PONTIANAK POST - Memelihara tanaman hias di dalam rumah tidak selalu membutuhkan media tanah. Sejumlah tanaman tropis dapat beradaptasi dengan lingkungan berair karena secara alami mampu membentuk akar dari ruas batangnya.
Balcony Garden Web mencatat delapan tanaman hias yang dapat ditanam di air dengan perawatan relatif sederhana.
Selain memberikan sentuhan hijau di dalam ruangan, tanaman-tanaman tersebut disebut dapat membantu menyerap atau menangkap sejumlah polutan dari lingkungan.
Baca Juga: Tanaman Purple Heart Kurang Ungu? Coba 4 Cara Ini agar Daunnya Lebih Pekat
Berikut delapan tanaman yang bisa menjadi pilihan.
1. Sirih Gading Emas
Sirih Gading Emas (Epipremnum aureum) atau pothos menjadi salah satu tanaman yang mudah diperbanyak menggunakan air. Batangnya memiliki ruas atau node yang dapat menghasilkan akar.
Cara menanamnya cukup dengan memotong sulur yang sehat tepat di bawah sebuah node, kemudian memasukkan potongan tersebut ke dalam air. Akar baru biasanya mulai berkembang dalam beberapa minggu.
Setidaknya satu node harus berada di bawah permukaan air karena bagian tersebut menjadi tempat munculnya akar baru. Pothos juga disebut mampu menyerap sejumlah kecil polutan seperti formaldehida dan benzena melalui daun dan sistem akarnya.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
2. Philodendron hederaceum
Heartleaf philodendron (Philodendron hederaceum) memiliki kemampuan serupa dengan pothos. Tanaman ini secara alami menghasilkan akar dari node sehingga stek batang dapat dengan mudah dikembangkan di dalam air.
Tanaman tersebut juga relatif toleran terhadap cahaya rendah dibandingkan banyak tanaman hias lainnya. Karena itu, heartleaf philodendron dapat ditempatkan di kamar tidur, kantor atau area lain dengan paparan cahaya terbatas.
Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah
Jika dibiarkan merambat pada moss pole atau penyangga, daunnya dapat berkembang menjadi lebih besar seiring waktu.
3. Peace Lily
Peace lily (Spathiphyllum wallisii) umumnya ditanam menggunakan tanah, tetapi tanaman yang sudah mapan dapat beradaptasi untuk tumbuh di air apabila ditangani dengan tepat.
Kuncinya adalah memastikan hanya bagian akar yang terendam. Pangkal atau crown tempat daun muncul harus tetap berada di atas permukaan air untuk mencegah pembusukan.
Peace lily juga dikaitkan dengan kualitas udara dalam ruangan karena mampu menyerap senyawa organik volatil atau VOC melalui daun dan sistem akar.
Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto
4. Singonium
Arrowhead plant (Syngonium podophyllum), yang biasa disebut singonium ini mudah dikenali dari bentuk daunnya yang menyerupai mata panah.
Seperti banyak tanaman merambat tropis, tanaman ini dapat membentuk akar di sepanjang batang. Stek dengan setidaknya satu node dapat ditempatkan dalam air dan biasanya mulai berakar dalam beberapa minggu.
Daunnya yang lebar disebut turut membantu penyaringan alami udara, termasuk terhadap benzena, xilena dan toluena. Namun, tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat, sehingga sebaiknya dijauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.
Baca Juga: Lohansung Kian Populer sebagai Tanaman Hias Estetik untuk Mempercantik Halaman Rumah
5. Lili Paris
Spider plant (Chlorophytum comosum) atau biasa disebut Lili Paris dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang ramah bagi pemula.
Tanaman ini menghasilkan anakan atau plantlet yang sudah memiliki struktur akar kecil. Kondisi tersebut membuat perbanyakan menggunakan air menjadi relatif mudah.
Spider plant juga disebut dapat membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan menyerap sejumlah kecil polutan seperti formaldehida dan karbon monoksida.
Baca Juga: Bayam Batang Pink, Sayuran Unik yang Sekaligus Jadi Tanaman Hias
Jika ujung daun berubah kecokelatan, mineral dan garam dalam air keran dapat menjadi salah satu penyebabnya. Menggunakan air yang telah disaring dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
6. Tanaman Doa
Prayer plant (Maranta leuconeura) atau disebut juga Tanaman Doa memiliki daun dengan pola menarik yang memadukan warna hijau, merah dan krem.
