PONTIANAK POST - Di balik bangunan tua Klenteng Tiga Pontianak, terdapat sejumlah benda bersejarah yang masih terjaga hingga kini.
Salah satunya adalah lonceng tua yang usianya mencapai ratusan tahun dan masih digunakan dalam kegiatan ibadah.
Informasi mengenai benda bersejarah di Klenteng Tiga Pontianak diperoleh dari tayangan YouTube 33apepsychanel10 yang menampilkan penjelasan pengurus wihara.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan, Ornamen Klenteng Tiga Pontianak Punya Filosofi Budaya Tionghoa
Lonceng Tua yang Masih Berfungsi
Salah satu peninggalan yang menarik perhatian adalah lonceng dengan catatan tahun pembuatan 1789.
Meski telah berusia lebih dari dua abad, lonceng tersebut masih digunakan pada waktu-waktu tertentu saat umat melakukan sembahyang.
Baca Juga: Sejarah Klenteng Tiga Pontianak, Disebut Sudah Ada Sebelum Pontianak Resmi Berdiri di Tahun 1771
Suara lonceng menjadi bagian dari rangkaian ritual yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Lonceng dan Beduk Menjadi Penanda Waktu Ibadah
Menurut penjelasan pengurus, penggunaan lonceng dan beduk memiliki aturan waktu tertentu.
Baca Juga: Pesona Klenteng Ma Cou di Tepi Sungai Kapuas, Simpan Sejarah Tiga Abad dan Panorama Sunset Memikat
Pada waktu tertentu lonceng dibunyikan lebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan beduk. Sementara pada waktu lainnya urutannya berbeda.
Tradisi tersebut menjadi bagian dari tata cara ibadah yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Altar dan Patung Dewa Menyimpan Nilai Spiritual
Baca Juga: Klenteng Tua di Hang Mui Singkawang Konon Bermula dari Sebongkah Batu
Selain lonceng, Klenteng Tiga juga menyimpan berbagai altar dan patung dewa yang menjadi bagian penting dalam kegiatan ibadah.
Di antaranya terdapat altar Dewi Samudra, Kwan Im, Buddha Sakyamuni, serta berbagai tokoh spiritual lainnya.
Masing-masing memiliki makna dan fungsi tersendiri dalam tradisi kepercayaan masyarakat Tionghoa.
Baca Juga: Menyusuri Klenteng Tua di Hang Mui Singkawang, Jejak Awal Masyarakat Hakka di Kalimantan Barat
Menjaga Jejak Sejarah Pontianak
Benda-benda bersejarah di Klenteng Tiga menjadi pengingat bahwa perjalanan budaya di Pontianak telah berlangsung selama ratusan tahun.
Keberadaan peninggalan tersebut tidak hanya penting bagi umat yang beribadah, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah kota yang dapat dipelajari generasi berikutnya.
Editor : Silvina