PONTIANAK POST - Spider plant dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat. Namun, bagi pencinta tanaman dengan tampilan lebih unik, daun yang keriting dan menjuntai dapat memberikan daya tarik tersendiri.
Salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan tampilan tersebut adalah memilih varietas yang memang memiliki karakter daun keriting secara alami.
Selain itu, posisi tanaman, pencahayaan, penyiraman dan cara membiarkan anakan tumbuh juga dapat memengaruhi tampilan keseluruhan tanaman.
Baca Juga: Tanaman Purple Heart Kurang Ungu? Coba 4 Cara Ini agar Daunnya Lebih Pekat
BalconyGardenWeb menyebut berikut enam trik yang dapat diterapkan untuk membuat spider plant tampil lebih keriting dan dramatis.
1. Pilih Varietas Spider Plant Bonnie
Jika menginginkan spider plant dengan daun paling keriting, pilih Chlorophytum comosum 'Bonnie'. Varietas ini secara alami memiliki daun yang lebih pendek, melingkar dan berpilin dibandingkan spider plant dengan daun lurus.
Karakter tersebut berasal dari ekspresi genetik tanaman sehingga pemilik tidak perlu memaksakan daun agar menjadi keriting. Pilih tanaman Bonnie yang sehat dari pembibitan terpercaya.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
Tempatkan di area dengan cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung dan gunakan media tanam khusus tanaman hias yang memiliki drainase baik.
Penyiraman berlebihan juga perlu dihindari karena tanah yang terlalu basah dapat melemahkan struktur daun.
2. Letakkan di Tempat Tinggi
Posisi pot ternyata dapat membantu memperkuat tampilan keriting.
Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah
Letakkan spider plant di rak tinggi, plant stand atau keranjang gantung sehingga daun dapat menjuntai bebas ke bawah. Gravitasi membuat lengkungan alami daun menjadi lebih terlihat ketika pertumbuhan mengarah ke bawah.
Daun yang menjuntai juga dapat memberikan kesan lebih dramatis karena bagian yang melengkung dan berpilin terlihat lebih jelas.
Gunakan pot dengan lubang drainase dan tempatkan tanaman sekitar 0,9–1,2 meter dari permukaan lantai. Pot juga dapat diputar setiap dua minggu agar pertumbuhan tanaman lebih merata.
3. Miringkan Pot Sedikit
Cara lain yang dapat dicoba adalah menempatkan pot dalam posisi sedikit miring.
Baca Juga: Bayam Batang Pink, Sayuran Unik yang Sekaligus Jadi Tanaman Hias
Kemiringan ringan membuat daun cenderung tumbuh mengikuti arah gravitasi. Hasilnya, daun dapat mengalir ke satu sisi dan menciptakan tampilan seperti air terjun hijau yang lebih keriting.
Namun, pot tidak boleh dimiringkan secara berlebihan. Posisi terlalu miring dapat membuat penyiraman menjadi tidak merata. Pastikan kelembapan tetap konsisten dan lubang drainase dapat berfungsi dengan baik.
4. Biarkan Anakan Tumbuh
Spider plant menghasilkan tanaman kecil yang dikenal sebagai pups atau spiderettes.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan! Ini 10 Tanaman Istimewa Pembawa Keberuntungan dan Penyaring Udara
Alih-alih langsung memotong anakan tersebut, biarkan tetap tumbuh dan menjuntai dari tanaman induk. Semakin banyak daun yang tumbuh, semakin tebal pula tekstur visual tanaman.
Ketika anakan berkembang dan ikut menjuntai, lapisan daun tambahan akan membuat keseluruhan tanaman terlihat lebih penuh.
Cara ini sebaiknya dilakukan pada tanaman induk yang sudah matang dan sehat. Berikan cahaya terang tidak langsung dan pupuk cair seimbang. Anakan juga dapat dibiarkan tetap terhubung dengan tanaman induk sehingga terus memperoleh nutrisi.
Baca Juga: Tips Memilih Tanaman Hias agar Berhasil Tumbuh Menempel pada Gerabah Tanah Liat
Untuk ruangan yang kekurangan cahaya alami, sumber cahaya LED spektrum penuh dapat digunakan sebagai alternatif.
5. Tanam Beberapa Spider Plant dalam Satu Pot
Jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih rimbun, beberapa spider plant dapat ditanam bersama.
Sumber menyarankan menanam dua atau tiga tanaman dalam satu pot berukuran sedang. Daun dari beberapa tanaman akan saling tumpang tindih dan berjalin sehingga menciptakan tampilan yang lebih padat dan keriting.
Gunakan pot yang cukup lebar dengan drainase memadai. Media tanam juga sebaiknya segar dan memiliki kemampuan mengalirkan air dengan baik.
Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias
Berikan jarak yang cukup antartanaman agar masing-masing sistem akar tetap memiliki ruang untuk berkembang.
6. Atur Cahaya dan Penyiraman
Pencahayaan dan penyiraman yang seimbang membantu spider plant mempertahankan daun yang kuat dan mampu mempertahankan bentuk alaminya.
Cahaya terlalu sedikit dapat menyebabkan pertumbuhan lemas, sedangkan penyiraman berlebihan dapat membuat daun lunak dan terkulai.
Baca Juga: Kementan Optimistis Indonesia Jadi Eksportir Besar Tanaman Hias
Cahaya terang sedang dapat membantu menghasilkan pertumbuhan yang lebih kompak sehingga tampilan keriting daun menjadi lebih kuat.
Untuk penyiraman, letakkan tanaman di dekat jendela yang menghadap timur atau utara dan tunggu hingga sekitar satu inci bagian atas media tanam mengering sebelum menyiram kembali.
Jika air keran memiliki kadar fluoride tinggi, sumber juga menyarankan penggunaan air yang telah disaring atau air suling karena kelebihan garam dapat merusak tepi daun.
Kunci Utamanya Ada pada Varietas
Baca Juga: Lohansung Kian Populer sebagai Tanaman Hias Estetik untuk Mempercantik Halaman Rumah
Membuat spider plant terlihat lebih keriting bukan berarti harus memaksa daun berubah bentuk. Pemilihan varietas menjadi faktor paling menentukan, terutama jika menggunakan 'Bonnie' yang memang memiliki karakter daun spiral secara alami.
Setelah varietas yang tepat dipilih, tampilan tanaman dapat diperkuat dengan menempatkannya di posisi tinggi, sedikit memiringkan pot, membiarkan anakan tumbuh dan menggabungkan beberapa tanaman dalam satu wadah.
Pencahayaan terang tidak langsung serta penyiraman yang tepat kemudian membantu menjaga daun tetap kuat, sehat dan mampu mempertahankan bentuk alaminya. (*)
Editor : Chairunnisya