Meskipun umumnya ditanam di tanah, stek batangnya dapat berakar dengan mudah di air dan bertahan dalam kondisi tersebut untuk waktu yang cukup lama dengan perawatan yang tepat.
Daunnya yang lebar membantu menangkap partikel debu di udara dan melepaskan kelembapan ke lingkungan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan! Ini 10 Tanaman Istimewa Pembawa Keberuntungan dan Penyaring Udara
Tanaman ini juga memiliki perilaku menarik. Daunnya dapat bergerak sepanjang hari sebagai respons terhadap perubahan intensitas cahaya, sebuah fenomena yang dikenal sebagai nyctinasty.
7. Plectranthus Verticillatus
Swedish ivy (Plectranthus verticillatus) atau suku nilam-nilaman cocok bagi pemilik rumah yang menginginkan tanaman merambat dengan pertumbuhan cepat.
Tanaman ini dapat membentuk akar dengan sangat cepat di dalam air karena batangnya secara alami menghasilkan akar pada bagian node.
Baca Juga: Cara Menangani Tanaman Hias Baru Datang Agar Tidak Mengalami Stres Berat
Dengan pergantian air secara rutin dan pemberian nutrisi sesekali, Swedish ivy dapat terus tumbuh dengan baik tanpa tanah. Daunnya yang rimbun dan mengilap juga membantu menangkap partikel di udara dan disebut dapat membantu mengurangi VOC.
8. Daun Ivy
Pilihan terakhir adalah English ivy (Hedera helix) atau dikenal dengan Daun Ivy.
Cara memperbanyaknya menggunakan air dilakukan dengan memotong sulur yang sehat tepat di bawah node daun, kemudian membuang daun bagian bawah sebelum memasukkan potongan ke dalam wadah bening berisi air.
Baca Juga: Tips Memilih Tanaman Hias agar Berhasil Tumbuh Menempel pada Gerabah Tanah Liat
Akar biasanya mulai terbentuk dalam beberapa minggu. English ivy dikenal dapat membantu mengurangi sejumlah polutan udara seperti benzena, formaldehida, xilena dan toluena.
Pertumbuhannya yang menjuntai juga membuat tanaman ini cocok ditempatkan di rak, ambang jendela atau wadah gantung.
Cara Menanam Tanaman Hias di Air
Sebelum memulai, siapkan vas bening atau wadah khusus untuk menumbuhkan tanaman di air. Wadah transparan memudahkan pemilik memantau perkembangan akar sekaligus mengetahui kapan air perlu diganti.
Untuk tanaman yang diperbanyak dari stek batang, pastikan bagian node berada di bawah permukaan air agar akar dapat berkembang. Khusus peace lily, hanya akar yang boleh terendam sementara bagian crown harus tetap berada di atas air.
Baca Juga: Pesona Dragon Fire Tanaman Hias Eksotis Favorit Kolektor Mancanegara
Dengan wadah bening, air dan akar juga dapat menjadi bagian dari tampilan dekorasi sehingga tanaman tidak hanya berfungsi sebagai penghijau ruangan, tetapi juga elemen dekoratif.
Tanpa Tanah, Tetap Perlu Perawatan
Menanam tanaman hias di air memang dapat mengurangi kerepotan menggunakan media tanah, tetapi bukan berarti tanaman sepenuhnya bebas perawatan.
Baca Juga: Pot Tanaman Bukan Sekadar Hiasan, Ini Cara Memilihnya Berdasarkan Ukuran, Bahan, dan Drainase
Pergantian air dan pemantauan kondisi akar tetap diperlukan. Pada beberapa jenis, pemberian nutrisi sesekali juga dibutuhkan agar pertumbuhan tetap berlangsung dengan baik.
Dari delapan pilihan tersebut, pothos, heartleaf philodendron, spider plant dan Swedish ivy termasuk tanaman yang relatif mudah diperbanyak menggunakan air.
Sementara peace lily membutuhkan perhatian khusus agar bagian crown tidak terendam dan membusuk.
Baca Juga: Dampak Kemarau, Tanaman Hias Banyak Mati
Bagi penghobi tanaman yang ingin menghadirkan suasana hijau tanpa harus berurusan dengan tanah, delapan tanaman tersebut dapat menjadi pilihan menarik untuk dicoba di dalam rumah. (*)
Editor : Chairunnisya