PONTIANAK POST - Naskah kuno Serat Ngalamating Kucing yang tersimpan di koleksi Keraton Yogyakarta mencatat berbagai jenis kucing beserta makna simbolisnya menurut Primbon Jawa, termasuk lima jenis yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya.
Sebagaimana dilansir Radar Jogja (jaringan Pontianak Post), manuskrip beraksara Jawa tersebut telah diwariskan turun-temurun dan berisi 24 bait yang menguraikan ciri fisik kucing serta pertanda yang diyakini menyertainya dalam tradisi masyarakat Jawa.
1. Kucing Wulan Krahingan
Kucing Wulan Krahingan memiliki bulu hitam hampir di seluruh tubuh dengan corak putih yang tampak jelas di bagian perut sebelah kiri.
Menurut Primbon Jawa, kucing ini dipercaya dapat mempermudah tercapainya keinginan pemiliknya, terutama jika memiliki ekor pendek atau bundhel.
Baca Juga: Tips Feng Shui Investasi: Trik Menghalau Risiko Kebocoran Uang di Tengah Ketidakpastian Pasar Global
2. Kucing Sari Kuning
Kucing Sari Kuning memiliki ciri garis memanjang dari punggung hingga ke wajah.
Dalam Primbon Jawa, memelihara kucing ini diibaratkan seperti menyimpan emas di rumah karena dipercaya menjadi simbol datangnya rezeki.
3. Kucing Udan Emas
Kucing Udan Emas memiliki bulu merah keputih-putihan yang menyerupai warna bulu rusa.
Nama "Udan Emas" atau hujan emas melambangkan keberuntungan yang diyakini datang secara terus-menerus kepada pemiliknya menurut naskah tersebut.
4. Kucing Wisnu Atapa
Kucing Wisnu Atapa dikenal memiliki sifat pendiam dan jarang mengeluarkan suara.
Primbon Jawa menyebut kucing ini dipercaya membawa ketenteraman serta perlindungan bagi penghuni rumah.
Naskah tersebut juga mengingatkan agar pemilik tidak menyakiti kucing Wisnu Atapa karena diyakini dapat mendatangkan akibat yang tidak baik menurut kepercayaan tradisional.
5. Kucing Kusumo Wibowo
Kucing Kusumo Wibowo memiliki kepala dan keempat kaki berwarna putih, sedangkan warna tubuhnya dapat bervariasi.
Baca Juga: Benarkah Rumah Hook Bikin Sial? Simak Analisis Feng Shui dan Tips Renovasi Bebas Rugi dari Pakar
Menurut Primbon Jawa, kucing ini dipercaya mampu membuka jalan rezeki yang sebelumnya terhambat bagi pemilik yang merawatnya dengan baik.
Menariknya, Serat Ngalamating Kucing tidak hanya memuat jenis kucing yang dipercaya membawa keberuntungan, tetapi juga menyebut Putra Kajentaka, yakni kucing hitam polos berekor panjang yang dalam naskah tersebut dianggap tidak dianjurkan untuk dipelihara.
Meski demikian, isi Primbon Jawa merupakan warisan budaya dan kearifan lokal, bukan ajaran agama maupun fakta ilmiah yang telah terbukti.
Bagi umat Islam, misalnya, rezeki diyakini berasal dari Allah SWT sehingga Primbon dipandang sebagai bagian dari tradisi budaya, bukan pedoman keyakinan.
Baca Juga: Bikin Ranjang Makin Panas, Simak Cara Mengatur Desain Kamar Tidur Menurut Feng Shui untuk Pasangan
Terlepas dari berbagai kepercayaan tersebut, merawat kucing dengan kasih sayang, memberikan makanan yang cukup, dan menjaga kesehatannya tetap menjadi nilai positif yang dapat menghadirkan ketenangan bagi pemilik maupun hewan peliharaan. (*)