Daun Snake Plant Berubah Cokelat? Ini 7 Penyebab dan Solusinya

Chairunnisya • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:52 WIB
Ujung daun lidah mertua yang berubah cokelat dapat disebabkan berbagai masalah, mulai dari penyiraman hingga paparan sinar matahari. (BALCONYGARDENWEB)
Ujung daun lidah mertua yang berubah cokelat dapat disebabkan berbagai masalah, mulai dari penyiraman hingga paparan sinar matahari. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Snake Plant atau tanaman Lidah Mertua dikenal sebagai tanaman hias yang mampu tumbuh dengan perawatan minim.

Namun, ketika ujung atau tepi daunnya mulai berubah cokelat dan kering, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah dalam perawatannya.

Menurut Balcony Garden Web, terdapat tujuh penyebab yang dapat membuat ujung dan daun lidah mertua berubah cokelat.

Baca Juga: 5 Jenis Lidah Mertua Berbentuk Berlian yang Unik dan Mudah Dirawat

Penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan penyiraman, tetapi juga bisa berasal dari kualitas air, paparan matahari, udara kering, pupuk berlebih, hama dan penyakit, hingga kerusakan fisik.

1. Penyiraman Tidak Tepat

Lidah mertua menyimpan air di daunnya yang tebal dan berdaging sehingga tidak menyukai tanah yang terus-menerus basah. Namun, membiarkan tanah benar-benar kering selama berminggu-minggu juga tidak ideal.

Ketika cadangan air tanaman habis, ujung daun dapat menjadi bagian pertama yang mengering dan berubah cokelat. Kondisi tanah dapat diperiksa dengan memasukkan jari beberapa sentimeter ke dalam media tanam atau menggunakan tusuk kayu.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Melengkung dan Artistik Tanpa Merusak Daun

Jika tanah masih lembap, penyiraman dapat ditunda beberapa hari. Sebaliknya, jika tanah sudah kering dan ujung daun terasa rapuh serta berkerut, tanaman perlu segera disiram. Penyiraman dilakukan secara menyeluruh dan kelebihan air harus dibiarkan mengalir keluar.

2. Kualitas Air yang Digunakan

Rutinitas penyiraman yang sudah tepat belum tentu membuat daun terbebas dari masalah. Air keran dapat menjadi penyebab lain karena mengandung fluorida, klorin, dan garam mineral terlarut yang dapat menumpuk di dalam tanah.

Lidah mertua cukup sensitif terhadap mineral tersebut. Sebagai alternatif, tanaman dapat disiram menggunakan air hujan, air suling, atau air hasil penyaringan RO.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Melengkung dan Artistik Tanpa Merusak Daun

Jika air keran menjadi satu-satunya pilihan, air dapat didiamkan semalaman sebelum digunakan. Tanah juga perlu dibilas setiap beberapa bulan untuk membantu mengurangi penumpukan zat kimia.

3. Terlalu Banyak Sinar Matahari Langsung

Lidah mertua dapat tumbuh baik dalam kondisi terang. Namun, paparan sinar matahari langsung yang intens dan berlangsung lama dapat membakar daun dan ujungnya.

Kondisi tersebut terutama dapat terjadi di dekat jendela yang menghadap selatan atau barat ketika matahari sore sedang kuat.

Sebelum ujung dan tepi daun berubah cokelat, biasanya muncul bercak pudar atau memutih pada bagian daun yang menghadap jendela.

Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Membentuk Kipas yang Rapi

Tanaman dapat dipindahkan ke lokasi dengan cahaya terang tidak langsung atau cahaya matahari disaring menggunakan tirai tipis.

4. Udara Dalam Ruangan Terlalu Kering

Udara yang terlalu kering juga dapat membuat ujung daun lidah mertua berubah cokelat dan renyah. Kondisi ini dapat terjadi ketika udara menjadi sangat kering, termasuk selama musim panas di daerah beriklim panas.

Berbeda dengan masalah akibat terlalu banyak air, bagian daun yang rusak akibat udara kering biasanya terasa kering dan seperti kertas, bukan lunak atau lembek.

Baca Juga: Daun Snake Plant Sudah Spiral Jangan Langsung Dilepas, Ini Waktu yang Tepat Membuka Ikatannya

Untuk mengatasinya, tanaman dapat ditempatkan di dekat pelembap udara atau dikelompokkan bersama beberapa tanaman hias lain untuk menciptakan lingkungan yang sedikit lebih lembap.

Tanaman juga sebaiknya dijauhkan dari ventilasi pemanas atau sumber udara yang dapat membuat daun semakin kering.

