PONTIANAK POST – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memicu polusi udara parah akibat paparan kabut asap pekat. Dampak buruk kabut asap tidak hanya menyerang saluran pernapasan, tetapi juga berisiko memicu gangguan kesehatan fatal seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, hingga gangguan irama jantung (aritmia).
Di tengah ancaman polusi udara luar ruangan, banyak masyarakat mengandalkan air purifier (alat pemurni udara) di dalam rumah. Lantas, seberapa ampuh perangkat ini menyaring polutan beracun dari asap karhutla?
Kandungan Berbahaya dalam Asap Karhutla
Asap karhutla, terutama dari lahan gambut mengandung senyawa beracun yang didominasi oleh karbon organik serta mikro-partikel padat.
Baca Juga: Kasus ISPA di Sanggau Capai 9.071 hingga Juli 2026, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
| Jenis Polutan | Kandungan & Komponen Utama | Risiko Kesehatan |
| Karbon Organik & Gas | CO2, N2O, NOx, dan CO (mencapai 80%) | Keracunan gas, hipoksia, iritasi paru-paru |
| Partikulan Logam (PM2.5 - PM0.1) | Logam berat halus: Kromium (Cr), Kadmium (Cd), Nikel (Ni) | Penyumbatan pembuluh darah, serangan jantung |
Cara Kerja Air Purifier Menyaring Asap
Air purifier sangat efektif menekan polusi kabut asap di dalam ruangan, dengan syarat alat tersebut dibekali oleh teknologi penyaringan ganda:
-
Filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air): Menjadi benteng utama karena sanggup menangkap hingga 99,97 persen partikel mikro berukuran 0,3 mikron atau lebih besar, termasuk partikel berbahaya PM2.5 yang dapat menembus sistem paru-paru.
-
Filter Karbon Aktif: Berfungsi melengkapi filter HEPA dengan cara menyerap gas racun (seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida) serta menghilangkan bau asap menyengat yang terperangkap di ruangan.
Baca Juga: Menjaga Paru Anak di Tengah Kabut Asap: Ketika Langit Pontianak Berubah Abu-Abu
Tips Memaksimalkan Pembersihan Udara di Rumah
Agar kinerja air purifier bekerja maksimal dalam menyaring sisa-sisa polusi asap di dalam ruangan, lakukan langkah pendukung berikut:
-
Tutup Pintu dan Jendela secara Rapat: Isolasi rumah agar aliran kabut asap dari luar tidak terus masuk mengkontaminasi ruangan.
-
Perhatikan Nilai CADR: Pilih unit air purifier yang memiliki Clean Air Delivery Rate (CADR) tinggi sesuai dengan luas volume ruangan rumah.
-
Perawatan Filter Rutin: Bersihkan atau ganti filter HEPA secara berkala agar sirkulasi udara tidak tersumbat oleh penumpukan debu dan jelutang.
Air purifier berbahan filter HEPA dan karbon aktif merupakan solusi efektif untuk menjaga kualitas udara bersih di dalam rumah dari paparan asap karhutla. Penggunaan alat ini wajib dikombinasikan dengan pembatasan sirkulasi udara luar agar perlindungan terhadap kesehatan keluarga menjadi lebih maksimal.
Editor : Miftahul Khair