6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Membentuk Kipas yang Rapi

Chairunnisya • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:40 WIB
Snake plant dapat diarahkan tumbuh melebar seperti kipas dengan pemilihan varietas dan pengaturan pot serta arah rimpangnya. (BALCONYGARDENWEB)
Snake plant dapat diarahkan tumbuh melebar seperti kipas dengan pemilihan varietas dan pengaturan pot serta arah rimpangnya. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Snake plant atau lidah mertua umumnya dikenal dengan daun yang tumbuh tegak. Namun, dengan varietas dan teknik perawatan yang tepat, tanaman ini dapat diarahkan membentuk tampilan melebar seperti kipas.

Bentuk tersebut memberikan kesan lebih terstruktur dan menarik, sekaligus tetap mempertahankan karakter snake plant yang relatif mudah dirawat. Balcony Garden Web membagikan sejumlah trik untuk mendapatkan bentuk kipas tersebut.

1. Pilih Varietas yang Tepat

Pemilihan varietas menjadi langkah pertama. Beberapa jenis snake plant memang memiliki kecenderungan tumbuh melebar secara alami.

Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara

Sansevieria sindoro menjadi salah satu pilihan. Sansevieria masoniana atau Whale Fin juga cocok karena memiliki daun besar seperti dayung yang melebar ketika semakin dewasa.

Pilihan lainnya antara lain Sansevieria Samurai, Walking Snake Plant, dan 'Moonshine'. 

Beberapa kultivar lain yang disebut memiliki bentuk daun seperti kipas adalah Sansevieria fischeri, Sansevieria canaliculata ketika masih muda, dan Sansevieria suffruticosa.

Baca Juga: Daun Snake Plant Sudah Spiral Jangan Langsung Dilepas, Ini Waktu yang Tepat Membuka Ikatannya

Saat membeli, pilih tanaman dengan pertumbuhan baru yang segar dan tegak. Hindari tanaman dengan daun rusak atau terlipat karena pertumbuhannya berpotensi tidak menyebar secara merata.

2. Gunakan Pot Lebar dan Media yang Poros

Bentuk pot turut memengaruhi arah pertumbuhan tanaman. Gunakan pot yang lebih lebar daripada tinggi agar akar dan rimpang memiliki ruang untuk menyebar ke samping.

Baca Juga: Cara Membentuk Daun Snake Plant Jadi Spiral Tanpa Merusaknya

Media tanam juga harus memiliki drainase baik. Balcony Garden Web menyarankan campuran dengan komposisi tanah sukulen, perlit, dan pasir kasar dalam jumlah yang sama.

Pot sebaiknya tidak terlalu besar agar tanaman tidak kehilangan ruang yang dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan tetap terkonsentrasi.

Ada pula trik tambahan dengan sedikit memiringkan pangkal akar saat menanam. Posisi tersebut dapat membantu mendorong daun baru tumbuh ke arah luar.

3. Arahkan Daun Baru Sejak Awal

Teknik ini dapat diterapkan terutama pada snake plant yang biasanya tumbuh tegak.

Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias

Saat daun baru muncul, kondisinya masih relatif lunak dan fleksibel sehingga lebih mudah diarahkan. Daun muda dapat dipisahkan secara perlahan menggunakan pengikat lembut, klip atau tusuk gigi.

Susun daun membentuk pola setengah lingkaran. Jarak antardaun kemudian dapat disesuaikan secara berkala setiap beberapa minggu.

Namun, jangan menarik daun terlalu kuat karena dapat menyebabkan bagian pangkalnya robek. Batang bambu tipis juga dapat digunakan di belakang daun sebagai penyangga agar daun tetap tegak sambil tumbuh ke arah luar.

Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara

4. Pangkas untuk Mempertahankan Bentuk

Setelah tanaman mulai melebar, pemangkasan diperlukan untuk mempertahankan pola kipas.

Tunas baru yang tumbuh ke arah samping dan mengganggu pola dapat dipangkas atau diarahkan kembali ke bagian tengah. Daun yang rusak atau terkulai juga dapat dipotong dari pangkalnya agar bentuk tanaman tetap rapi.

Penyiraman juga perlu diperhatikan. Siram hanya ketika lapisan atas media tanam sudah terasa kering. Terlalu banyak air dapat membuat daun menjadi berat dan akhirnya membengkok ke depan.

Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah

Daun juga dapat dibersihkan menggunakan kain lembap setiap beberapa bulan untuk menghilangkan debu dan membantu penyerapan cahaya.

Tanaman dapat dipindahkan ke pot yang sedikit lebih lebar sekitar setahun sekali agar pertumbuhan baru memiliki ruang dan bagian tengah tanaman tidak terlalu padat.

5. Perbanyak dari Anakan

Jika sudah mendapatkan snake plant dengan bentuk kipas yang menarik, tanaman tersebut dapat diperbanyak menggunakan anakan atau pups.

Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto

Anakan dapat dipisahkan dengan hati-hati menggunakan pisau bersih, kemudian ditanam kembali dengan posisi sedikit miring. Pilih anakan yang memiliki setidaknya satu atau dua daun sehat serta sejumlah akar.

Jangan menanam anakan terlalu dalam karena kondisi tersebut dapat mendorong pertumbuhan daun lebih tegak.

Setelah ditanam, letakkan di tempat dengan cahaya terang tetapi lembut sampai tanaman beradaptasi. Mengambil anakan dari tanaman yang sudah memiliki bentuk kipas juga menjadi cara untuk mempertahankan karakter tersebut pada tanaman baru.

6. Atur Arah Rimpang

Trik terakhir justru berada di bagian tanaman yang tidak terlihat. Snake plant menyebar melalui rimpang, yaitu bagian akar tebal yang tumbuh di dalam media. Arah rimpang menentukan lokasi munculnya tunas dan daun baru.

Baca Juga: Cara Menangani Tanaman Hias Baru Datang Agar Tidak Mengalami Stres Berat

Ketika melakukan repotting, rimpang dapat diperiksa secara perlahan untuk melihat arah pertumbuhannya. Setelah itu, posisikan tanaman sehingga rimpang mengarah ke sisi tempat tanaman ingin dikembangkan.

Seiring waktu, tunas baru akan cenderung muncul mengikuti arah tersebut. Hasilnya, daun dapat membentuk barisan yang lebih rapi dan melebar daripada tumbuh sebagai kelompok yang tidak beraturan.

Teknik ini terutama berguna untuk varietas yang tidak secara alami memiliki bentuk kipas.

Bentuk Kipas Bisa Dibentuk Bertahap

Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias

Membuat snake plant berbentuk kipas bukan sekadar persoalan memangkas daun. Varietas, bentuk pot, media tanam, arah daun muda, pemangkasan, perbanyakan anakan, hingga arah rimpang ikut menentukan hasil akhirnya.

Untuk hasil yang lebih alami, pemilihan varietas yang memang cenderung menyebar menjadi langkah paling mudah. Sementara pada snake plant yang biasanya tumbuh tegak, daun muda dan arah rimpang dapat diarahkan secara bertahap.

Dengan perawatan yang konsisten, tanaman dapat berkembang menjadi bentuk kipas yang lebih terbuka dan rapi dalam beberapa bulan. (*)

Editor : Chairunnisya
snake plant snake plant berbentuk kipas cara merawat snake plant tanaman hias lidah mertua