5. Pupuk Berlebihan

Pemberian pupuk lebih banyak tidak berarti pertumbuhan tanaman akan semakin cepat. Lidah mertua justru membutuhkan pemupukan dalam jumlah relatif sedikit.

Baca Juga: Cara Membentuk Daun Snake Plant Jadi Spiral Tanpa Merusaknya

Pemberian pupuk terlalu sering atau dengan konsentrasi penuh dapat menyebabkan garam berlebih menumpuk di tanah.

Penumpukan garam tersebut dapat membakar akar dan menghambat kemampuan tanaman menyerap air. Salah satu tanda awalnya adalah muncul warna cokelat pada ujung dan tepi daun.

Pemberian pupuk sebaiknya hanya musim panas menggunakan pupuk cair seimbang yang telah diencerkan hingga setengah konsentrasi.

Jika diduga terjadi kelebihan pupuk, pot dapat dibilas secara menyeluruh dengan air bersih untuk membantu menghilangkan kelebihan garam.

Baca Juga: Tanaman Purple Heart Kurang Ungu? Coba 4 Cara Ini agar Daunnya Lebih Pekat

6. Hama dan Penyakit

Hama seperti tungau laba-laba, kutu putih, dan thrips dapat mengisap cairan daun sehingga meninggalkan bercak cokelat dan kering yang perlahan menyebar. Masalah jamur juga dapat muncul ketika tanah terus-menerus basah.

Daun sebaiknya diperiksa secara teliti, terutama di bagian pangkal dan celah tempat daun bertemu. Jika ditemukan hama, tanaman dapat ditangani menggunakan sabun insektisida atau minyak mimba.

Untuk masalah jamur, daun yang terdampak dapat dipotong menggunakan gunting yang telah disterilkan, sirkulasi udara diperbaiki, dan tanah dibiarkan mengering dengan baik di antara waktu penyiraman.

Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara

7. Kerusakan Terjadi Beberapa Minggu Sebelumnya

Daun lidah mertua tidak dapat memperbaiki jaringan yang rusak seperti kulit manusia.

Daun yang pernah tertekuk, terjatuh, tergores, terbentur dinding, digigit hewan peliharaan, atau mengalami kerusakan ketika dipindahkan dapat berubah cokelat beberapa hari bahkan beberapa minggu kemudian.

Jika perubahan warna mengikuti bekas lipatan, penyok, atau goresan, kerusakan fisik kemungkinan menjadi penyebabnya. Kondisi tersebut tidak berarti masalah sedang menyebar atau merusak seluruh tanaman.

Baca Juga: Feng Shui Taman Rumah: Hindari Bentuk Segitiga dan Perhatikan Letak Tanaman

Pertumbuhan baru tetap dapat berkembang secara normal selama tanaman dalam kondisi sehat.

Perhatikan Pola Daun yang Berubah Cokelat

Warna cokelat pada satu ujung daun belum tentu cukup untuk menentukan penyebabnya. Pola kerusakan justru dapat menjadi petunjuk penting.

Kerusakan pada sisi yang menghadap jendela dapat mengarah pada dugaan sengatan matahari, sedangkan kerusakan di dekat ventilasi atau area berangin dapat berkaitan dengan tekanan suhu atau aliran udara.

Jika beberapa daun berubah cokelat secara bersamaan, masalah tersebut biasanya berkaitan dengan perawatan yang memengaruhi seluruh tanaman.

Baca Juga: 10 Tanaman Buah yang Bisa Tumbuh di Pot, Cocok untuk Lahan Sempit

Dengan memperhatikan pola kerusakan, pemilik tanaman dapat menghindari tindakan perawatan yang keliru.

Ujung yang Sudah Cokelat Tidak Bisa Hijau Lagi

Ujung daun yang sudah berubah cokelat tidak dapat kembali hijau karena jaringan tersebut telah mati. Namun, memperbaiki penyebab utama dapat mencegah kerusakan berlanjut.

Bagian yang sudah mati juga dapat dipotong menggunakan gunting bersih dan tajam mengikuti bentuk alami daun.

Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias

Dengan mengenali penyebabnya, perubahan warna pada ujung daun lidah mertua tidak selalu menjadi pertanda tanaman akan mati. Perawatan yang tepat dapat membantu daun berikutnya tumbuh sehat, kokoh, dan tetap hijau. (*)

Editor : Chairunnisya
tanaman lidah mertua daun lidah mertua cokelat ujung daun lidah mertua perawatan lidah mertua penyebab daun cokelat