Daun Snake Plant Sudah Spiral Jangan Langsung Dilepas, Ini Waktu yang Tepat Membuka Ikatannya

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Snake plant dapat dibentuk menjadi spiral dengan bantuan botol plastik dan tali lembut tanpa memaksa daun menekuk tajam. (BALCONYGARDENWEB)
Snake plant dapat dibentuk menjadi spiral dengan bantuan botol plastik dan tali lembut tanpa memaksa daun menekuk tajam. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Snake plant atau tanaman lidah mertua bisa dibentuk menjadi spiral menggunakan botol plastik dan tali lembut. Namun, setelah daun mulai mengikuti bentuk yang diinginkan, proses belum selesai.

Salah satu tahap penting justru menentukan kapan ikatan harus dilepas. Jika dilakukan terlalu cepat, daun dapat kembali ke posisi semula sehingga bentuk spiral yang sudah dibuat tidak bertahan.

Jangan Jadikan Satu Bulan sebagai Patokan Mutlak

Balcony Garden Web menyebut setelah sekitar satu bulan, ikatan dapat mulai dilonggarkan pada satu atau dua bagian untuk melihat apakah daun sudah mampu mempertahankan bentuknya.

Baca Juga: Cara Membentuk Daun Snake Plant Jadi Spiral Tanpa Merusaknya

Jika daun langsung kembali ke posisi awal, tanaman masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Kemampuan mempertahankan bentuk dipengaruhi oleh usia, ketebalan, dan kelenturan daun.

Karena itu, waktu satu bulan tidak dapat dijadikan batas mutlak untuk semua snake plant.

Periksa Tali Setiap Beberapa Minggu

Selama proses pembentukan, kondisi ikatan perlu diperiksa secara berkala. Tali rami lembut, tali katun, atau pengikat tanaman dapat digunakan untuk menjaga posisi daun.

Namun, ikatan sebaiknya tidak terlalu kencang. Jika tali mulai menekan daun, longgarkan atau atur kembali agar tidak meninggalkan bekas atau merusak permukaan daun.

Baca Juga: 10 Tanaman Buah yang Bisa Tumbuh di Pot, Cocok untuk Lahan Sempit

Daun yang kaku juga tidak boleh dipaksa mengikuti sudut tajam karena berisiko terbelah atau mengalami lipatan permanen.

Botol Jangan Diputar Saat Dilepas

Ketika daun sudah mampu mempertahankan bentuk spiral, seluruh ikatan dapat dilepas secara perlahan.

Botol plastik yang digunakan sebagai cetakan juga bisa dikeluarkan. Caranya dengan menarik botol ke arah atas, bukan memutarnya di antara daun.

Memutar botol berisiko mengganggu bentuk spiral yang sudah terbentuk. Setelah botol dan ikatan dilepas, tanaman dapat kembali dirawat seperti biasa.

Baca Juga: Daun Pepaya dan Temuireng, Dua Herbal Pahit untuk Bantu Nafsu Makan

Cahaya dan Penyiraman Tetap Penting

Snake plant yang telah dibentuk sebaiknya ditempatkan di lokasi dengan cahaya terang dan stabil. Cahaya yang lebih terang membantu pertumbuhan lebih kuat dan mencegah daun terlalu condong ke satu arah.

Penyiraman dilakukan setelah media benar-benar mengering. Media juga harus memiliki drainase yang baik karena snake plant menyimpan air pada daunnya dan tidak cocok berada dalam media yang terlalu basah.

Proses pembentukan spiral sendiri dapat membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan, bahkan bisa lebih lama tergantung kondisi tanaman. Prinsip utamanya adalah membentuk daun secara bertahap, bukan memaksanya dalam waktu singkat.

Baca Juga: 6 Tanda Ada Tikus di Kebun, Kenali Sebelum Tanaman dan Hasil Panen Rusak

Editor : Khoiril Arif Ya'qob
snake plant tanaman lidah mertua pembentukan spiral tanaman hias