PONTIANAK POST - Snake plant atau tanaman lidah mertua umumnya dikenal memiliki daun tegak dan dapat tumbuh tinggi.
Namun, sejumlah varietas justru mempertahankan ukuran mungil selama bertahun-tahun sehingga cocok ditempatkan di meja, rak, ambang jendela, maupun hunian dengan ruang terbatas.
Balcony Garden Web mencatat sembilan varietas snake plant yang memiliki pertumbuhan kompak.
Baca Juga: Mengapa Daun Snake Plant Menguning? Ternyata Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sebagian besar varietas tersebut dapat bertahan di bawah tinggi 10 inci saat dewasa, tetapi tetap memiliki bentuk dan karakter daun yang menarik.
Berikut sembilan varietas snake plant mini tersebut.
1. Dwarf Samurai
Dwarf Samurai atau Dracaena ehrenbergii ‘Samurai’ memiliki daun tebal berwarna hijau keabu-abuan.
Daunnya tumbuh saling bertumpuk dalam susunan yang teratur sehingga membentuk tampilan seperti pahatan. Pertumbuhannya tergolong lambat.
Baca Juga: Apakah Tanaman Snake Plant Kamu Kekurangan atau Kelebihan Air? Cek Ciri-cirinya
Saat dewasa, sebagian besar tanaman ini hanya mencapai tinggi sekitar 4-6 inci sehingga menjadi salah satu varietas snake plant berukuran paling kecil untuk ditanam di dalam ruangan.
2. Bird’s Nest
Bird’s Nest atau Dracaena trifasciata ‘Hahnii’ merupakan varietas mini dengan bentuk pertumbuhan menyerupai roset.
Baca Juga: 6 Jenis Black Snake Plant yang Bikin Ruangan Terlihat Elegan
Berbeda dengan snake plant yang tumbuh tegak, daunnya menyebar ke arah luar dan membentuk susunan seperti sarang.
Tanaman dewasa umumnya mencapai ukuran 6-8 inci baik dari sisi tinggi maupun lebarnya.
Varietas ini ditemukan sebagai mutasi alami dari snake plant biasa dan kemudian menjadi salah satu kultivar kerdil yang populer.
3. Golden Bird’s Nest
Golden Bird’s Nest atau Dracaena trifasciata ‘Golden Hahnii’ merupakan variasi dari Bird’s Nest.
Baca Juga: Snake Plant Bisa Berbunga Setahun Sekali, Ini 8 Cara untuk Memancing Bunganya
Ciri utamanya adalah tepian daun berwarna kuning cerah yang kontras dengan bagian tengah berwarna hijau. Bentuk pertumbuhannya tetap kompak dan jarang melebihi 6-8 inci.
Warna kuning pada bagian tepi membuat varietas ini dapat memberikan aksen lebih terang pada rak atau sudut ruangan.
4. Black Gold Hahnii
Black Gold Hahnii atau Dracaena trifasciata ‘Black Gold Hahnii’ memiliki daun hijau tua dengan tepian berwarna keemasan.
Baca Juga: Snake Plant Bisa Berbunga Setahun Sekali, Ini 8 Cara untuk Memancing Bunganya
Daunnya tumbuh dalam kelompok rapat dan membentuk tanaman yang kompak. Saat dewasa, ukurannya berada di kisaran 5-10 inci.
Warna hijau gelap memberikan tampilan yang lebih kontras dibandingkan sejumlah varietas snake plant kerdil lainnya.
5. Jade Hahnii
Jade Hahnii atau Dracaena trifasciata ‘Jade Hahnii’ memiliki daun hijau polos yang tersusun dalam roset padat.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Tidak Mudah Roboh
Tanaman ini umumnya mencapai tinggi 6-8 inci dengan lebar sekitar 4-8 inci. Pertumbuhan daunnya yang rapat dari bagian tengah membuat tanaman memiliki bentuk penuh dan membulat.
