terkesan Angker

Interior berwarna putih menjadi latar bagi koleksi gaun rajut dan tas. Yang menarik, setiap rancangan dibuat dalam jumlah terbatas. Dengan begitu, pemakainya dapat merasa lebih istimewa karena tidak mudah menemukan orang lain mengenakan desain yang sama.

Roti dan Keju, Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

Setelah perjalanan panjang menyusuri butik dan bangunan bersejarah, ada satu hal sederhana yang akhirnya menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman di Paris: roti dan keju.

Baca Juga: Menyusuri Sejarah Besar Austria di Museum Wien Stadt yang Terasa Begitu Mistis

Masyarakat Prancis memiliki perhatian khusus terhadap roti. Bahkan, baguette memiliki ketentuan tertentu mengenai bahan, ukuran, hingga harga.

Sebuah tempat juga baru dapat disebut boulangerie apabila produk rotinya dipanggang di tempat.

Paris memiliki lebih dari 1.200 bakery. Menariknya, jadwal libur setiap bakery diatur berbeda-beda di setiap kawasan agar masyarakat tetap dapat memperoleh roti segar setiap hari.

Baca Juga: Kahlenberg dan Danube di Austria, Jejak Sejarah yang Melahirkan Lagu Abadi Dunia

Keju Dinikmati Setelah Hidangan Utama

Keju juga menjadi bagian dari kebiasaan makan masyarakat Prancis.

Berbeda dari kebiasaan sebagian masyarakat yang menikmati keju sebagai camilan, keju di Prancis umumnya disajikan setelah hidangan utama (main course), sebelum makanan penutup.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hotel, Bangunan Bersejarah di Paris Ini Melahirkan Mahakarya Dunia

Keju menjadi semacam pengganti hidangan penutup yang manis.

Roti dan keju akhirnya menjadi pengalaman sederhana yang melengkapi perjalanan. Di tengah gemerlap fashion, bangunan bersejarah, museum, dan berbagai ikon kota, kehidupan Paris ternyata juga dapat dirasakan melalui makanan sehari-hari.

Paris, Ketika Belanja Bertemu Kuliner

Baca Juga: Jadi Flanerie di Paris yang Romantis 

Paris memberikan pengalaman yang jauh lebih luas daripada sekadar label sebagai ibu kota mode dunia.

Ada Guerrisol dan Kookai Stock bagi pemburu fashion terjangkau. Ada Gaia dan butik Maureen Vinot bagi mereka yang mencari koleksi berbeda. Pada akhirnya, pengalaman Paris juga hadir dari sesuatu yang sederhana: sepotong roti dan keju.

Dari butik hingga bakery, dan kehidupan sehari-hari, Paris selalu memiliki cerita untuk ditemukan.

 

Editor : Silvina
suasana kota paris tradisi kota paris kehidupan di paris kawasan belanja paris butik tersembunyi