Ukurannya yang kompak membuatnya sesuai untuk penataan tanaman dengan konsep sederhana.
6. Silver Hahnii
Silver Hahnii atau Dracaena trifasciata ‘Silver Hahnii’ memiliki daun berwarna hijau keperakan dengan garis horizontal yang lebih gelap.
Tanaman ini biasanya tetap berada di bawah 8 inci sehingga mudah ditempatkan di berbagai area dalam ruangan.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Tidak Mudah Roboh
Warna keperakan pada daunnya disebut menjadi lebih menarik ketika tanaman mendapatkan cahaya terang tidak langsung.
7. Sansevieria ‘Yaya’
Sansevieria ‘Yaya’ atau Dracaena trifasciata ‘Yaya’ memiliki daun tegak yang tumbuh kompak dan sedikit berpilin.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Corak Daun Snake Plant Lebih Cerah dan Tegas
Daun yang saling bertumpuk membentuk struktur teratur tanpa membutuhkan banyak perawatan untuk mempertahankan bentuknya.
Sebagian besar tanaman ini memiliki tinggi sekitar 6-10 inci, terutama ketika ditanam di dalam wadah.
Seiring bertambahnya usia, bentuk pilinan pada daun menjadi semakin terlihat tanpa membuat tanaman bertambah besar secara signifikan.
8. Little Star
Baca Juga: Snake Plant Versus ZZ Plant, Mana yang Lebih Mudah Dirawat?
Little Star atau Dracaena ballyi merupakan spesies snake plant berukuran mini. Daunnya sempit dan menyebar dari bagian tengah dengan pola seperti kipas.
Tanaman ini biasanya memiliki tinggi 6-10 inci sehingga termasuk salah satu snake plant terkecil. Little Star juga dapat menghasilkan stolon kecil yang kemudian membentuk anakan di sekitar tanaman induk.
Kondisi tersebut memungkinkan pemilik tanaman membentuk kelompok tanaman mini dalam satu area.
9. Cleopatra
Cleopatra atau Dracaena ‘Cleopatra’ dikenal karena pola rumit pada permukaan daunnya.
Baca Juga: 8 Cara Snake Plant Tumbuh Rapi Membentuk Roset dengan Lingkaran Simetris dan Rapi
Corak tersebut memberikan kesan seperti gambar yang dibuat dengan tangan dan menjadi semakin jelas ketika tanaman bertambah dewasa.
Varietas ini tumbuh lambat dan umumnya bertahan pada tinggi sekitar 4-10 inci. Ukurannya membuat Cleopatra mudah ditempatkan di ruang kecil tanpa kehilangan daya tarik visual.
Cleopatra juga disebut sebagai salah satu kultivar snake plant kompak yang banyak dicari karena pola daun yang tidak biasa dan pertumbuhannya yang tetap rapi.
Baca Juga: Snake Plant Punya Daun Tajam sehingga Disebut Juga Lidah Mertua, Ini Penjelasannya
Cocok untuk Ruang Terbatas
Sembilan varietas tersebut menunjukkan bahwa tanaman lidah mertua tidak selalu harus berukuran besar atau memiliki daun yang menjulang tinggi.
Varietas seperti Dwarf Samurai, Bird’s Nest, Golden Bird’s Nest, Black Gold Hahnii, Jade Hahnii, Silver Hahnii, Yaya, Little Star, dan Cleopatra memiliki karakter pertumbuhan yang relatif kompak.
Baca Juga: Panduan Merawat Tanaman Snake Plant untuk Pemula agar Tumbuh Sehat dan Subur di Rumah
Dengan ukuran yang sebagian besar tetap di bawah 10 inci, varietas tersebut dapat menjadi pilihan bagi penghobi tanaman yang memiliki ruang terbatas tetapi tetap ingin menempatkan tanaman hias di dalam rumah. (*)
Editor : Chairunnisya